web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

3 Ciri Penyakit Gonore Pada Wanita, No 1 Sering Diabaikan

3 Ciri Penyakit Gonore Pada Wanita, No 1 Sering Diabaikan
Nilai Rata-rata: 10.0 / 10 (6 orang penilai )

ciri Ciri Penyakit Gonore Pada Wanita

Diketahui saat ini ada banyak ciri ciri penyakit gonore pada wanita, namun sayangnya terdapat ciri-ciri penyakit gonore yang sering diabaikan oleh kaum wanita maupun oleh pria, lalu apa sajakah ciri-cirinya? Jika Anda penasaran maka ada baiknya baca artikel ini sampai tuntas.

Sebelum membahas mengenai ciri penyakit gonore pada wanita, perlu Anda ketahui bahwa pada beberapa kasus yang sering terjadi, wanita yang terinfeksi gonore tidak menyadari, bahwa mereka memiliki ciri ciri penyakit gonore dan hal ini sering terjadi disebabkan minimnya informasi tentang penyakit ini.

Pernah mendengar tentang penyakit gonore? Jika belum, maka penting bagi Anda untuk membaca artikel ini sampai habis, karena, Kami akan membahas lebih jelas mengenai penyakit gonore yang mungkin sedang Anda derita dan tentunya Anda akan mendapatkan bagaimana cara mencegah penyakit gonore, berikut penjelasannya.

Apa Itu Penyakit Gonore?

Gonore adalah jenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Mungkin sebagian dari Anda masih asing dengan penyakit gonore, karena di Indonesia penyakit gonore dikenal dengan sebutan penyakit kencing nanah.

Penyakit ini sangat menular dan penularannya mudah terjadi melalui aktivitas seks. Biasanya, infeksi ini akan menular dari satu orang ke orang lain yang berhubungan langsung dengan penderita gonore, seperti aktivitas seks kelamin, oral dan anal seks menjadi faktor penularan infeksi yang sangat mudah terjadi.

Meskipun penyakit ini dapat menyerang pria maupun wanita, tetapi banyak wanita yang tidak menyadari bahwa mereka sedang terinfeksi penyakit gonore. Hal ini sering terjadi, karena ciri penyakit gonore pada wanita yang sering diabaikan, sehingga banyak wanita yang menderita penyakit ini tidak menyadari bahwa mereka sedang menderita penyakit kelamin yang dapat menular.

Apa yang Menyebabkan Penyakit Gonore?

Penyebab utama penyakit gonore adalah bakteri yang dikenal dengan Neisseria gonorrheae. Bakteri ini sangat menular terutama, saat Anda melakukan hubungan seks dengan penderita penyakit gonore atau memiliki aktivitas seks yang tidak aman.

Penularan infeksi bakteri dipengaruhi oleh aktivitas seks yang tidak aman. Anda akan meningkatkan risiko untuk menderita penyakit ini, apabila:

• Berhubungan seks langsung dengan penderita gonore

• Tidak menggunakan pengaman (kondom) saat berhubungan seks

• Sering bergonta-ganti pasangan seks

• Aktif berhubungan seks sejak dini

Hampir semua faktor hubungan seks yang dilakukan dengan tidak aman akan meningkatkan risiko Anda untuk rentan terhadap infeksi.

Tidak hanya ciri penyakit gonore pada wanita yang harus diwaspadai, tetapi faktor seperti aktivitas seks juga harus menjadi salah satu hal yang patut diwaspadai oleh wanita.

Sebaiknya, Anda menghindari aktivitas seks yang dapat memudahkan terjadinya penularan infeksi. Terutama bagi wanita, hindari pergaulan bebas yang menjadi penyebab banyaknya wanita remaja aktif melakukan hubungan seks di usia remaja terlebih hubungan seks diluar nikah.

3 Ciri Ciri Penyakit Gonore Pada Wanita, No 1 Sering Diabaikan

ciri Ciri Penyakit Gonore Pada Wanita

Mungkin tidak hanya pada pria, namun wanita juga sering mengabaikan ciri-ciri gonore dan gejala dari suatu penyakit. Salah satunya ciri penyakit gonore pada wanita yang sering diabaikan akibat tidak mengetahui apa saja sebenarnya ciri ciri penyakit gonore yang terjadi pada wanita.

Berikut ini 3 ciri-ciri penyakit gonore pada wanita dan no 1 paling sering diabaikan dan dengan mengetahui ciri-ciri maupun gejalanya diawal akan mempermudah Kita untuk mengatasi penyakit ini, diantaranya:

1. Keputihan Abnormal
Jika membahas tentang keputihan, tentu sudah tidak asing lagi bagi wanita. Namun, banyak wanita yang tidak mengetahui bahwa keputihan terbagi menjadi dua jenis diantaranya, keputihan normal dan keputihan abnormal.

Baca Juga: Penyebab Keputihan Berlebihan

Perlu Anda ketahui bahwa cairan keputihan berfungsi penting dalam sistem reproduksi wanita, karena cairan keputihan yang dibuat oleh kelenjar di dalam vagina dan leher rahim membawa sel-sel mati dan bakteri jahat untuk pergi sehingga akan membuat Miss V bersih dan membantu mencegah infeksi.

Selain itu keputihan adalah hal yang normal dan jumlahnya bisa bervariasi, seperti bau dan warna (yang bisa berkisar dari jelas hingga putih susu), tergantung pada waktu dalam siklus menstruasi Anda.

Namun, yang harus Anda perhatikan adalah timbulnya keputihan abnormal menjadi salah satu tanda dari adanya gangguan yang sedang menyerang kesehatan area kewanitaan dan diketahui ini menjadi salah ciri penyakit gonore pada wanita yang sering di abaikan.

Beberapa wanita yang menderita gonore akan mengalami ciri penyakit gonore pada wanita seperti: perubahan pada warna cairan keputihan yang awalnya putih bening, menjadi kuning kehijauan ataupun keputihan berwarna kuning yang menjadi pertanda IMS yang disertai dengan bau busuk.

Karena kurangnya informasi tentang pemahaman penyakit kelamin. Banyak wanita yang menganggap bahwa kondisi yang sedang di alaminya menjadi salah satu hal yang normal dan tidak perlu diwaspadai.

Padahal, ini merupakan salah satu ancaman yang dapat membahayakan kondisi kesehatan area kewanitaannya, sehingga jika Anda merasa memiliki ciri-ciri seperti di atas segera konsultasikan kepada Kami di Klinik Utama Gracia.

2. Sakit Saat Berhubungan Seks
Berhubungan seks memanglah suatu kegiatan yang sangat menyenangkan jika dilakukan dengan pasangan seks yang sudah Anda nikahi dan janganlah sesekali berhubungan seks dengan banyak pasangan karena mungkin saja Anda bisa terinfeksi penyakit kelamin seperti herpes kelamin, gonore, kutil kelamin dan penyakit sipilis.

Selain itu terdapat ciri cri penyakit gonore pada wanita yang seringkali diabaikan yaitu timbulnya rasa sakit yang muncul saat berhubungan seks dan mungkin saja menjadi hal yang wajar di alami oleh wanita atau malah sebaliknya

Biasanya, kondisi ini sering terjadi saat aktivitas seks dilakukan untuk pertama kali, ataupun saat wanita belum terangsang secara seksual tetapi penetrasi sudah dilakukan dan jika hal ini sesekali dialami maka tak perlu mengkhawatirkannya.

Akan tetapi yang perlu Anda khawatirkan adalah jika wanita mengalami rasa sakit setiap kali berhubungan seks dengan pasangan, karena jika terjadi secara terus menerus sehingga mengakibatkan rasa sakit setiap berhubungan seks bukanlah hal yang wajar.

Karena hal tersebut menjadi salah satu tanda dan gejala bahwa sistem reproduksi wanita sedang terinfeksi dan harus mendapatkan penanganan secepat mungkin untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih membahayakan.

3. Pendarahan Di Luar Periode Menstruasi
Mungkin Anda salah satu wanita yang pernah mengalami pendarahan atau munculnya bercak darah diluar periode haid. Hal ini mungkin bisa menjadi kondisi yang normal, apabila terjadi beberapa hari memasuki masa menstruasi tiba.

Beberapa wanita yang mengalami kondisi ini sering menganggap ini merupakan hal yang normal terjadi. Meskipun ini merupakan kondisi yang normal, tetapi kondisi seperti ini harus lebih diwaspadai.

Baca Juga: Penyakit Pada Sistem Reproduksi

Pendarahan yang muncul di luar periode menstruasi atau bahkan mengalami pendarahan setelah berhubungan seks mungkin saja bisa menjadi ciri ciri bahwa sistem reproduksi Anda sedang mengalami gangguan.

Sebenarnya, ketiga ciri ciri diatas termasuk kondisi yang umum di alami oleh wanita dan kondisi yang sangat normal. Tetapi, hal yang harus Anda ketahui bahwa semua ciri penyakit gonore pada wanita berawal dari kondisi yang normal dan berubah menjadi tidak normal akibat adanya infeksi yang menyerang sistem reproduksi wanita.

Apa yang Bisa Saya Lakukan Untuk Mencegah Terjadinya Komplikasi Gonore?

Banyaknya wanita yang mengalami komplikasi akibat tidak menyadari bahwa mereka memiliki ciri ciri penyakit gonore, sehingga sebagian dari penderita mencari langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Sebenarnya, mengetahui ciri penyakit gonore pada wanita menjadi salah satu langkah mencegah terjadinya komplikasi. Namun, tidak hanya itu wanita juga harus menghindari segala aktivitas yang dapat menjadi faktor terjadinya penularan infeksi.

Anda mungkin tidak menyadari, bahwa Anda terinfeksi penyakit gonore saat berhubungan seks dengan pasangan yang sudah terinfeksi terlebih dulu.

Nah, langkah yang tepat untuk menghindari komplikasi adalah dengan tidak melakukan hubungan seks dengan banyak pasangan dan hanya lakukan dengan pasangan yang sudah Anda nikahi.

Selain itu ada baiknya lakukan pemeriksaan sedini mungkin dengan dokter spesialis penyakit kelamin di Klinik Utama Gracia setelah Anda mengetahui ciri penyakit gonore pada wanita segera periksakan kondisi Anda.

konsultasi dengan dokter

 

 

Komplikasi Mengerikan yang Akan Terjadi Jika Gonore Tidak Diobati


Tahukah Anda bahwa ternyata penyakit gonore yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan permanen baik pada wanita maupun pria.

Pada wanita, gonore dapat menyebar ke rahim atau saluran telur dan menyebabkan penyakit radang panggul (PID) dan gejala-gejalanya mungkin cukup ringan atau bisa sangat parah dan bisa termasuk sakit perut dan demam

PID dapat menyebabkan abses internal dan nyeri panggul kronis. PID juga dapat merusak tuba falopi cukup untuk menyebabkan infertilitas atau meningkatkan risiko kehamilan ektopik.

Pada pria, penyakit gonore dapat menjadi epididimitis dan dalam kasus yang jarang terjadi, ini dapat menyebabkan infertilitas atau masalah ketidaksuburan.

Jika tidak ditangani, gonore juga dapat menyebar ke darah dan menyebabkan infeksi gonokokal disebarluaskan (DGI). DGI biasanya ditandai dengan artritis, tenosynovitis, atau dermatitis dan kondisi ini bisa mengancam jiwa.

Selain itu jika seorang wanita hamil mengidap gonore dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat mungkin memberikan infeksi pada bayinya saat bayi melewati jalan lahir saat melahirkan.

Hal ini dapat menyebabkan kebutaan, infeksi sendi, atau infeksi darah yang mengancam jiwa pada bayi dan pengobatan gonore segera setelah terdeteksi pada wanita hamil akan mengurangi risiko komplikasi ini.

Wanita hamil harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan untuk pemeriksaan, pengujian, dan pengobatan yang tepat, jika diperlukan.

Siapa Saja yang Harus Diuji Untuk Penyakit Gonore?

Setiap orang yang aktif secara seksual yang dilakukan dengan banyak pasangan dan memiliki ciri ciri gonore pada wanita maupun pada pria harus segera memeriksakan gonore di Klinik Utama Gracia.

Juga, siapa pun yang melakukan seks oral, anal, atau vaginal yang baru-baru ini didiagnosis terinfeksi PMS maka harus melakukan pemeriksaan di Klinik spesialis penyakit kelamin.

Beberapa orang harus diuji untuk gonore bahkan jika mereka tidak memiliki gejala atau mengetahui pasangan seks mereka memiliki gonore.

Sehingga siapa pun yang aktif secara seksual harus mendiskusikan faktor risikonya dengan penyedia layanan kesehatan dan menanyakan apakah dia harus dites untuk gonore atau PMS jenis lainnya.

Bahkan menurut CDC (Centers for Disease Control and Prevention) yang merupakan badan Departemen Kesehatan dan Layanan Masyarakat Amerika Serikat, merekomendasikan skrining gonore tahunan untuk semua wanita seksual aktif yang lebih muda dari 25 tahun

Serta wanita yang lebih tua dengan faktor risiko seperti pasangan seks baru atau banyak pasangan seks, atau pasangan seks yang memiliki penyakit menular seksual juga wajib untuk di tes terhadap gonore.

Bagaimana Cara Menyembuhkan Gonorea?

Ternyata penyakit gonore dapat didiagnosis dengan menguji urin, uretra (untuk pria), atau endoserviks atau vagina (untuk wanita) spesimen menggunakan uji penguatan asam nukleat (NAAT) ataupun dengan cara lainnya dan hal ini juga dapat didiagnosis menggunakan kultur gonorrhea, yang membutuhkan spesimen swab endocervical atau urethral.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa penyakit gonore bisa disembuhkan dengan pengobatan yang tepat. CDC sekarang merekomendasikan terapi ganda (yaitu menggunakan dua obat) untuk pengobatan gonore.

Penting untuk mengambil semua obat yang diresepkan oleh dokter untuk menyembuhkan penyakit gonore dan obat untuk gonore tidak boleh dibagi dengan siapa pun termasuk kepada pasangan seks Anda sehingga pasangan seks Anda wajib untuk diobati juga bersamaan dengan Anda.

Perlu Anda catat bahwa meskipun obat akan menghentikan infeksi, namun obat itu tidak akan memperbaiki kerusakan permanen yang dilakukan oleh penyakit gonore, selain itu ada baiknya untuk menghindari segala aktifitas seksual sebelum Anda dinyatakan sembuh.

Nah, itulah tadi pembahasan mengenai ciri ciri penyakit gonore pada wanita maupun pria yang paling sering diabaikan dan jika misalkan Anda merasa memilikinya maka sudah saatnya untuk melakukan pengobatan maupun perawatan di Klinik Utama Gracia.

Dan Anda juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi online gratis dengan mengklik tombol konsultasi online di bawah ini atau konsultasi melalui telepon dengan cara menghubungi kami di 081336361555 dan jika misalkan Anda ada pertanyaan lain mengenai penyakit kelamin maka Anda bisa datang langsung ke Klinik Utama Gracia.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan