web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

6 Jenis Penyakit Pada Kelamin Wanita Ini Paling Sering Menginfeksi

6 Jenis Penyakit Pada Kelamin Wanita Ini Paling Sering Menginfeksi
Nilai Rata-rata: 8.6 / 10 (5 orang penilai )

Jenis Penyakit Pada Kelamin Wanita

Untuk terhindari dari berbagai macam jenis penyakit pada kelamin wanita, sebaiknya seorang wanita harus menjaga kebersihan area kewanitaannya dan menghindari aktivitas seksual yang dapat mengakibatkan terjadinya berbagai macam jenis penyakit.

Seperti yang kita ketahui, bahwa organ kewanitaan adalah organ yang sangat sensitif sehingga sangat penting untuk dijaga kesehatannya. Organ ini memiliki peranan besar dalam sistem reproduksi wanita sehingga, kebersihan dan kesehatan area tersebut harus dijaga benar.

Area kewanitaan termasuk dalam bagian tubuh yang sangat mudah untuk menjadi tempat berkembangnya bakteri atau mikroorganisme jahat lainnya.

Kurang menjaga kebersihan area kewanitaan dan memiliki aktivitas seks bebas menjadi penyebab utama munculnya penyakit pada kelamin wanita. Dan berikut di bawah ini Kami akan merangkum beberapa jenis penyakit pada kelamin wanita.

Pengertian Penyakit Pada Kelamin Wanita

Sebelum mengetahui jenis-jenis penyakit pada kelamin wanita ada baiknya Anda mengetahui apa sebenarnya yang dimaksud dengan penyakit kelamin itu?
Penyakit kelamin adalah jenis penyakit yang menyerang kesehatan area kelamin dan umumnya penyakit kelamin ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui aktifitas seksual yang dilakukan dengan banyak pasangan dam hal ini dapat mempengaruhi kesehatan sistem reproduksi, dan area kelamin.

Baca Juga: Jenis-Jenis Penyakit Kelamin Pria

Sementara itu, penyakit yang mempengaruhi sistem reproduksi, seperti kanker serviks dan sebagiannya bisa terjadi karena komplikasi penyakit tertentu dan sering terjadi karena adanya infeksi yang dapat menular dari satu orang ke orang lain.

6 Jenis Penyakit Pada Kelamin Wanita Ini Paling Sering Menginfeksi Berikut Gejalanya

Jenis Penyakit Pada Kelamin Wanita

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa hampir sebagian besar penyakit pada kelamin wanita maupun pria ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui semua jenis kontak seksual sehingga bisa menyebabkan penyakit menular seksual (PMS)

Selain itu penting untuk menyadari bahwa kontak seksual mencakup lebih dari sekadar hubungan seksual (vagina dan dubur). Dan berikut di bawah ini adalah 6 jenis penyakit pada kelamin wanita yang paling sering menginfeksi, diantaranya:

1. Vaginitis
Vaginitis lebih sering disebut dengan peradangan pada vagina dan vaginitis sangat umum terjadi pada wanita yang disebabkan oleh infeksi bakteri ataupun jamur.

Baca Juga: Keputihan Pemicu Vaginitis

Biasanya, ada banyak faktor yang menyebabkan wanita untuk mengalami infeksi ini salah satunya bisa terjadi akibat berkurangnya hormon estrogen atau perubahan ketidakseimbangan hormon pada wanita yang memasuki masa menopause dan beberapa gangguan kulit juga dapat menyebabkan vaginitis.

Gejala-Gejala Vaginitis:

Vaginitis ditandai dengan rasa gatal pada area kewanitaan, keputihan yang berwarna kuning atau hijau, cairan keputihan berbau dan keluar dalam debit cairan yang meningkat dan wanita juga akan menderita rasa sakit ketika berhubungan seksual.

Dan jika Anda mengalami keputihan yang cukup banyak wanita maka karakteristik cairan keputihan Anda mungkin menunjukkan jenis vaginitis yang Anda miliki, contohnya termasuk:

- Vaginosis bakteri. Anda mungkin akan memiliki cairan putih keabu-abuan, berbau busuk atau bau amis, dan gejala tersebut lebih jelas setelah hubungan seksual.

- Infeksi ragi. Gejala utamanya adalah terasa gatal, tetapi Anda mungkin memiliki keputihan putih, tebal yang menyerupai keju cottage.

- Trichomoniasis. Infeksi yang disebut trikomoniasis dapat menyebabkan keluarnya cairan berwarna kuning kehijauan, kadang-kadang berbusa.

Baca Juga: Apa Itu Trichomoniasis

Perlu Anda ketahui bahwa wanita yang memiliki vaginosis bakteri berisiko lebih besar untuk mendapatkan infeksi menular seksual karena peradangan yang disebabkan oleh gangguan ini. Pada wanita hamil, vaginosis bakteri simptomatik dan trikomoniasis telah dikaitkan dengan kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah.

2. Bartholinitis
Selanjutnya, penyakit pada kelamin wanita yang paling sering menginfeksi yaitu bartholinitis. Ini merupakan peradangan yang terjadi pada salah satu kelenjar yang berada pada kedua sisi pembukaan Miss V. Kelenjar ini berukuran tidak terlalu besar yang berfungsi mengeluarkan cairan ketika berhubungan seksual.

Kadang-kadang pembukaan kelenjar-kelenjar ini menjadi terhambat, sehingga menyebabkan cairan kembali ke kelenjar dan akhirnya bisa menyebabkan pembengkakan yang relatif tidak nyeri yang disebut bartholinitis.

Gejala-Gejala Bartholinitis:

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi yang menyebabkan peradangan pada kelenjar bartolin dan biasanya, wanita akan mengalami gejala seperti:

- Rasa sakit pada area Miss V dan terasa sensasi panas seperti terbakar pada area yang mengalami peradangan.

- Benjolan yang lunak dan menyakitkan di dekat lubang vagina

- Ketidaknyamanan saat berjalan atau duduk

- Nyeri saat berhubungan seksual

- Mengalami demam

Sehingga kondisi ini sangat menyiksa wanita yang menderitanya dan harus segera mendapatkan penanganan dari dokter spesialis di Klinik Utama Gracia untuk mencegah terjadinya komplikasi yang lebih berbahaya.

3. Gonore
Gonore atau kencing nanah adalah penyakit pada kelamin wanita yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang merupakan jenis penyakit menular seksual yang dapat menular dari satu orang ke orang lain melalui aktivitas seksual yang tidak aman.

Dan perlu Anda ketahui bahwa penyakit gonore paling sering mempengaruhi bagian kelamin, uretra, rektum atau tenggorokan dan pada wanita, gonore juga dapat menginfeksi serviks dan gejala umumnya ditandai dengan keputihan berwarna kuning kehijauan dan berbau busuk.

Gejala-Gejala Gonore
Dalam banyak kasus, infeksi gonore tidak menyebabkan gejala, namun ketika gejala gonore muncul maka infeksi gonore dapat mempengaruhi banyak gejala di tubuh tetapi biasanya muncul di saluran kelamin, diantaranya:

- Terasa buang air kecil yang menyakitkan.

- Keluar cairan seperti nanah pada ujung Mr P

- Terasa nyeri atau bengkak pada satu testis

- Meningkatnya cairan keputihan.

- Pendarahan Miss V antara menstruasi, seperti setelah berhubungan seks vaginal

- Terasa sakit saat berhubungan seksual

- Nyeri perut atau panggul
 

konsultasi dengan dokter

 

4. Klamidia
Klamidia adalah penyakit pada kelamin wanita yang dapat menular melalui aktivitas seksual. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis yang menular melalui hubungan seks tidak aman. Klamidia menjadi jenis penyakit kelamin yang umum terjadi pada pria maupun wanita.

Gejala-Gejala Klamidia

Perlu Anda ketahui bahwa infeksi Chlamydia trachomatis tahap awal sering menyebabkan sedikit atau tidak ada tanda dan gejala.

Ketika tanda atau gejala muncul, mereka biasanya mulai satu hingga dua minggu setelah terinfeksi klamidia. Bahkan ketika tanda dan gejala muncul, mereka sering ringan sehingga membuat banyak orang mengabaikannya dan berikut gejalanya, diantaranya:

- Buang air kecil yang menyakitkan

- Nyeri perut bagian bawah

- Keputihan tidak normal

- Keluar cairan tidak normal pada Mr P

- Hubungan seksual yang menyakitkan pada wanita

- Perdarahan antar periode dan setelah berhubungan seks pada wanita

- Nyeri testis pada pria

- Chlamydia trachomatis juga dapat menginfeksi rektum. Meskipun infeksi ini sering tidak menimbulkan tanda atau gejala, Anda mungkin mengalami nyeri, keluar atau pendarahan dubur.

Klamidia termasuk jenis penyakit kelamin yang harus mendapatkan penanganan secepat mungkin, karena jika tidak ditangani akan menimbulkan komplikasi yang sangat berbahaya, seperti radang panggul dan jenis penyakit kelamin lainnya.

5. Radang Panggul
Radang panggul atau dikenal juga dengan sebutan pelvic inflammatory disease (PID). Ini merupakan jenis penyakit pada kelamin wanita yang berbahaya. Radang panggul terjadi akibat adanya infeksi pada sistem reproduksi wanita yang disebabkan oleh bakteri menular.

Baca Juga: Penyakit Pada Sistem Reproduksi Pria dan Wanita

Gejala-Gejala Radang Panggul
Penyakit radang panggul sering tidak menimbulkan tanda atau gejala. Akibatnya, Anda mungkin tidak menyadari Anda memiliki kondisi dan mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.

Kondisi ini mungkin terdeteksi kemudian jika Anda mengalami kesulitan hamil atau jika Anda mengalami nyeri panggul kronis, dan berikut di bawah ini adalah gejala-gejala yang harus di waspadai, diantaranya:

- Nyeri di perut bagian bawah dan panggul

- Keputihan berat dengan bau yang tidak enak

- Perdarahan uterus abnormal, terutama selama atau setelah hubungan seksual, atau antara siklus menstruasi

- Nyeri atau pendarahan selama hubungan seksual

- Mengalami demam, kadang disertai menggigil

- Terasa sakit saat berkemih

PID mungkin hanya menyebabkan tanda dan gejala ringan atau tidak sama sekali. Ketika semakin parah maka PID dapat menyebabkan demam, menggigil, sakit perut atau panggul yang parah terutama selama pemeriksaan panggul dan ketidaknyamanan usus.

6.  Servisitis
Servisitis termasuk dalam jenis penyakit yang berbahaya bagi wanita. Kondisi ini terjadi akibat adanya peradangan pada mulut rahim. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi yang terjadi akibat berhubungan seksual dengan penderita penyakit kelamin dan terjadi akibat tidak menjaga kebersihan area kewanitaan.

Gejala-Gejala Servisitis:

Paling sering, servisitis tidak menyebabkan tanda dan gejala, dan Anda mungkin hanya mengetahui Anda memiliki kondisi setelah pemeriksaan panggul yang dilakukan oleh dokter Anda karena alasan lain. Jika Anda memiliki tanda dan gejala, mereka mungkin termasuk:

- Mengeluarkan cairan keputihan tidak normal (berwarna hijau, kecoklatan disertai dengan bau yang tidak sedap).

- Terasa sakit saat buang air kecil

- Nyeri saat berhubungan seksual

- Perdarahan antara periode menstruasi

- Pendarahan pada Miss V setelah hubungan seksual, tidak terkait dengan periode menstruasi

Sehingga ada baiknya segera lakukan pemeriksaan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat sebelum penyakit ini merubah menjadi komplikasi.

Masih banyak jenis penyakit yang menyerang kesehatan area kelamin wanita lainnya. Hampir semua aktivitas seksual yang tidak aman menjadi faktor utama terjadinya penyakit pada kelamin. Sebaiknya, Anda segera melakukan pemeriksaan untuk mencegah terjadinya komplikasi.

Bagaimanakah Cara Mengatasi Penyakit Pada Kelamin Wanita?

Saat Anda mengalami gejala, seperti mengalami keputihan yang tidak normal atau mengalami pendarahan setelah berhubungan seksual, maka ada baiknya segera lakukan pemeriksaan dengan dokter spesialis ginekologi maupun penyakit kelamin di Klinik Utama Gracia karena merupakan tanda awal adanya masalah pada sistem reproduksi dan kelamin wanita.

Jangan pernah mengabaikan gejala sekecil apapun. Karena, jika terus menerus dibiarkan tanpa adanya penanganan dari dokter, maka dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang semakin memburuk.

Tidak sedikit dari wanita yang mengalami penyakit kelamin akan berkembang menjadi kanker serviks dimana ini salah satu jenis penyakit mematikan bagi kaum wanita.

Hal yang perlu Anda waspadai, bahwa ada beberapa jenis penyakit kelamin pada wanita maupun pria yang menginfeksi tanpa menunjukkan gejala apapun.

Sehingga, banyak wanita yang tidak menyadari bahwa sebenarnya mereka sedang menderita penyakit kelamin dan memungkinkan untuk menularkan infeksi kepada pasangan.

Nah, penting bagi wanita untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kelamin secara rutin untuk menghindari berbagai macam penyakit pada kelamin wanita. Segera hubungi Klinik Utama Gracia untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat terhadap penyakit pada kelamin wanita yang mungkin sedang Anda alami.

Dan Anda juga dapat mengkonsultasikan keluhan Anda melalui tombol konsultasi online di bawah ini dan melalui telepon dengan menghubungi nomor 081336361555 atau datang langsung ke Klinik Utama Gracia untuk menjalani pengobatan dan perawatan yang tepat.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan