web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Apakah Herpes Kelamin Berbahaya? Ini Fakta Menurut WHO

Apakah Herpes Kelamin Berbahaya? Ini Fakta Menurut WHO
Nilai Rata-rata: 10.0 / 10 (10 orang penilai )

  Apakah Herpes Kelamin Berbahaya

Apakah herpes kelamin berbahaya? Tentunya hampir semua orang tidak ingin menderita penyakit herpes kelamin. Namun, beberapa dari penderita tidak mengetahui apa saja yang menyebabkan mereka menderita penyakit ini dan berikut ini informasi lengkapnya untuk Anda.

Apa itu Herpes kelamin ? Herpes adalah salah satu jenis penyakit kelamin yang sangat umum terjadi di indonesia, bahkan di dunia dan umumnya penyakit menular seksual ini ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui aktifitas seks dengan seseorang yang sudah terinfeksi.

Menurut data badan kesehatan dunia (WHO) pada tahun 2015, ada sekitar 417 miliar orang dengan usia diantara 15 hingga 49 tahun yang telah terinfeksi virus herpes simpleks (HSV) yang menyebabkan penyakit herpes kelamin.

Penyakit herpes kelamin disebabkan oleh adanya herpes simpleks virus (HSV) yang terdiri dari 2 jenis virus, yaitu HSV-1 dan HSV-2.

Kedua jenis virus ini menjadi penyebab munculnya penyakit herpes, namun yang sangat sering ditemukan sebagai penyebab utama herpes kelamin adalah HSV-2, apakah herpes kelamin berbahaya?

Virus ini sangat mudah ditularkan melalui aktivitas seksual dengan pasangan yang sudah terinfeksi herpes. Penularan infeksi ini dapat terjadi melalui hubungan seks vaginal, anal, dan oral. Bahkan, virus dapat menular melalui kontak langsung dengan luka yang ditimbulkan sebagai salah satu gejala dari herpes kelamin.

Gejala Herpes Kelamin Yang Harus Anda Ketahui

Beberapa orang yang menderita herpes tidak mengalami gejala apapun ini yang menyebabkan mereka tidak mengetahui bahwa sedang terinfeksi penyakit kelamin yang sangat berbahaya ini.

Biasanya, gejala herpes kelamin akan muncul berupa luka lepuh yang berisi cairan dan dapat pecah, namun luka ini sering ditemukan di area sekitar kelamin.

Ketika luka tersebut pecah, maka akan membentuk seperti kulit kering (koreng). Anda dapat tertular melalui cairan yang terdapat pada luka benjolan tersebut.

Selain itu, penderita akan mengalami gejala herpes kelamin seperti demam, nyeri pada otot, gatal dan terasa panas pada area kelamin, nyeri saat buang air kecil, pembengkakan kelenjar getah bening, dll.

Beberapa orang yang mengalami gejala herpes kelamin, berpikir bahwa tidak ada masalah serius dengan kesehatan mereka, karena gejala yang muncul berupa penyakit kulit biasa dan tidak begitu mengkhawatirkan.

Apakah Herpes Kelamin Berbahaya Dan Siapa Saja Yang Berisiko Untuk Terinfeksi?

Pria maupun wanita yang sudah aktif melakukan hubungan seksual sejak dini sangat berisiko untuk terinfeksi penyakit ini.

Terlebih, bagi Anda yang sering berganti-ganti pasangan seks dan sering berhubungan seksual dengan pasangan yang tidak diketahui riwayat seksualnya, lalu apakah herpes kelamin berbahaya?

Saat Anda melakukan hubungan seks dengan pasangan yang memiliki infeksi herpes kelamin, maka Anda akan terinfeksi penyakit ini. Penularan infeksi tetap dapat terjadi meskipun tidak ada gejala yang ditimbulkan.

Baca Juga: Cara Menyembuhkan Herpes Kelamin

Anda juga berisiko untuk terinfeksi, jika melakukan hubungan seks dengan pasangan yang memiliki luka seperti gejala herpes dan penularan ini bisa terjadi, meskipun Anda menggunakan pengaman (kondom) saat berhubungan seksual.

Ternyata virus dapat menular melalui area kelamin yang tidak terlapisi oleh kondom, dan sebaiknya Anda menghindari berhubungan seks dengan pasangan yang sudah jelas terinfeksi penyakit herpes kelamin.

Penularan infeksi sangat mudah untuk menyebar melalui aktivitas seks. Ketika, Anda berhubungan seks dengan banyak pasangan, maka risiko untuk terinfeksi sangat besar. Selain itu, Anda juga sangat mudah untuk menyebarkan infeksi ini kepada pasangan Anda selanjutnya.

Fakta Herpes Kelamin Menurut WHO

Apakah Herpes Kelamin Berbahaya

Seperti yang telah dijelaskan di atas Virus herpes simplex, atau herpes, dikategorikan menjadi 2 jenis: herpes simplex virus tipe 1 (HSV-1) dan herpes simplex virus tipe 2 (HSV-2), dan berikut di bawah ini adalah beberapa fakta menarik herpes kelamin menurut WHO, diantaranya.

- HSV-1 terutama ditularkan melalui kontak seks oral untuk menyebabkan herpes yang terjadi di mulut (yang dapat mencakup gejala yang dikenal sebagai "cold sore"), tetapi juga dapat menyebabkan herpes kelamin.

- HSV-2 adalah infeksi menular seksual yang menyebabkan herpes genital.

- Baik infeksi HSV-1 dan HSV-2 dapat berlangsung seumur hidup.

- Diperkirakan bahwa ada 3,7 miliar orang di bawah usia 50 tahun (67%) memiliki infeksi HSV-1 secara global.

- Diperkirakan 417 juta orang berusia 15-49 (11%) di seluruh dunia memiliki infeksi HSV-2.

- Dalam kebanyakan infeksi herpes mulut dan herpes kelamin tidak menunjukkan gejala.

- Gejala herpes termasuk lecet atau bisul yang menyakitkan di lokasi infeksi.

- Infeksi herpes paling menular ketika gejala hadir tetapi masih dapat ditularkan ke orang lain tanpa adanya gejala.

- Infeksi dengan HSV-2 meningkatkan risiko tertular dan penularan infeksi HIV.

Lalu, Apakah Herpes Kelamin Berbahaya?


Ketika Anda mencari informasi mengenai apakah herpes kelamin berbahaya? Tentu saja, jawabannya adalah herpes kelamin sangat berbahaya.

Apakah herpes kelamin berbahaya? Ya sangat bahaya karena penyakit ini akan terus meningkat saat Anda sudah mengalami gejala dan tidak melakukan penanganan apapun untuk mengatasi penyakit ini.

Namun, sayangnya banyak penderita yang tidak mengetahui apakah herpes kelamin berbahaya dan mereka menganggap bahwa herpes kelamin merupakan penyakit kulit biasa dan dapat sembuh meskipun tidak dilakukan pengobatan apapun.

Apakah herpes kelamin berbahaya? Ya, karena sangat banyak bahaya yang akan dimunculkan oleh penyakit ini salah satunya adalah penularan infeksi yang semakin luas.

Karena banyak penderita yang tidak menyadari bahwa mereka sedang terinfeksi apakah penyakit herpes kelamin berbahaya, lalu mereka melakukan hubungan seks dan secara tidak sadar mereka sudah menularkan infeksi ini kepada pasangan seksualnya.

Dan berikut di bawah ini adalah beberapa komplikasi yang bisa disebabkan jika herpes tidak segera di tangani dengan bantuan medis, diantaranya:

konsultasi dengan dokter

 

1. Menyebabkan Herpes Neonatal

Apakah herpes kelamin berbahaya bagi wanita hamil? Seperti yang dijelaskan di atas, bahwa penyakit ini dapat menyerang pria maupun wanita dari segala usia dan terlebih mereka yang sudah melakukan hubungan seksual sejak usia dini.

Beberapa wanita yang sedang hamil dan memiliki riwayat penyakit herpes kelamin dapat menularkan kepada janinnya ataupun disebut dengan herpes neonatal.

Bayi yang terinfeksi penyakit ini dari ibunya akan mengalami penyakit yang sama ketika terlahir dan menyebabkan banyak kerusakan pada organ vital dan menyebabkan bayi terlahir dalam keadaan cacat bahkan meninggal dunia

Pada umumnya herpes neonatal dapat terjadi ketika bayi terkena HSV di saluran kelamin saat melahirkan, namun kondisi ini adalah kondisi langka dan hanya terjadi di sekitar 10 dari setiap 100.000 kelahiran secara global.

Risiko untuk herpes neonatal adalah terbesar ketika seorang ibu memperoleh infeksi HSV untuk pertama kalinya pada kehamilan lanjut. Wanita yang memiliki herpes kelamin sebelum mereka hamil berada pada risiko sangat rendah untuk menularkan HSV ke bayi mereka.

2. HSV-2 dan HIV

Tahukah Anda bahwa apakah herpes kelamin berbahaya? Ya sangat berbahaya karena, HSV-2 dan HIV telah terbukti saling mempengaruhi, karena infeksi HSV-2 meningkatkan risiko tertular infeksi HIV baru sekitar tiga kali lipat.

Apakah herpes kelamin berbahaya? Ya tentu saja karena seseorang dengan infeksi HIV dan HSV-2 lebih mungkin menyebarkan HIV ke orang lain. HSV-2 termasuk di antara infeksi yang paling umum pada orang yang hidup dengan HIV, terjadi pada 60-90% orang yang terinfeksi HIV.

Infeksi dengan HSV-2 pada orang yang hidup dengan HIV (dan individu immunocompromised lainnya) sering memiliki presentasi yang lebih parah dan lebih sering kambuh.

Pada penyakit HIV tingkat lanjut, HSV-2 dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius, tetapi jarang, seperti meningoencephalitis, esophagitis, hepatitis, pneumonitis, nekrosis retina, atau infeksi diseminata.

3. Menyebabkan Tekanan Psikologis

Apakah herpes kelamin berbahaya? Ya tentu saja karena gejala berulang herpes kelamin mungkin akan terasa menyakitkan dan infeksi dapat menyebabkan stigma sosial dan tekanan psikologis.

Faktor-faktor ini dapat memiliki dampak penting pada kualitas hidup dan hubungan seksual. Namun, pada waktunya kebanyakan orang dengan herpes menyesuaikan diri untuk hidup dengan infeksi.

Bagaimanakah Cara Mencegah Herpes Kelamin?

Penting bagi seseorang dengan infeksi HSV kelamin harus menjauhkan diri dari segala macam aktivitas seksual saat mengalami gejala herpes kelamin.

Karena HSV-2 paling menular selama wabah luka, tetapi juga dapat ditularkan ketika tidak ada gejala yang dirasakan atau terlihat, dan berikut di bawah ini adalah beberapa cara mencegah herpes kelamin, diantaranya:

- Menggunakan Kondom

Penggunaan kondom yang secara konsisten dan benar dapat membantu mengurangi risiko penyebaran herpes kelamin. Namun, kondom hanya memberikan perlindungan parsial, karena HSV dapat ditemukan di daerah yang tidak tertutup oleh kondom.

- Melakukan Sunat

Selain itu terdapat cara lainnya yaitu dengan sunat karena dengan sunat memberikan perlindungan parsial seumur hidup pada manusia terhadap HSV-2, selain HIV dan human papillomavirus (HPV).

- Menggunakan Vaksin

Penelitian tambahan sedang dilakukan untuk mengembangkan metode pencegahan yang lebih efektif terhadap infeksi HSV, seperti vaksin atau mikrobisida topikal (senyawa yang dapat diterapkan di dalam vagina atau rektum untuk melindungi terhadap infeksi menular seksual).

Apakah Herpes Kelamin Dapat Disembuhkan?

Sebelum terinfeksi, maka informasi yang banyak dicari adalah apakah herpes kelamin berbahaya dan ketika terinfeksi dan merasakan bahaya, maka penderita akan mencari informasi mengenai cara menyembuhkan penyakit yang sedang mereka derita.

Jika Anda terinfeksi penyakit ini, maka kemungkinan Anda untuk sembuh bisa terjadi. Pengobatan herpes kelamin harus dilakukan dengan cara yang benar dan mendapatkan penanganan yang tepat sesuai dengan pengobatan yang dilakukan secara medis.

Namun, penyakit ini dapat kambuh kembali meskipun sudah dilakukan pengobatan. Hal ini disebabkan oleh virus yang menjadi penyebab utama penyakit herpes kelamin, saat virus menginfeksi tubuh maka virus ini akan selamanya berada di dalam tubuh Anda dan dapat kembali pada waktu yang tidak dapat ditentukan.

Tujuan pengobatan dilakukan untuk menghilangkan rasa sakit saat akibat gejala yang ditimbulkan dan mencegah perkembangan virus yang dapat berkembang dengan cepat pada tubuh. Sebaiknya, lakukan pengobatan saat awal Anda mengalami gejala.

Itulah informasi mengenai apakah herpes kelamin berbahaya dan bahaya yang akan ditimbulkan jika tidak dilakukan pengobatan apapun. Jika Anda terinfeksi penyakit herpes kelamin dan membutuhkan pengobatan, segera hubungi Klinik Utama Gracia atau Anda dapat melakukan konsultasi dengan tim medis kami melalui layanan konsultasi online yang sudah tersedia atau melalui layanan konsultasi telepon dengan menghubungi kami di 081336361555.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan