web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Apakah Pria Dengan Disfungsi Ereksi Bisa Diobati?

Apakah Pria Dengan Disfungsi Ereksi Bisa Diobati?
Nilai Rata-rata: 9.0 / 10 (2 orang penilai )



Apakah disfungsi ereksi bisa diobati? Disfungsi ereksi berarti seorang pria tidak dapat mempertahankan ereksi yang cukup untuk hubungan seksual yang memuaskan. Pada kebanyakan pria terkadang mengalami masalah ereksi dan bertambah seiring bertambahnya usia. Disfungsi ereksi bukanlah penyakit, akan tetapi gejala dari beberapa masalah lain.

Baik fisik maupun psikologis atau campuran dari keduanya. Ini bisa sangat menyusahkan dan dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan diri atau depresi serta adanya masalah dalam hubungan. Ada beberapa solusi, akan tetapi dengan mengenali masalahnya dan mengkonsultasikan dengan dokter adalah langkah pertama yang paling penting.

Disfungsi Ereksi Adalah

Benarkan disfungsi ereksi bisa diobati? Disfungsi ereksi atau impotensi berarti tidak bisa ereksi. Ini berarti tidak puas dengan ukuran atau kekerasan ereksi atau berapa lama ereksi dapat bertahan. Dulu, disfungsi ereksi dianggap karena masalah psikologis. Namun diketahui pada kebanyakan pria dengan disfungsi ereksi disebabkan oleh masalah fisik. Dan paling sering terkait dengan suplai darah ke penis.

Baca Juga : Mencari Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi Pada Pria

konsultasi dengan dokter

Apa Penyebab Disfungsi Ereksi Secara Umum?

Disfungsi ereksi bisa diobati dengan apa? Ada berbagai jenis dan penyebab disfungsi ereksi dan ini adalah beberapa yang paling umum :

• Ejakulasi Dini

Ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi cukup lama untuk kesenangan secara bersama dengan pasangan seksual.

• Kecemasan Kinerja

Kondisi ini paling sering disebabkan oleh stress.

• Depresi

Depresi dapat mempengaruhi kemampuan untuk ereksi. Beberapa pengobatan anti depresi juga dapat menyebabkan masalah ereksi.

• Impotensi Organik

Kondisi ini melibatkan arteri atau vena di penis dan penyebab paling umum dari disfungsi ereksi terutama pada pria dewasa. Bisa berhubungan dengan pengerasan pembuluh darah di seluruh tubuh. Cedera atau kebocoran vena di penis juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

• Diabetes (Kencing Manis)

Disfungsi ereksi sering terjadi pada pria dengan diabetes (kencing manis). Ini menyebabkan penyerasan arteri sejak dini dan parah. Masalah dengan saraf yang mengendalikan ereksi juga sering terlihat pada pria dengan diabetes (kencing manis).

• Penyebab Neurologis

Beberapa masalah neurologis dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Misalnya multiple sclerosis, stroke dan cedera saraf tulang belakang. Kerusakan saraf akibat operasi panggul (pelvic) dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

• Disfungsi Ereksi Yang Disebabkan Oleh Obat-Obatan

Obat-obatan tekanan darah, obat-obatan anti kecemasan dan obat-obatan anti depresi, obat-obatan tetes mata glaukoma, obat-obatan kemoterapi kanker hanya beberapa dari banyaknya obat-obatan yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

• Disfungsi Ereksi Yang Diinduksi Hormon

Abnormalitas hormon dapat menyebabkan disfungsi ereksi. Termasuk peningkatan prolaktin, hormon yang dibuat oleh kelenjar hipofisis. Termasuk penyalahgunaan steroid, terlalu banyak atau terlalu sedikit hormon tiroid dan hormon yang digunakan untuk mengobati kanker prostat. Dalam kasus yang jarang terjadi, hormon testosteron rendah menyebabkan disfungsi ereksi.

• Hormon Testosteron Rendah

Kasus yang jarang terjadi, hormon testosteron rendah dapat dikaitkan dengan disfungsi ereksi.

• Pemilihan Gaya Hidup

Merokok, penggunaan alkohol berlebihan, kelebihan berat badan dan tidak berolahraga juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

konsultasi dengan dokter

Apa Saja Yang Menjadi Gejala Pada Disfungsi Ereksi?

Ketahui disfungsi ereksi bisa diobati dengan apa? Gejala disfungsi ereksi bisa mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk hubungan seksual. Disfungsi ereksi bisa berarti tidak bisa ereksi sama sekali. Atau tidak bisa ereksi secara konsisten atau hanya bisa mendapatkan ereksi secara singkat. Beberapa perkiraan menunjukkan sebagian pria berusia diatas usia 40 tahun akan mengalami masalah ereksi. Gejala masalah ereksi meliputi :

• Tidak bisa ereksi.
• Mengalami ereksi parsial.
• Mengalami ereksi dengan durasi yang lebih pendek dari biasanya.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Disfungsi Ereksi?

Disfungsi ereksi bisa diobati dengan cepat, namun harus dilakuakn diagnosis terlebih dahulu, seperti :

• Kesehatan Dan Riwayat Seksual

Dapat mengungkap kondisi yang mengarah pada disfungsi ereksi. Ini juga dapat membantu dokter untuk mengetahui perbedaan antara masalah ereksi, ejakulasi, orgasme atau hasrat seksual.

• Pemeriksaan Fisik

Untuk mencari masalah mendasar seperti masalah dalam sistem saraf, karakteristik seks sekunder dan kondisi penis yang tidak biasa pada penis.

• Tes Atau Pengujian Di Laboratorium

Dapat termasuk jumlah darah, tes atau pengujian urine, tes atau pengujian kolesterol dan pengukuran kreatinin dan enzim hati. Ketika hasrat seksual yang rendah adalah gejalanya, dengan melakukan pemeriksaan hormon testosteron dalam darah dapat menunjukkan masalah dengan sistem endoktrin.

• Ultrasonografi Penis

Digunakan untuk mengukur aliran darah di penis.

• Tes Atau Uji Psikososial

Dilakukan untuk membantu menemukan faktor psikologis yang kemungkinan mempengaruhi kinerja. Pasangan seksual Anda juga harus melakukan konsultasi dengan dokter.

Disfungsi Ereksi Bisa Diobati Dengan Pengobatan Apa?

Apakah disfungsi ereksi bisa diobati dengan cepat? Pengobatan untuk disfungsi ereksi didasarkan pada penyebab masalahnya. Disfungsi ereksi bisa diobati dengan beberapa pengobatan yang dapat digunakan termasuk :

• Perubahan Gaya Hidup

Termasuk mengurangi alkohol berlebih, berhenti merokok, menurunkan berat badan dan meningkatkan aktifitas fisik.

• Meninjau Obat-Obatan

Perlu mengurangi atau mengubah yang kemungkinan terkait dengan disfungsi ereksi.

• Psikoterapi

Dapat digunakan untuk membantu mengurangi stress dan kecemasan yang kemungkinan terkait dengan seksual.

• Obat-Obatan (Oral) Atau Obat-Obatan Yang Disuntikkan Ke Penis Atau Dimasukkan Ke Dalam Uretra

Sering digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Lalu apakah disfungsi ereksi bisa diobati dengan obat-obatan ini? Ada banyak obat-obatan yang tersedia.

• Terapi Hormon Testosteron

Dapat meningkatkan energi, suasana hati dan meningkatkan minat seksual pada pria dewasa yang memiliki hormon testosteron rendah. Hal ini tidak disarankan untuk pria yang memiliki kadar hormon testosteron yang normal untuk usianya. Karena ada risiko pembesaran prostat dan efek sampung lainnya.

• Perangkat Vakum

Dapat digunakan untuk membuat ereksi dengan menggunakan ruang hampa udara untuk menarik darah ke penis. Kemudian cincin elastis diletakkan di pangkal penis untuk menjaga darah saat berhubungan seksual.

• Implan Penis

Dapat ditempatkan secara operasi jika pengobatan lain tidak berhasil. Jenis implan meliputi implan tiup dan implan batang.

Dengan berbagai pengobatan ini apakah disfungsi ereksi bisa diobati dengan cepat dan aman? Anda tidak perlu khawatir, Anda bisa menghubungi klinik kami di Klinik Utama Gracia. Klinik kami menangani permasalahan disfungsi ereksi dan penyakit andrologi lainnya. Hubungi kontak 081336361555 atau dengan konsultasi terlebih dahulu dibawah ini.

Baca Juga : Bagaimana Pengobatan Disfungsi Ereksi Bekerja?

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan