• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Bahaya, 4 Fase Sifilis Ini Belum Diketahui Banyak Orang

Bahaya, 4 Fase Sifilis Ini Belum Diketahui Banyak Orang
Nilai Rata-rata: 8.0 / 10 (4 orang penilai )

Mungkin kebanyakan orang belum mengetahui bahwa ternyata jika seseorang terinfeksi sifilis maka akan mengalami 4 fase sifilis terlebih dahulu, lalu apa sajakah gejala pada fase sifilis dan bagaimanakah cara untuk mencegah dan mengatasi permasalahan tersebut?

Sebelum membahas lebih dalam ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bahwa penyakit sifilis ataupun yang lebih dikenal oleh masyarakat dengan sebutan penyakit raja singa adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang umumnya disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum yang ditularkan melalui aktivitas seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi.

Baca Juga: Mau Tahu, Apa Penyebab Seseorang Terinfeksi Raja Singa?

Terkadang juga penyakit sifilis bisa ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui ciuman berkepanjangan, dan meskipun dalam kebanyakan kasus sifilis menyebar dari luka akan tetapi hampir sebagian besar luka tersebut tidak dikenali sehingga secara tidak sengaja banyak pasangan seks yang menularkannya.

Dan ternyata perlu Anda ketahui bahwa selain karena hubungan seks penyakit sifilis ini juga bisa ditularkan dari ibu hamil kepada bayinya (sifilis kongenital), sehingga kemungkinan besar bisa menyebabkan dampak mengerikan seperti menyebabkan kelainan pada bayi bahkan yang paling buruk bisa menyebabkan kematian pada bayi.

Bahaya, 4 Fase Sifilis Ini Belum Diketahui Banyak Orang, Apa Sajakah Itu?

 

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa penyakit sifilis terbagi menjadi 4 fase ataupun tahap dan fase sifilis pertama disebut dengan fase primer, fase sifilis kedua disebut dengan fase sekunder, fase sifilis ketiga disebut dengan fase laten dan fase keempat sifilis disebut dengan fase tersier dan tentunya masing-masing fase akan memiliki gejala-gejala yang berbeda-beda.

Lalu, apa sajakah gejala-gejala ataupun tanda dari fase sifilis? Dan berikut di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya bagi Anda, diantaranya:

1. Fase Sifilis Primer

Tahukah Anda bahwa selama fase sifilis pertama (primer) kebanyakan orang yang telah terinfeksi akan mengalami luka yang disebut lesi dan terkadang luka ini bisa terasa tidak menyakitkan yang bisa timbul pada alat kelamin maupun di dalam atau di sekitar mulut.

Perlu Anda ketahui juga bahwa luka lesi tersebut jika dilihat secara seksama maka terlihat seperti luka yang terjadi yang berbentuk seperti gigitan serangga akan tetapi lesi tersebut tidak menimbulkan rasa sakit.

Perlu Anda catat bahwa jangan sesekali untuk melakukan hubungan seks ataupun menyentuh luka tersebut karena kemungkinan besar luka ini sangat menular, dan jika seseorang yang sudah terinfeksi tidak segera menerima perawatan maka infeksi nya akan berlanjut ke tahap selanjutnya yaitu fase sekunder.

2. Fase Sifilis Sekunder

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa jika pasien tidak segera mendapatkan perawatan maka sifilis akan memasuki fase selanjutnya yaitu fase sifilis sekunder dan dimana fase sekunder ini biasanya dapat berkembang sejak 4-10 minggu setelah seseorang terinfeksi sifilis.

Selama tahap sekunder berkembang maka seseorang mungkin mengalami ruam kulit dan atau lesi membran mukosa dan luka tersebut bisa terjadi pada beberapa bagian tubuh seperti bisa terjadi di mulut, Miss V, atau bisa terjadi pada anus.

Biasanya juga ruam bisa terlihat seperti bintik-bintik berwana cokelat yang saat disentuh akan terasa kasar, bisa juga berwarna kemerahan yang bisa timbul pada telapak tangan atau bagian bawah kaki dan ruam tersebut tidak terasa gatal dan terkadang sangat samar sehingga seseorang tidak menyadarinya

Gejala lain yang mungkin akan dimiliki seseorang yang sudah terinfeksi termasuk mengalami demam, kelenjar getah bening yang membengkak, sakit pada tenggorokan, rambut rontok, sakit kepala, penurunan berat badan, nyeri otot, dan kelelahan (merasa sangat lelah).

Dan perlu Anda ketahui bahwa pada fase sifilis ini bisa bertahan selama satu sampai 3 bulan setelah seseorang terinfeksi sifilis dan jika seseorang tidak melakukan pengobatan maka kemungkinan besar sifilis bisa memasuki fase selanjutnya yaitu fase laten.

Baca Juga: Gejala Lengkap Penyakit Raja Singa

3. Fase Sifilis Laten

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa jika sifilis pada tahap sekunder tidak segera diatasi maka akan memasuki fase sifilis laten dan dimana pada fase ini penyakit sifilis seakan-akan tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Dan perlu Anda ketahui bahwa pada sifilis fase laten mungkin bisa bertahan dalam diri seseorang selam 2 tahun dan pada fase ini juga sangat disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual dengan penderita karena masih sangat menular, kemudian sifilis akan berlanjut ke tahap yang paling mengerikan dan berbahaya yaitu tahap tersier.

4. Fase Sifilis Tersier


Tahukah Anda bahwa kebanyakan orang dengan sifilis yang tidak diobati maka suatu waktu akan mengembangkan sifilis tersier, dan bila hal itu terjadi maka kemungkinan besar dapat mempengaruhi dan merusak banyak sistem organ dalam tubuh yang berbeda-beda dan pastinya sangat fatal.

Karena hal tersebut bisa merusak jantung, pembuluh darah, otak, sistem saraf dan yang paling mengerikannya bisa mengakibatkan kematian sehingga hal tersebut jangan dianggap sebelah mata dan biasanya fase tersier akan terjadi 10-30 tahun setelah infeksi sifilis dimulai.

Bagaimanakah Cara Mencegah Penyakit Sifilis?

Ternyata banyak cara sederhana yang bisa Kita lakukan untuk mencegah penyakit sifilis dan berikut di bawah ini adalah beberapa cara ampuh yang bisa Kita lakukan, diantaranya adalah sebagai berikut:

- Menghindari hubungan seks dengan seseorang yang terinfeksi penyakit menular seksual

- Jika Anda tidak tahu apakah pasangan seksual terinfeksi maka ada baiknya untuk menggunakan kondom di setiap hubungan seksual.

- Jangan melakukan hubungan seksual dengan banyak pasangan

- Ada baiknya untuk memiliki satu pasangan tetap saat melakukan hubungan seksual atau hanya melakukan hubungan seksual dengan pasangan yang sudah Anda nikahi

- Jangan meminum-minuman beralkohol dan jangan menggunakan obat-obat terlarang.

- Jika Anda merasa memiliki salah satu jenis PMS maka cobalah untuk membicarakan secara terbuka dengan pasangan mengenai riwayat penyakit kelamin Anda alami

Saya Terinfeksi Sifilis, Bagaimanakah Cara Untuk Mengatasinya?

Jika Anda aktif secara seksual dan merasa memiliki salah satu gejala di fase sifilis maka ada baiknya untuk segera menghubungi Kami di Klinik Utama Gracia untuk menjalani pengobatan yang paling tepat, karena dengan melakukan pengobatan di awal gejala akan mempermudah Anda dalam penyembuhan sifilis.

Namun, perlu Anda perhatikan bahwa segala kerusakan yang disebabkan oleh infeksi sifilis mungkin tidak dapat dikembalikan ke keadaan awal bahkan setelah melakukan pengobatan, sehingga sangat dianjurkan untuk segera melakukan pengobatan di awal.

Selain itu perlu Anda ketahui bahwa jika pasien dinyatakan telah berhasil diobati akan tetapi melakukan hubungan seks bebas kembali, maka kemungkinan besar seseorang tersebut masih tetap bisa terinfeksi ulang.

Baca Juga: Inilah Obat Sipilis Pada Pria

Sehingga untuk memastikan bahwa seseorang benar-benar telah terinfeksi sifilis maka hanya dengan tes laboratorium yang bisa memastikan apakah seseorang menderita sifilis dan masih terdapat tes lain yang akan dilakukan oleh penyedia layanan kesehatan Anda disarankan untuk memastikan bahwa perawatan Anda berhasil.

Nah, itulah tadi berbagai macam penjelasan mengenai bahaya 4 fase sifilis bagi kesehatan tubuh yang belum diketahui oleh banyak orang dan semoga saja artikel ini dapat menambah wawasan Anda.

Dan jika misalkan Anda merasa memiliki salah satu gejala seperti di atas maka ada baiknya untuk segera datang langsung ke Klinik Utama Gracia untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan yang paling tepat dan Anda juga bisa memanfaatkan layanan konsultasi online di atas ini.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan