• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Cervicitis memang bukan istilah medis yang umum didengar dalam kehidupan sehari-hari. Namun ini tidak berarti kita memilih untuk tidak peduli dengan penyakit ini. Mari kita bahas sedikit apa itu cervicitis.

Cervicitis merupakan inflamasi dari uterine cervix atau peradangan selaput lendir dari kanalis servikalis. Gejala cervicitis banyak kemiripan dengan urethritis pada pria dan banyak kasus ini terjadi akibat dari infeksi penyakit seks menular. Penyebab cervicitis ada banyak, tapi yang paling umum penyebaran secara infeksi adalah chlamydia dan gonorea, dengan kurang lebih 40% kasus terjadi akibat dari chlamydia. Sementara penyebaran non infeksi umumnya adalah reaksi alergi dari spermicide atau bahan latex yang terdapat pada kondom.

Cervicitis terbagi menjadi dua macam :

1.  Cervicitis akut

Ketika cairan mukopurulen keluar dari serviks merah yang membengkak. Ini ditemukan pada infeksi awal di endocerviks dan juga gonorea pada infeksi post abortum atau post partum yang disebabkan oleh streptokokus, stafilokokus dan lainnya.

2.  Cervicitis kronik

Kasus ini banyak dijumpai atau sebagian besar terjadi pada wanita yang pernah melahirkan.

Berikut adalah gambaran patologi yang biasa ditemukan :

- Pada portio uteri disekitar ostium uteri eksternum tampak daerah kemerah-merahan yang tidak dipisahkan secara jelas dari epitel porsio di sekitarnya, sekret yang dikeluarkan terdiri atas mukus bercampur nanah.

- Sobekan pada serviks uteri lebih luas dan mukosa endoserviks lebih kelihatan dari luar.

- Serviks kelihatan normal: pada pemeriksaan mikroskopik ditemukan infiltrasi leukosit dalam stroma endoserviks. cervicitis jenis ini tidak menimbulkan gejala, hanya pengeluaran sekret yang agak putih ke kuning.

Pertolongan Pertama Pada cervicitis :

1. Cervicitis Akut

•   Menjaga kebersihan vagina dengan baik dan benar

•   Menggunakan antibiotik dengan dosis yang tepat seperti azithromycin, doxycicline dan erithromisin.

2. Cervicitis Kronik

Ketika sudah mencapai infeksi pada tahap ini, masalah menjadi cukup serius. Pengobatan disarankan dimulai dengan pemeriksaan 42 hari setelah melahirkan, atau ketika hubungan seks belum dilakukan. Luka lokal yang terdapat pada mulut rahim dapat dilakukan pengobatan dengan menggunakan cairan nitrasargenti tingtura dan albutil tingtura, bisa juga menggunakan pisau listrik dengan cara dibakar, menggunakan termokaumeter atau dengan kryosurgery. Sangat penting untuk menghindari keganasan dan pintu masuk infeksi alat kelamin bagian atas dalam mengobati cervicitis.

Apabila penyakit sudah memasuki tahap yang lebih serius, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan.

 

Tidak diragukan lagi bahwa cervicitis merupakan penyakit yang berbahaya, lalu apa saja penyebabnya? Mari kita bahas lebih lanjut.

Terdapat dua jenis sel yang berhubungan dengan cervix anda, sel skuamosa atau sel kulit dan sel kelenjar yang mengeluarkan lendir. Organisme yang sama dapat mengakibatkan peradangan vagina, vaginitis dan akhirnya cervicitis. Untuk menjaga agar bakteri dan virus tidak memasuki rahim, leher rahim berfungsi sebagai penghalang. Namun apabila infeksi mengenai leher rahim, kemungkinan besar infeksi akan terus naik ke rahim anda.

Penyebab cervicitis adalah sebagai berikut :

1.  Infeksi Penularan Melalui Hubungan Seks

Kontak seksual merupakan penyebab utama terinfeksi cervicitis, ini diakibatkan penularan infeksi virus dan bakteri. Ini mencakup penyakit dari gonorea, chlamydia, herpes genital dan trikomoniasis. Ada teori mengatakan bahwa virus HPV atau infeksi seksual lain dapat menyebabkan cervicitis, namun bukti belum cukup kuat.

2.  Reaksi Alergi

Biasanya terjadi apabila seseorang mempunyai alergi terhadap sesuatu, pada kasus ini kemungkinan reaksi alergi terhadap spermisida atau bahan latex pada alat kontrasepsi.

3.  Iritasi dari pembalut, atau alat kontrasepsi wanita.

Hormon yang tidak seimbang, kadar progesteron yang cukup tinggi dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk menjaga jaringan serviks agar tetap sehat.

Obat dari pengobatan kanker, efek radiasi dapat menyebabkan perubahan pada serviks sehingga dapat terkena cervicitis.

 

Peradangan leher rahim (serviks) disebut juga cervicitis, ini terjadi pada ujung bawah rahim (porsio) yang terbuka pada vagina. Pada wanita, cervicitis merupakan gangguan yang cukup umum dialami. Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi, ini mencakup infeksi, iritasi kimiawi, alergi dan cedera sel yang melapisi serviks.

Penyebab utama terjadinya cervicitis sangat perlu diketahui. Sebab jika terjadi akibat infeksi, maka penyebaran dapat terjadi hingga keluar serviks, rahim sampai ke saluran telur. Bila ini yang terjadi maka dapat mempengaruhi kemampuan untuk hamil atau bila pasien sedang hamil, dapat memberikan masalah yang cukup serius pada janin.

Sel-sel yang mengalami infeksi dan iritasi akan berubah menjadi merah, mengalami pembengkakan dan mengeluarkan nanah. Pendarahan bisa terjadi apabila mengalami kontak fisik.

Penyebab Utama Cervicitis

Penyebaran melalui infeksi hubungan seksual merupakan penyebab utama terkena cervicitis, jenis penyakit seks menular yang menyebabkan cervicitis adalah sebagai berikut:

•   trikomoniasis
•   herpes genital
•   chlamydia
•   gonorea

Pada banyak kasus, tidak semua wanita yang terkena cervicitis itu diakibatkan karena infeksi yang disebutkan di atas, tapi baiknya melakukan pengecekan terlebih dahulu.

 

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan