• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Cystitis adalah peradangan pada kandung kemih yang biasanya disebabkan oleh infeksi pada kandung kemih. Sebagian besar waktu, peradangan ini disebabkan oleh infeksi bakteri sehingga lebih dikenal dengan infeksi saluran kemih.

Gejala Cystisis

Berikut adalah gejala-gejala dari Cystitis:
1. Tekanan di bagian bawah pinggul
2. Nyeri buang air kecil (disuria)
3. Sering buang air kecil (poliuria) atau kebutuhan mendesak untuk buang air kecil (urgensi kencing)
4. Perlu untuk buang air kecil pada malam hari (nokturia, mirip dengan kanker prostat atau BPH)
5. Darah dalam urin (hematuria) (mirip dengan kanker kandung kemih)
6. Kotor atau bau urin yang kuat
7. Kapasitas kantong kemih yang berkurang
8. Urin abnormal berwarna keruh, mirip dengan infeksi saluran kemih
9. Merasakan tekanan, nyeri, dan kepekaan sekitar kantong kemih, pelvis, dan perineum (area antara anus dan vagina atau anus dan scrotum) yang mungkin meningkat ketika kantong kemih mengisi dan berkurang ketika ia mengosong;
10. Hubungan seksual yang menyakitkan (dyspareunia)
11. Sensasi terbakar ketika buang air kecil
12. Ketidaknyamanan atau nyeri pada penis dan skrotum.

Karena perbedaan anatomi uretra antara pria dan wanita, gejala yang dialami penderita yang terkena dampak kondisi sering sangat berbeda. Banyak wanita yang tidak menyadari gejala sama sekali, meskipun mengalami rasa sakit perut dan terbakar saat buang air kecil. Infeksi yang berat dan tidak diobati akan menyebabkan komplikasi lebih lanjut seperti infeksi kandung kemih, testis atau leher rahim tergantung pada jenis kelamin.

 

Apa Pengobatan Untuk Cystitis?

1. Obat antibiotik. Pengobatan 3 sampai 5 hari adalah pengobatan paling umum yang dilakukan oleh kebanyakan wanita yang terindikasi cystitis. Gejala biasanya membaik dalam satu atau dua hari setelah pengobatan.Dengan mengkonsumsi antibiotik akan mengurangi gejala sekitar satu hari.
2. Tidak mengambil tindakan pengobatan dapat menjadi pilihan jika penderita tidak hamil atau tidak menderita penyakit lain. Dengan sistem kekebalan tubuh yang baik akan dapat membersihkan infeksi pada bagian tubuh yang terinfeksi.  Tanpa mengkonsumsi antibiotik, cystitis (terutama kasus ringan), dapat sembuh dengan sendiri dalam beberapa hari. Namun, gejala kadang-kadang dapat berlangsung selama seminggu atau lebih jika Anda tidak mengkonsumsi antibiotik.
3. Parasetamol atau ibuprofen akan meringankan rasa sakit dan  menurunkan suhu tinggi (demam).

Pengobatan yang dapat dilakukan di rumah antara lain:
1. Mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit, seperti parasetamol (Tylenol) atau ibuprofen
2. Minum banyak air untuk membersihkan bakteri pada bagian tubuh yang terinfeksi.
3. Jangan mengkonsumsi alkohol
4. Mengkonsumsi Natrium sitrat atau kalium sitrat untuk meringankan gejala.
5. Mengkonsumsi Jus cranberi atau tablet yang mengandung proanthocyanidin untuk mengurangi risiko terkena infeksi kandung kemih.

Pencegahan Cystitis

Cystitis dapat dicegah dengan langkah-langkah berikut:
1. Menjaga kebersihan setelah berhubungan seks, khususnya perempuan. Gunakanlah sabun netral sekitar alat kelamin, bukan yang wangi.
2. Jangan menunda-nunda untuk buang air kecil
3. Menghindari pakaian ketat
4. Memakai pakaian berbahan katun
5. Menyeka tepat setelah buang air besar atau buang air kecil akan memberikan pengaruh besar.

 

Cystitis merupakan infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh  bakteri E. coli. Bakteri yang hidup di usus ini masuk ke uretra dan berimigrasi ke kandung kemih, berkembang biak dan menyebabkan infeksi pada saluran kemih. Bakteri ini terbawa oleh kotoran dan ditemukan pada kulit sekitar anus. Cystitis lebih sering diderita oleh wanita disebabkan wanita memiliki uretra yang sangat pendek, yang memudahkan bakteri untuk mencapai saluran kemih dan menginfeksi kandung kemih.

Keasaman alami dari daerah vagina mencegah bakteri untuk berkembang biak di daerah vagina. Tetapi jika sistem pertahanan alami ini melemah, bakteri dapat berkembang dan masuk ke uretra.  Sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat menjadi salah satu penyebab cystitis kronis, terutama jika infeksi berkembang dan menyebar ke ginjal. Ada beberapa faktor yang menyebabkan infeksi kandung kemih:
•   batu ginjal
•   diabetes
•   kelainan pada saluran kemih
•   operasi urologi

Cystitis akut dapat terjadi ketika kondisi makin memburuk dan infeksi menyebar. Wanita yang menderita diabetes, penyumbatan di ginjal, berisiko lebih besar untuk menderita cystitis akut. Gejala cystitis akut umumnya sama dengan cystitis normal, tetapi lebih sering dan intens.

Pencegahan Penyakit Cystitis

Ambil langkah perlindungan diri sebagai berikut:

a) Minum cukup air

b) Buang air kecil secara teratur dan jangan ditahan terlalu lama

c) Saat menggunakan handuk, seka bagian depan tubuh terlebih dahulu lalu ke bagian belakang untuk mencegah bakteri di daerah tubuh menyebar ke vagina dan uretra

d) Gunakan shower saat mandi daripada menggunakan bath tub

e) Bersihkan kulit di sekitar dubur dan vagina secara lembut

f)  Buang air kecil sesegera mungkin setelah berhubungan

g) Hindari produk kewanitaan yang dapat mengiritasi uretra dan kandung kemih

 

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan