• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Endometriosis pada dasarnya adalah tumbuhnya jaringan dinding rahim di luar rahim, penyakit ini hanya dialami oleh para wanita. Pasien yang terdiagnosa endometriosis biasanya akan mengalami kesulitan untuk memperoleh keturunan.

Lokasi tumbuh beragam, mulai dari ovarium, rongga perut, tuba falopii, kantung kemih, daerah antara vagina dan rectum dan jaringan yang menunjang uterus. Penyakit endometriosis tidak dapat diobati dengan sembarangan, konsultasi dan diagnosa dari dokter sangatlah penting. Apabila anda merasa terdapat gejala endometriosis, segera kontak dokter spesialis kandungan yang terpercaya.

Gejala Pada Endometriosis :

•   Terasa sakit pada saat hubungan intim
•   Muncul bercak merah sebelum siklus haid dimulai
•   Jumlah darah yang keluar pada saat haid melebihi kapasitas normal
•   Perut terasa nyeri pada saat menstruasi, bahkan kadang mengalami kejang-kejang pada otot perut
•   Pinggang terasa sakit apabila duduk
•   Daerah anus terasa sakit pada saat buang air besar
•   Vagina terasa menjadi lebih tebal
•   Rasa nyeri pada bagian panggul

Apakah anda mengalami gejala yang disebutkan di atas? Penyakit endometriosis merupakan penyakit serius, jadi segeralah periksakan diri anda ke dokter spesialis ginekologi di klinik atau rumah sakit yang memiliki fasilitas cukup. Karena konsultasi dokter merupakan tahap awal yang penting dalam proses pengobatan Endometriosis.

Endometriosis adalah penyakit dimana bercak jaringan endometrium tumbuh di luar rahim, dalam keadaan normal, endometrium hanya dapat ditemukan dalam lapisan rahim. Biasanya endometriosis juga terdapat hanya pada permukaan organ perut atau lapisan rongga perut. Apabila ada endometrium melekat pada indung telur (ovarium) dan ligamen penyokong rahim, ini merupakan tempat yang tidak normal.

Endometrium juga bisa melekat pada lapisan luar usus halus dan usus besar, vagina, ureter (saluran yang menghubungan ginjal dengan kandung kemih), kandung kemih, jaringan parut di dalam perut atau lapisan rongga dada. Di dalam paru-paru terkadang jaringan endometrium juga bisa tumbuh.


Penyebab Dari Endrometriosis

1.  Pengaruh Genetik

Genetika bisa jadi salah faktor yang menyebabkan penyakit endometriosis, ini bisa terjadi pada keluarga tertentu. Ovarium pada setiap bulan memproduksi hormon yang merangsang sel pada lapisan rahim untuk menebal dan membengkak (proses ovulasi). Endometriosis memberikan respon yang sama, tetapi selama menstruasi, mereka tidak mampu memisahkan diri dari jaringan.

2.  Pengaruh Sistem Kekebalan

Sistem kekebalan tubuh yang tidak normal dapat menyebabkan jaringan menstruasi di daerah selain rahim.

3.  Menstruasi Yang Bergerak Mundur

Pada saat haid, sel endometrium yang lepas bergerak mundur ke tuba falopii, lalu masuk ke dalam perut dan akhirnya tumbuh dalam perut.

Resiko Terkena Endometriosis Bisa Terjadi Pada

•   Apabila ibu kandung, kakak/adik perempuannya menderita endometriosis
•   Pada saat menstruasi mengalami orgasme
•   Menstruasi lebih dari 7 hari
•   Siklus menstruasi 27 hari atau kurang

Apabila anda masih ingin tahu lebih banyak tentang Endometriosis, silahkan gunakan fasilitas konsultasi dari kami sekarang juga.

Dari banyak gejala yang dimiliki oleh endometriosis, gejala paling umum adalah sakit pada saat haid, nyeri pada saat hubungan intim dan kesuburan yang berkurang. Hubungan intim diduga dapat mendorong aliran darah menstruasi kembali ke ovarium (saluran telur) dan ke rongga perut, akibatnya sel-sel pada dinding rahim dapat tumbuh di tempat yang tidak seharusnya. Sementara belum ada bukti yang kokoh untuk mensupport dugaan hubungan seks pada saat haid dapat menyebabkan kanker.

Endometriosis berasal dari kata endometrium, yaitu jaringan yang melapisi dinding rahim. Tumbuhnya jraingan dinding rahim di luar rahim adalah yang dimaksud dengan penyakit endometriosis. Ovarium, tuba falopii, rongga perut, kandung kemih adalah lokasi umum tumbuhnya jaringan dinding rahim.

Jaringan rahim yang tidak normal ini berfungsi seperti jaringan normal lainnya, akibatnya pada saat menstruasi, volume darah yang keluar banyak dan menimbulkan sakit yang luar biasa, hal ini bisa terjadi pada wanita berusia 30-40 tahun.

Endometriosis dapat menyebabkan peradangan, nyeri, dan kemungkinan infertilitas.

Berikut adalah gejala endometriosis:

1.  Nyeri Panggul

Dari beberapa gejala endometriosis, nyeri pada panggul patut diwaspadai. Jika nyeri terjadi secara terus menerus, pada saat melakukan hubungan intim, terutama apabila memburuk pada saat masa ovulasi. 

2.  Menstruasi Yang Berlebihan Dan Tidak Teratur

Pada menstruasi yang normal, lapisan dinding rahim akan meluruh dan darah menstruasi mengalir keluar dari tubuh. Nah pada kasus penderita endometriosis, darah menstruasi tidak dapat keluar dari tubuh. Dapat disimpulkan bahwa menstruasi yang tidak teratur termasuk salah satu gejala dari Endometriosis.

3. Nyeri Haid Luar Biasa

Pada umumnya saat wanita haid, rasa nyeri itu memang suka datang, namun rasa nyeri yang dialami penderita endometriosis itu di luar dari biasanya. Tapi ini tidak jadi patokan yang mutlak, karena ada pada kasus tertentu, penderita dengan luka endometrial serius tidak mengalami nyeri.

Penderita endometriosis cukup banyak sebenarnya, sayang masih banyak wanita yang belum mengetahui tentang keberadaan penyakit ini. Cari tahu lebih banyak tentang penyakit ini dengan dokter atau rumah sakit yang dapat dipercaya.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan