• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Gangguan Menstruasi Pada Wanita Apa Saja Sih?

Gangguan Menstruasi Pada Wanita Apa Saja Sih?
Nilai Rata-rata: 10.0 / 10 (13 orang penilai )

gangguan menstruasi pada wanita

Gangguan menstruasi banyak dialami oleh wanita. Menstruasi normal merupakan hasil interaksi yang kompleks antara hipotalamus, kelenjar pituitari, ovarium dan endometrium.

Gangguan pada setiap organ ini akan menyebabkan terjadinya haid tidak teratur. Banyak jenis gangguan menstruasi yang terjadi pada wanita dewasa yang sudah matang dalam hal seksual. Mari kita bahas jenis gangguan menstruasi yang terjadi.

Tidak adanya periode menstruasi (amenorrhea)

Amenore adalah refleksi dari beberapa kegagalan pada lingkaran integral antara hipotalamus, kelenjar pituitari, ovarium, dan uterus yang mengontrol siklus menstruasi. Namun amenore bukan penyakit yang tersendiri.

Ada dua  kategori amenorea, amenorea primer dan sekunder. Amenore primer adalah keterlambatan atau kegagalan seorang wanita muda untuk mulai menstruasi setelah mencapai usia 16.

Pubertas dan usia sangat bervariasi maka jangan khawatir jika seorang gadis belum menstruasi saat mencapai usia 16, asalkan ada tanda-tanda lain dari perubahan pubertas awal (pertumbuhan yang cepat, tumbuhnya bulu ketiak atau rambut  kemaluan, pembesaran payudara).

Amenore sekunder mengacu pada tidak terjadinya menstruasi pada wanita yang sebelumnya menstruasi tapi kemudian berhenti menstruasi selama minimal tiga siklus. Gangguan menstruasi ini sering terjadi dibandingkan dengan amenore primer. Tetapi jika terjadi gejala ekstrim atau hal lain seperti tidak bisa hamil, maka harus segera diobati.

Pengobatan amenore ditentukan oleh penyebabnya. Terapi hormon merupakan pengobatan efektif untuk amenore primer yang disebabkan oleh perubahan hormon. Untuk amenore sekunder, perubahan gaya hidup dapat membantu penyembuhan jika amenore disebabkan oleh berat badan, stres, atau aktivitas fisik. Terkadang obat-obatan dan kontrasepsi oral dapat membantu masalah.

konsultasi dengan dokter

Gangguan Menstruasi Nyeri Haid (dysmenorrhea)

Gangguan menstruasi ini disebut kram menstruasi. Kram ini menyakitkan dan menimbulkan ketidaknyamanan di perut bagian bawah yang dirasakan sebelum atau selama menstruasi. Rasa sakit ini terjadi pada daerah perut dan kelamin bagian bawah, tetapi terkadang juga dirasakan di punggung bawah, di paha dan di seluruh panggul.

Seiring dengan rasa sakit, bebrapa wanita mengalami mual, muntah, pusing bahkan pingsan. Pada kebanyakan wanita, kram cenderung akan berkurang setelah usia 30. Dismenore terdiri dismenore primer dan sekunder.

Dismenore primer dapat terjadi beberapa hari sebelum periode, pada awal perdarahan, atau selama periode. Rasa sakit bervariasi dari sakit yang ringan sampai kram yang sering. Gejala lain pada gangguan menstruasi ini adalah mudah marah, kelelahan, sakit punggung, sakit kepala, sakit kaki, mual, muntah, dan kram.

Dismenore primer disebabkan oleh sistem endokrin yang melepaskan prostaglandin dalam jumlah berlebihan yang merangsang rahim untuk berkontraksi, sehingga menyebabkan kram dan nyeri.

Dismenore sekunder lebih jarang terjadi. Merupakan nyeri haid yang umumnya terkait dengan beberapa jenis gangguan ginekologi seperti radang panggul, endometriosis, infeksi kronis rahim, polip atau tumor, atau kelemahan dari otot-otot rahim.

menstruasi

 

Pendarahan Uterus Disfungsi (Anovulasi Pendarahan)

Anovulasi pendarahan mengacu pada setiap pendarahan abnormal dari vagina yang bukan merupakan bagian dari siklus menstruasi normal. Pendarahan ini terjadi dalam lima tahun atau lebih sebelum menopause.

Tanpa adanya ovulasi dalam siklus normal menstruasi, tidak ada progesterone yang diproduksi. Progesterone mengatur waktu siklus menstruasi, tanpa progesterone menstruasi menjadi tidak teratur bahkan bisa berhenti.

Kegagalan ovulasi disebabkan karena latihan berat fisik, obesitas, penyakit kronis, produksi androgen yang berlebihan, disfungsi kelenjar tiroid, produksi prolaktin yang berlebihan, dll. Segala kegiatan yang melibatkan progesterone akan menghentikan pendarahan berat tetapi tidak dapat mengendalikan ovulasi.

Gangguan Menstruasi Berupa Keluarnya Darah yang Berlebihan Selama Siklus Menstruasi (menorrhagia)

Gangguan menstruasi ini ditandai dengan hilangnya darah pada siklus  menstruasi selama beberapa siklus berturut-turut tanpa pendarahan intermenstruasi. Menorrhagia disebabkan karena ketidakseimbangan tiroid atau hormon adrenal, tetapi juga mungkin hasil dari penyakit organ panggul.

Penyebab gangguan menstruasi menorrhagia meliputi anovulasi; ketidakseimbangan hormon wanita (estrogen dan progesteron); fibroid; infeksi panggul; gangguan endometrium; alat kontrasepsi (IUD); dan hipotiroidisme. Untuk pengobatan, beberapa jenis penyakit panggul lokal mungkin memerlukan pengangkatan rahim (histerektomi) atau pengobatan dengan kemoterapi atau radiasi, namun polip dan fibroid beberapa dapat dihapus tanpa kehilangan rahim.

Gangguan Menstruasi Penyebab Pendarahan Tidak Teratur (metrorrhagia)

Gangguan menstruasi ini menyebabkan terjadinya pendarahan dari vagina dalam siklus menstruasi yang teratur. Pendarahan ini berasal dari beberapa kelainan serviks seperti polip serviks atau erosi serviks.

Demikian artikel ini membahas tentang gangguan menstruasi pada wanita. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan Anda tentang penyakit haid tidak teratur.

Jika Anda membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan gangguan menstruasi pada wanita, gejala haid tidak teratur pada wanita Anda dapat mengunjungi Klinik Utama Gracia, dan dapatkan penanganan khusus dari tim medis berpengalaman dengan fasilitas lengkap dan teknologi modern.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan