• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Gejala Penyakit Menular Seksual Pada Manusia

Gejala Penyakit Menular Seksual Pada Manusia
Nilai Rata-rata: 10.0 / 10 (2 orang penilai )

gejala penyakit menular seksual

Apakah Anda pernah mengalami gejala seperti ini: terasa sakit ketika buang air kecil, keluar cairan berwarna putih, kuning, hijau, atau abu-abu saat buang air kecil, serta terjadi perdarahan pada Ms V? Jika ya maka Anda harus mewaspadai hal tersebut karena bisa saja menjadi gejala penyakit menular seksual.

Penyakit menular seksual (PMS) atau yang disebut penyakit kelamin adalah penyakit yang ditularkan dari satu orang ke orang yang telah terinfeksi dengan cara kontak seksual, seperti seks vaginal, anal, maupun oral. Bahkan beberapa PMS dapat menyebar melalui penggunaan jarum narkoba, dari ibu ke bayi saat menyusui atau melahirkan, dan melalui transfusi darah.

Diketahui saat ini sudah terdapat banyak jenis PMS diantaranya: Chlamydia, Cancroid, Kutu kemaluan, Herpes genital, Kutil kelamin, Hepatitis B, HIV / AIDS, Human Papillomavirus (HPV), Trichomoniasis, Radang panggul (PID), Sipilis, Gonore, Trikomoniasis dan Infeksi ragi.

Apa Sajakah Gejala Penyakit Menular Seksual?

Diketahui penyakit menular seksual dari satu penyakit ke penyakit lainnya tentu memiliki gejala yang berbeda-beda, berikut di bawah ini adalah beberapa gejala penyakit menular seksual yang perlu Anda waspadai, diantaranya adalah:

Chlamydia

Chlamydia disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis (C. trachomatis) dan merupakan bakteri yang menginfeksi manusia secara khusus yang diakibatkan oleh hubungan seksual dengan pasangan yang sudah terinfeksi.

Biasanya pada wanita yang mengalami Chlamydia biasanya tidak memiliki tanda-tanda atau gejala. Jika ada, mereka biasanya tidak spesifik dan mungkin termasuk:

  • Cystitis.
  • Perubahan keputihan.
  • Nyeri perut bagian bawah.
  • Nyeri panggul.
  • Hubungan seksual yang menyakitkan.
  • Perdarahan antara periode menstruasi.

Cancroid

Cancroid disebabkan oleh bakteri Haemophilus ducreyi yang ditandai dengan gejala luka yang menyakitkan pada alat kelamin dan penyakit ini menyebar hanya melalui kontak seksual namun penyakit yang sangat menular ini dapat disembuhkan.

konsultasi dengan dokter

Herpes Genital

Herpes simplex adalah infeksi yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV), virus ini menyerang alat kelamin dan menular melalui hubungan intim, baik itu secara vagina, anal, maupun oral. Penyakit ini disebut juga dengan herpes genitalis.

Gejala penyakit menular seksual herpes genital yaitu: mengalami kesemutan, gatal, atau terbakar pada kulit di daerah di mana lepuh akan muncul, lecet pada Ms P, testis, dan sekitar anus, paha, lecet pada bibir, gusi, dan bagian lain dari tubuh, kehilangan selera makan, demam, kurang enak badan

Hepatitis B

Hepatitis B merupakan salah satu jenis PMS yang diketahui disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV). Namun ternyata tidak seperti PMS pada umumnya yang menimbulkan gejala yang lebih terfokus di sekitar alat kelamin akan tetapi HBV dapat menyebabkan peradangan berbahaya pada hati.

Gejala hepatitis B adalah: kehilangan selera makan, merasa lesu, demam ringan, otot dan nyeri pada sendi, sering mual dan muntah, rona kuning pada kulit dan urin akan berwarna gelap.

trikomoniasis

Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah PMS umum yang dapat mempengaruhi baik pada pria dan wanita. Namun, wanita lebih mungkin mengalami gejala. Trikomoniasis disebabkan oleh parasit protozoa bersel tunggal yang bernama Trichomonas vaginalis (TV).

Pada wanita daerah yang paling umum terinfeksi adalah Ms V sedangkan pada pria itu adalah di bagian uretra (saluran urin). Seorang wanita dengan Trikomoniasis lebih mungkin terinfeksi HIV jika dia terinfeksi virus.

Gejala Trikomoniasis adalah: timbul bau pada Ms V, keputihan, Rasa sakit atau ketidaknyamanan selama hubungan seksual, dan timbul rasa nyeri saat buang air kecil.

Radang Panggul (PID)

Radang panggul (PID) adalah istilah yang luas untuk peradangan dari tabung rahim, ovarium, atau tuba. Penyakit ini akhirnya dapat menyebabkan pembentukan bekas luka parut berserat yang membentuk antara jaringan dan organ.

Dalam kebanyakan kasus, PID disebabkan oleh infeksi vagina atau leher rahim, yang kemudian menyebar. PID dapat disebabkan oleh bakteri, jamur, atau parasit - di sebagian besar kasus penyebabnya adalah bakteri dan Klamidia dan gonore adalah penyebab umum dari PID.

Banyak perempuan dengan PID tidak memiliki gejala, namun pada beberapa wanita bisa mengalami gejala sebagai berikut: nyeri perut bagian bawah ini mungkin kadang-kadang parah, Demam, Kelelahan, Menstruasi yang tidak teratur, nyeri punggung bawah, Nyeri selama hubungan seksual, nyeri dubur, Perubahan keputihan, Mual dan muntah.

Itulah tadi berbagai macam gejala penyakit menular seksual yang harus Anda waspadai dan jika Anda mengalami beberapa gejala seperti diatas maka ada baiknya Anda segera konsultasikan kepada Kami di Klinik Utama Gracia.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan