• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Gejala, Penyebab dan Tahapan Endometriosis

Gejala, Penyebab Dan Tahapan Endometriosis
Nilai Rata-rata: 9.4 / 10 (10 orang penilai )

Endometriosis Pada Wanita

Endometriosis adalah suatu kondisi medis yang yang terjadi pada wanita rentang usia 25-40 tahun dan bahkan terjadi pada remaja. Kondisi ini terkait dengan lapisan endometrium yang tumbuh di dalam rahim, dimana lapisan endometrium ini mengental, rusak dan terjadi perdarahan selama siklus menstruasi bulanan.

Pada kasus endometriosis pada wanita, proses yang terjadi sama, perbedaannya hanyalah lokasi lapisan endometrium. Jaringan endometrium normalnya ditemukan pada lapisan rahim, sedangkan pada wanita dan remaja yang menderita endometriosis, lapisan endometrium berada di luar rahim.

Penyebab Endometriosis

Beberapa penyebab umum endometriosis adalah sebagai:

  • Endometriosis dapat disebabkan ketika beberapa bagian dari lapisan abdominal berubah menjadi jaringan endometrium. Sel endometrium terbentuk di luar rahim ketika berada di dalam janin. Selain itu sel-sel di panggul juga bisa berubah menjadi sel-sel endometrium.
  • Endometriosis disebabkan karena faktor genetik, dan dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
  • Sel endometrium dibawa ke bagian lain dari tubuh melalui cairan getah bening atau darah. Sel-sel tersebut juga dapat diangkat pada saat operasi, salah satunya pada operasi sesar. Setelah operasi, ada kemungkinan sel-sel endometrium muncul akibat pembedahan saat proses operasi.
  • Gangguan sistem kekebalan, sehingga tubuh tidak dapat mengenali jaringan endometrium dan mengganggu sistem kekebalan tubuh.
  • Penyebab endometriosis yang paling sering adalah menstruasi retrograde, suatu kondisi ketika darah menstruasi yang mengandung sel-sel endometrium mengalir kembali ke dalam rongga panggul. Sel-sel endometrium kemudian menempel pada organ panggul atau dinding, yang menyebabkan sel endometrium ini berdarah setiap siklus menstruasi.

Gejala Endometriosis

Beberapa gejala endometriosis antara lain:

  • Kram selama periode  menstruasi
  • Nyeri di daerah panggul
  • Sakit di punggung bawah selama beberapa hari sebelum periode.
  • Nyeri saat berhubungan seks.
  • Nyeri di daerah dubur.
  • Nyeri pada bagian usus
  • Infertilitas
  • Terdapat darah pada tinja atau urin
  • Pendarahan di wilayah vagina sebelum masa periode dan gejala lebih parah sebelum atau selama periode.

konsultasi dengan dokter

Tahapan Endometriosis

Tahap endometriosis diklasifikasikan berdasarkan tingkat keparahan gejala serta penyebaran penyakit. Gejala bervariasi pada setiap orang. Terkadang gejala yang terjadi parah tetapi kondisi masih stabil. Pada saat yang sama, gejala hampir tidak terlihat padahal kondisi bisa saja dalam stadium lanjut.

Gejala tidak selalu berkorelasi langsung dengan tingkat keparahan kondisi. Pada kondisi progresif, tahap endometriosis menjadi lebih parah seiring berjalannya waktu. Gejala ini dapat menyebar ke organ reproduksi lain dan organ di daerah yang sama seperti ginjal, kandung kemih, perut dan punggung bawah.

Endometriosis terdiri dari 4 tahapan yang digolongkan berdasarkan berapa banyak endometriosis dan adhesi yang terjadi. Berikut tahapan endometriosis:

  • Tahap I disebut tahap minimal. Pada tahap ini, adanya pertumbuhan jaringan endometrium ditemukan di luar rahim tetapi masih dalam jumlah sedikit dan terisolasi.
  • Tahap II disebut tahap ringan. Pada tahapan ini endometriosis didiagnosis berdasarkan pada penemuan adhesi kecil, jaringan parut serta sejumlah implan kecil.
  • Tahap III disebut tahap moderat . Pada tahap ini ditemukan implan yang dangkal untuk mengklasifikasikan tahapan ini. Terdapat juga jaringan yang lengket dan menonjol. Gejala endometriosis mulai terlihat ketika berada di tahap III.
  • Tahap IV merupakan tahap paling parah dari tahapan endometriosis. Pada tahap ini endometriosis memiliki adhesi yang besar. Gejala yang terjadi adalah infertilitas, tetapi tidak terjadi pada setiap orang.

Diagnosis untuk mengetahui tahapan endometriosis dilakukan dengan melakukan pemeriksaan panggul. Pada pemeriksaan ini dokter akan mencari lokasi penebalan organ panggul, nyeri dan pertumbuhan nodul pada ovarium dan uterus. Gejala endometriosis yang alami juga bisa didiagnosis dengan melakukan tes komprehensif lainnya seperti laparoskopi.

Jika Anda belum pernah melahirkan, atau jika salah satu anggota keluarga Anda memiliki endometriosis, resiko Anda akan menderita endometriosis lebih besar. Dan jika Anda memiliki riwayat infeksi panggul, resiko ini akan semakin besar.

Jadi bila Anda telah menyadari gejala-gejala tersebut, segeralah lakukan tindak pengobatan jika tidak akan menyebabkan resiko infertilitas.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan