• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Gejala, Penyebab & Pengobatan Penyakit Endometriosis

Gejala, Penyebab & Pengobatan Penyakit Endometriosis
Nilai Rata-rata: 8.5 / 10 (4 orang penilai )

gejala endometriosis

Endometriosis berasal dari kata "endometrium", yang merupakan jaringan yang melapisi bagian dalam rahim. Endometriosis terjadi ketika jaringan yang terlihat dan bertindak seperti jaringan endometrium ditemukan di luar rahim, biasanya terletak di dalam rongga panggul.

Jaringan endometrium yang ditemukan di luar rahim merespon siklus menstruasi, sama seperti endometrium yang merespon di dalam rahim. Jaringan endometrium ditumpahkan setiap bulan selama menstruasi. Jaringan ini dapat ditemukan di beberapa bagian organ dalam tubuh, termasuk:

  • Ovarium dan tuba falopi.
  • Diluar rahim.
  • Lapisan bagian dalam perut.
  • Usus atau kandung kemih.
  • Lapisan membran rongga panggul.

Kasus endometriosis adalah klasifikai ke dalam empat tahap yaitu tahap minimal, ringan, sedang dan berat. Tahap-tahap ini di nilai berdasarkan lokasi yang tepat, dan kedalaman dari implan endometriosis, serta berdasarkan tingkat keparahan jaringan perut dan tingkat ukuran implan endometrium di ovarium.

Sebagian besar kasus endometriosis dikasifikasikan ke tahap minimal atau ringan, yang berarti ada implant yang dangkal dan jaringan parut yang ringan. Sedangkan kasus yang sedang dan berat biasanya mengakibatkan kista dan jaringan parut yang lebih berat. Endometriosis stadium empat (berat) Dapat berpengaruh terhadap infertilitas.

Gejala Endometriosis Adalah

Jika penyakit ini dikategorikan berat maka akan menimbulkan gejala endometriosis jangka panjang. Gejala dapat bervariasi secara signifikan, terkadang pada beberapa wanita, tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Gejala endometriosis yang paling umum termasuk:

  • Periode haid yang menyakitkan.
  • Nyeri pada bagian bawah perut, pelvis atau punggung bawah.
  • Nyeri selama dan sesudah berhubungan seksual.
  • Pendarahan diantara periode haid.
  • Kesulitan hamil.

penyakit endometriosis

Kebanyakan wanita dengan endometriosis akan merasakan rasa sakit di daerah antara pinggul dan kaki. Rasa sakitnya akan terasa sepanjang waktu. Intensitas nyeri dapat berpariasi dari bulan ke bulan, dan bervariasi antara individu-individu yang terkena.

Beberapa wanita mengalami progresif yang memburuk, tetapi pada beberapa wanita tidak merasakan nyeri yang sangat menyakitkan, bahkan dapat disembuhkan tanpa pengobatan.

Gejala endometriosis lainnya:

  • Akan merasakan kelelahan terus-menerus.
  • Rasa tidak nyaman ketika buang air.
  • Pendarahan pada bagian rektum.
  • Terdapat darah di dalam feses.
  • Terdapat darah di dalam urin.
  • Batuk darah (jika jaringan endometrium berada di dalam paru-paru).

Jaringan abnormal endometrium dapat mempengaruhi kesuburan wanita, alasannya tidak banyak diketahui, salah satunya adalah jaringan yang memicu terbentuknya jaringan parut di dalam pelvis, jika ovarium dan saluran telur terlibat, maka akan mengganggu proses transfer telur yang dibuahi ke dalam tabung. Atau jaringan abnormal endometrium dapat menghasilkan zat inflamasi yang mempengaruhi ovulasi, pembuahan dan implantasi.

Seberapa parahnya gejala endometriosis itu tergantung dengan dimana jaringan abnormal endometrium itu muncul. Jumlah jaringan abnorma tidak mempengaruhi  parahnya gejala, bahkan jumlah jaringan abnormal yang sedikit dapat menimbulkan rasa yang sangat sakit.

konsultasi dengan dokter

Penyebab Endometriosis Adalah

Yang menyebabkan endometriosis tidak sepenuhnya diketahui, tetapi ada beberapa teori yang mendukung penyebab tumbuhnya jaringan abnormal endometrium.

Menstruasi retrograde

Kondisi ini adalah ketika lapisan rahim mengalir ke belakang melalui saluran tuba dan perut yang seharusnya dalam periode tertentu keluar dari tubuh, jaringan ini kemudian tumbuh dengan sendirinya pada organ panggul. Menstruasi retrograde terjadi pada sebagian besar wanita, tetapi banyak wanita yang mampu melewati masa ini dan membersihkan jaringan abnormal tersebut dengan cara alami.

Genetika

Kondisi jaringan abnormal endometrium ini terkadang diyakini sebagai penyakit turun temurun, yang diturunkan melalui gen anggota keluarga. Seperti gen dari saudara dan ibu yang pernah mengalami endometrium yang abnormal.

Gen dapat menyebar melalui aliran darah atau sistem limfatik, meskipun tidak diketahui bagaimana, sel-sel endometrium dipercaya dapat masuk ke sistem aliran darah atau limfatik (jaringan sistem kekebalan tubuh, pembulu darah, dan kelenjar). Diyakini sistem kekebalan tubuh beberapa wanita tidak dapat melawan endometriosis secara efektif. Kebanyakan wanita yang terkena endometriosis memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Penyebab lingkungan

Tumbuhnya jaringan abnormal endometrium dapat disebabkan oleh toksin tertentu seperti dioxin, yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan sistem reproduksi. Namun untuk sementara ini penelitian menunjukkan adanya hubungan antara endometriosis dan tingkat tinggginya paparan dioksin pada hewan, saat ini tidak diketahui apakah terjadi pada manusia.

Metaplasia

Metaplasia adalah proses satu jenis sel yang berubah menjadi sel lain dengan cara beradaptasi dengan lingkungannya. Beberapa sel dewasa dapat mempertahankan kemampuan untuk mengubah diri, dan menumpahkan darah menstruasi ke dalam panggul selama periode menstruasi yang dapat merangsang tumbuhnya jaringan abnormal endometrium.

endometriosis adalah

Pengobatan Endometriosis

Tidak ada jenis pengobatan khusus untuk penyakit ini, jika ada, pengobatan hanya bertujuan mengurangi gejalanya saja, sehingga kondisi tidak mengganggu aktivitas sehari-hari anda. pengobatan akan diberikan bertujuan untuk:

  • Meredakan nyeri.
  • Memperlambat pertumbuhan jaringan abnormal endometrium.
  • Meningkatkan kesuburan.
  • Mencegah penyakit itu kembali.

Dokter akan mendiskusikan pilihan pengobatan dengan anda, termasuk yang akan menjadi bahan pertimbangan yaitu:

  • Umur.
  • Gejala utama, seperti kesulitan hamil.
  • Operasi atau pembedahan.
  • Riwayat medis.

Untuk jenis obatnya meliputi:

  • Non-steroid anti-inflamasi (NSAID), seperti ibuprofen dan naproxen, biasanya obat penghilang rasa sakit yang lebih digunakan dokter untuk mengobati rasa sakit yang terkait jaringan abnormal ini.
  • Parasetamol, obat ini berguna untuk meredakan nyeri ringan, tetapi tidak se-efektif NSAID, tetapi jika digunakan, maka anda akan merasakan efek samping seperti, mual, muntah dan diare.
  • Kodein, obat ini obat penghilang rasa sakit yang sangat kuat, terkadang dikombinasikan bersama parasetamol, efek sampingnya adalah sembelit, yang dapat memperburuk gejala.

Pengobatan berbasis hormon

Tujuan pengobatan ini adalah untuk membatasi atau menghentikan produksi estrogen dalam tubuh, karena esterogen dapat menumbuhkan jaringan abnormal endometrium, dengan menghentikan produksi estrogen dapat mengurangi atau meringankan gejala penyakit.

Perawatan medis berbasis hormon

  • Pil kontrasepsi atau patch kontrasepsi. (dianjurkan)
  • Sistem intrauterine levonorgestrel (LNG-IUS). (dianjurkan)
  • Gonadotropin-releasing hormone (GnRH) analog.
  • Progestogen.

Obat-obatan diatas dapat menyebabkan efek samping, terutama obat jenis GnRH dan progestogen, kedua jenis obat itu menimbulkan efek samping yang tidak menyenangkan. maka dari itu, sebelum mengambil keputusan pengobatan, sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter yang merawat anda.

Untuk Informasi lebih lanjut mengenai endometriosis anda dapat datang langsung ke Klinik Utama Gracia, Klinik kami terdapat dokter yang berpengalaman serta didukung oleh peralatan medis yang modern dan canggih, atau anda dapat konsultasi online dengan layanan Konsultasi Medis Online kami.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan