• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Hati-Hati, Mastitis Menyerang Ibu Menyusui

Hati-Hati, Mastitis Dapat Menyerang Ibu Menyusui
Nilai Rata-rata: 9.3 / 10 (7 orang penilai )

mastitis

Mastitis adalah peradangan jaringan di salah satu atau kedua kelenjar susu dalam payudara. Mastitis biasanya mempengaruhi wanita yang sedang menyusui. Oleh karena itu, sering disebut sebagai laktasi mastitis. Gejala umumnya adalah pasien merasakan sakit dan nyeri di bagian payudara. Penyakit ini terjadi sebagai akibat dari infeksi atau saluran ASI yang telah tersumbat.

Menurut penelitian, mastitis mempengaruhi sekitar 10% dari semua ibu menyusui. Namun, beberapa studi lain menunjukkan hanya 3% dan yang lain mengatakan 33% dari wanita yang terpengaruh. Mastitis cenderung muncul selama tiga bulan pertama setelah melahirkan tetapi dapat terjadi sampai pada dua tahun kemudian. Mastitis  juga dapat mempengaruhi wanita yang tidak menyusui namun kasus ini jarang terjadi.

Jenis Mastitis

Ada dua jenis mastitis yaitu mastitis non infeksi dan mastitis menular.

Mastitis non infeksi

Mastitis non infeksi biasanya disebabkan oleh ASI yang  tinggal di dalam jaringan payudara, karena saluran ASI yang tersumbat atau masalah pada saat menyusui. Jika penyakit ini tidak diobati, ASI yang tersisa di jaringan payudara dapat menyebabkan infeksi dan akan menular ke jaringan lainnya.

Mastitis menular

Mastitis menular disebabkan oleh infeksi bakteri. Penderita mastitis menular sangat dianjurkan untuk menerima perawatan segera untuk mencegah komplikasi, seperti abses pada payudara.

Gejala Mastitis

Dalam sebagian besar kasus penyakit ini, hanya satu payudara yang dipengaruhi. Tanda-tanda atau gejala berikut, yang dapat berkembang dengan cepat pada penyakit ini:

  1. Area payudara menjadi merah.
  2. Daerah yang terkena payudara sakit bila disentuh.
  3. Daerah yang terkena terasa panas bila disentuh.
  4. Ada sensasi terbakar di payudara yang mungkin dirasakan sepanjang waktu, atau hanya ketika menyusui.

Gejala lain yang mungkin juga hadir:

  1. Kecemasan, merasa stres
  2. Panas dingin
  3. Suhu tubuh tinggi
  4. Kelelahan
  5. Kesakitan dan nyeri
  6. Perasaan umum malaise
  7. Gemetaran

konsultasi dengan dokter

Penyebab Mastitis

Penyebab mastitis non infeksi dan mastitis menular di bawah ini:

Penyebab mastitis non-infeksi

Dokter mengatakan mastitis non-infeksi biasanya disebabkan oleh ASI yang tersumbat (susu yang dihasilkan, tetapi kemudian tetap di payudara). ASI tersumbat mungkin memiliki penyebab berikut:

  1. Bayi tidak menyusui dengan benar selama masa menyusui.
  2. Bayi memiliki kesulitan menyusui pada payudara.
  3. Bayi jarang disusui
  4. Saluran ASI dapat tersumbat karena tekanan pada payudara yang salah satunya disebabkan oleh pakaian ketat.

Penyebab mastitis menular

Bakteri umumnya tidak berkembang dalam ASI yang segar. Namun, jika saluran susu yang tersumbat dan ASI tidak keluar kemungkinan infeksi tumbuh. Para ahli percaya bahwa bakteri yang ada pada permukaan kulit payudara masuk ke  payudara melalui retakan kecil di kulit. Bakteri dalam mulut bayi mungkin masuk ke payudara ibu selama menyusui. Namun, tidak ada yang benar-benar yakin bagaimana bakteri masuk ke dalam payudara.

Mastitis Dapat Menginfeksi Wanita yang Tidak Menyusui

Wanita yang tidak menyusui (tidak memproduksi ASI) juga dapat terkena mastitis. Wanita yang tidak menyusui bisa saja menderita mastitis jika aktif merokok. Para ahli percaya bahwa merokok dapat merusak saluran ASI, membuat mereka lebih rentan terhadap infeksi.

pengobatan mastitis

Pengobatan Mastitis

Jika Anda memiliki infeksi penyakit ini dan didiagnosis lebih awal, maka akan lebih mudah dan cepat untuk diobati. Setelah diberikan antibiotik dalam waktu 48 jam Anda akan merasa lebih baik, dan perlahan Anda akan sembuh total. Oleh sebab itu, pastikan untuk mengambil semua antibiotik yang diresepkan oleh dokter untuk menjaga infeksi berulang setelah beberapa hari atau minggu kemudian.

Jika kondisi tidak membaik dan Anda masih mengalami demam setelah satu atau dua hari, hubungi dokter Anda secepatnya. Karena mengabaikan mastitis dapat menyebabkan komplikasi penyakit lain. Infeksi yang tidak diobati dapat menyebabkan abses payudara, yang membutuhkan antibiotik dan pembedahan (biasanya di bawah anestesi umum) untuk menguras abses.

Demikian artikel ini membahas tentang mastitis. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan anda tentang penyakit ini.

Apakah anda mencari untuk pemeriksaan dan pengobatan mastitis? Klinik Utama Gracia merupakan jawabannya! Klinik kami menyediakan pemeriksaan dan pengobatan mastitis dengan tim medis yang professional dan peralatan teknologi modern terkini.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan