web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Herpes Kelamin Adalah Disebabkan Oleh Virus HSV-2, Ini Gejalanya

Herpes Kelamin Adalah Disebabkan Oleh Virus HSV-2, Ini Gejalanya
Nilai Rata-rata: 9.0 / 10 (5 orang penilai )

Herpes Kelamin Adalah

Tahukah Anda bahwa herpes kelamin adalah salah satu jenis penyakit kelamin ataupun penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh virus HSV-2? Dan dimana dalam sebagian besar kasus herpes kelamin ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui aktifitas seksual yang dilakukan dengan banyak pasangan.

Herpes kelamin adalah infeksi menular seksual umum yang disebabkan oleh virus yang bernama herpes simplex virus (HSV) dan seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa aktifitas seksual adalah cara utama penyebaran virus tersebut.

Baca Juga: Gejala Lengkap Herpes Kelamin

Dan di saat infeksi awal menginfeksi seseorang virus dapat terbengkalai di tubuh pasien sehingga virus tersebut dapat diaktifkan kembali beberapa kali dalam setahun.

Herpes kelamin adalah herpes genital dimana umumnya gejala awalnya adalah timbul rasa sakit, gatal dan luka di daerah kelamin akan tetapi dalam beberapa kasus seseorang bisa tidak memiliki tanda-tanda atau gejala herpes kelamin sehingga jika seseorang terinfeksi, maka bisa menular bahkan jika seseorang tersebut tidak memiliki luka yang terlihat.

Herpes Kelamin Adalah Disebabkan Oleh Virus HSV-2

Tahukah Anda bahwa virus herpes simpleks virus (HSV) atau yang lebih dikenal sebagai penyebab herpes dikategorikan menjadi dua jenis: herpes tipe 1 (HSV-1, atau herpes oral) dan herpes tipe 2 (HSV-2, atau herpes kelamin). Paling umum, herpes tipe 1 menyebabkan luka di sekitar mulut dan bibir (kadang-kadang disebut lepuh demam atau luka dingin).

Perlu Anda ketahui bahwa HSV-1 dapat menyebabkan herpes kelamin adalah akan tetapi dalam kebanyakan kasus herpes kelamin disebabkan oleh HSV-2 atau herpes tipe 2, menurut situs Webmd.

Seseorang yang terinfeksi HSV-2 mungkin akan memiliki luka di sekitar kelamin atau dubur dan luka dapat terjadi di lokasi lain, namun umumnya luka ini biasanya ditemukan di area kelamin.

Sedangkan HSV-1 adalah jenis virus yang biasanya menyebabkan luka dingin atau luka demam melepuh yang biasanya muncul di sekitar area mulut ataupun disebut sebagai herpes oral dan virus ini juga dapat menyebar ke area kelamin.

Perlu Anda ketahui karena virus HSV bisa mati dengan cepat di luar tubuh, maka hampir tidak mungkin bagi seseorang untuk mendapatkan infeksi melalui kontak dengan toilet, handuk atau benda lain yang digunakan oleh orang yang sudah terinfeksi.

konsultasi dengan dokter

 

 

2 Faktor yang Bisa Menyebabkan Virus Herpes Kelamin Kambuh Kembali

Menurut situs Herpes kekambuhan herpes kelamin bisa terjadi ketika HSV aktif kembali di ganglion saraf di dasar sumsum tulang belakang pasien.

Sehingga partikel virus herpes berjalan sepanjang saraf ke tempat infeksi herpes asli di kulit atau selaput lendir (misalnya kulit di sekitar area kelamin). Kadang-kadang, virus herpes menjalar ke saraf yang berbeda menyebabkan gejala berulang di bagian lain seperti pada bokong atau paha.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kelamin Pria dan Wanita

Meskipun tidak diketahui persis mengapa virus herpes bisa kembali aktif (kambuh lagi) pada berbagai waktu, namun terdapat 2 faktor penyebabnya yaitu faktor fisik dan psikologis, berikut di bawah ini penjelasannya:

1. Faktor Fisik
Faktor pertama yang bisa menyebabkan virus herpes kambuh lagi adalah disebabkan faktor fisik yang disebabkan oleh minum terlalu banyak alkohol, paparan area yang terinfeksi tersebut terhadap sinar matahari yang kuat, kondisi yang melemahkan sistem kekebalan tubuh.

Penyebab kurang umum, yaitu mengalami gesekan atau kerusakan pada kulit, seperti dapat disebabkan oleh kurangnya lubrikasi pada saat berhubungan seksual sehingga dapat menyebabkan kekambuhan.

Namun, pada intinya segala hal apa pun yang dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh atau menyebabkan trauma atau menyebabkan kerusakan dapat memicu kekambuhan.

2. Faktor Psikologis
Faktor yang bisa menyebabkan virus herpes kambuh lagi adalah disebabkan faktor psikologis, karena penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengalami stres berkepanjangan dapat memicu kekambuhan lebih sering.

Gejala-Gejala Herpes Kelamin Adalah Sebagai Berikut:

Herpes Kelamin Adalah

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa kebanyakan orang yang terinfeksi HSV tidak tahu mereka memilikinya, karena mereka tidak memiliki tanda atau gejala atau karena tanda dan gejala mereka begitu ringan.

Baca Juga: Ciri-Ciri Herpes Kelamin

Namun, gejala herpes kelamin adalah dapat dimulai sekitar dua hingga 12 hari setelah seseorang terinfeksi virus HSV dan berikut di bawah ini adalah beberapa gejala herpes kelamin yang perlu Anda waspadai, diantaranya:

- Rasa sakit atau gatal dan nyeri di daerah kelamin sampai infeksi hilang.

- Terdapat benjolan merah kecil atau lecet putih kecil. Ini mungkin muncul beberapa hari hingga beberapa minggu setelah infeksi.

- Terdapat ulkus dan ulkus biasanya dapat terbentuk ketika luka lepuh pecah dan di dalamnya terdapat cairan atau berdarah dan ulkus juga bisa membuat seseorang mengalami sakit saat buang air kecil.

- Mengalami kulit yang akan mengeras dan membentuk scab sebagai bisul yang bisa sembuh.

- Selama wabah awal, seseorang mungkin memiliki tanda-tanda dan gejala mirip seperti flu yang dibarengi dengan sakit kepala, nyeri otot, dan mengalami demam.

Lalu, Dimanakah Luka Herpes Akan Muncul?

Luka herpes bisa muncul ketika infeksi memasuki tubuh Anda dan Anda dapat menyebarkan infeksi dengan menyentuh luka dan berikut di bawah ini adalah letak luka herpes yang akan muncul, diantaranya:

- Pantat dan paha.

- Dubur.

- Mulut.

- Pada uretra (tabung yang memungkinkan urin mengalir dari kandung kemih ke luar).

- Daerah vagina.

- Alat kelamin eksternal

- Pada serviks.

- Pada Penis.

- Pada Skrotum.

Bagaimanakah Herpes Kelamin Didiagnosis?

Karena pengalaman orang-orang terinfeksi herpes kelamin adalah sangat bervariasi dan karena pengobatan setiap infeksi menular seksual berbeda dan spesifik, maka diagnosis herpes kelamin yang akurat sangat penting untuk dilakukan.

Diagnosis yang akurat dari herpes kelamin termasuk dengan menanyakan sejarah seksual pasien, melakukan pemeriksaan fisik dan mengambil sampel untuk kultur virus.

Baca Juga: Bahaya Herpes Kelamin Jika Tidak Disembuhkan

Diagnosis herpes kelamin akan lebih mudah dilakukan dengan mengambil sampel ulkus awal atau luka lecet yang mengandung cairan yang sangat diperlukan untuk diperiksa di laboratorium.

Karena dengan melakukan pemeriksaan sampel di laboratorium bertujuan untuk mengkonfirmasi herpes kelamin sehingga tes tersebut sangat penting untuk membuktikan keberadaan HSV-1 atau HSV-2.

Prosedur lainnya dokter mengambil sampel dari area yang terinfeksi kemudian sampel cairan dari blister atau dari bisul diambil dan dikirim untuk analisis, sehingga tes ini dapat mengidentifikasi apakah infeksi virus disebabkan oleh HSV-1 atau HSV-2.

Karena mungkin seseorang dengan herpes kelamin adalah mengalami infeksi menular seksual lainnya pada saat yang sama, maka pemeriksaan kelamin secara lengkap untuk penyakit menular seksual (PMS) harus dilakukan di Klinik Utama Gracia.

Itulah tadi berbagai macam penjelasan mengenai herpes kelamin adalah salah satu jenis penyakit menular seksual (PMS) dan jika misalkan Anda merupakan seseorang yang aktif secara seksual dan merasa memiliki salah satu gejala seperti di atas maka sudah saatnya Anda dan pasangan melakukan pemeriksaan dan perawatan di Klinik Utama Gracia.

Karena sangat dikhawatirkan pengobatan yang terlambat dapat memperburuk keadaan Anda dan pasangan dan Anda juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi online gratis dengan mengklik tombol chat online bawah ini.

Nah, untuk mendapatkan pengobatan dengan tepat dan aman maka sebaiknya Anda segera menghubungi tim medis Kami di Klinik Utama Gracia atau Anda juga bisa memanfaatkan tombol konsultasi yang tersedia dibawah ini.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan