• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Inilah Alasan Kenapa Buang Air Kecil Sakit

Inilah Alasan Kenapa Buang Air Kecil Sakit
Nilai Rata-rata: 8.8 / 10 (5 orang penilai )

sakit saat pipis

Tahukah Anda bahwa ternyata bahwa buang air kecil sakit atau dalam istilah medisnya disuria adalah sebuah kondisi dimana seseorang akan mengalami gejala rasa sakit, serta mengalami ketidaknyamanan dibarengi dengan rasa terbakar saat buang air kecil? dan ternyata kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita daripada pria.

Diketahui rasa sakit ini bisa berasal dari kandung kemih, uretra, atau perineum. Uretra adalah tabung yang membawa urin di luar tubuh sedangkan pada pria area antara skrotum dan anus dikenal sebagai perineum dan pada wanita perineum adalah daerah antara anus dan pembukaan Miss V.

Namun, jangan khawatir karena buang air kecil yang menyakitkan merupakan hal yang sangat umum terjadi, akan tetapi jika buang air kecil dibarengi dengan rasa sakit, terbakar, atau menyengat saat buang air kecil maka hal tersebut dapat mengindikasikan bahwa ada sejumlah kondisi medis yang menyebabkan hal tersebut.

Lalu, Apakah yang Menyebabkan Buang Air Kecil Sakit?

Perlu Anda ketahui bahwa buang air kecil adalah pertanda umum infeksi saluran kemih (ISK) dan hal ini bisa menjadi akibat dari adanya infeksi bakteri dan bisa juga karena adanya peradangan pada saluran kemih.

Karena uretra, kandung kemih, ureter, dan ginjal bertugas untuk membentuk saluran kemih. Saluran ureter adalah tabung yang membawa air kencing dari ginjal ke kandung kemih, sehingga jika terjadi peradangan di salah satu organ ini bisa menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil.

Bahkan, menurut Mayo Clinic, wanita lebih cenderung mengembangkan infeksi saluran kemih dibanding pria dan hal ini karena uretra lebih pendek pada wanita dibandingkan pada pria.

Jika uretra lebih pendek maka bakteri dapat memiliki jarak yang lebih pendek untuk melakukan perjalanan mencapai kandung kemih, sehingga sebagian besar wanita yang sedang hamil atau menopause juga memiliki peningkatan risiko terkena infeksi saluran kemih.

Selain itu terdapat beberapa kondisi medis lainnya yang dapat menyebabkan buang air kecil yang menyakitkan pada pria dan wanita, diantaranya adalah sebagai berikut:

Prostatitis

Pria mungkin bisa mengalami buang air kecil yang menyakitkan akibat prostatitis dan kondisi ini adalah radang kelenjar prostat. Sehingga perlu Anda ketahui bahwa hal ini adalah penyebab utama dari terbakar, menyengat, dan ketidaknyamanan saat seorang pria buang air kecil.

konsultasi dengan dokter

 

Infeksi Menular Seksual

diagnosa bak sakitSeseorang juga mungkin bisa mengalami rasa sakit saat buang air kecil jika memiliki infeksi menular seksual (IMS). Karena diketahui beberapa IMS yang dapat menyebabkan buang air kecil yang menyakitkan seperti pada penyakit: herpes kelamin, gonore, dan klamidia.

Sehingga ada baiknya mulai dari sekarang hindari dan cegah hal tersebut dengan cara menghindari seks bebas dan ada baiknya Anda menggunakan kondom saat berhubungan seks dengan pasangan Anda.

Sistitis

Penyebab lain dari buang air kecil yang menyakitkan adalah sistitis, atau pembengkakan lapisan kandung kemih. Interstitial cystitis (IC) juga dikenal sebagai sindrom kandung kemih merupakan jenis sistitis yang paling umum terjadi. Dan gejala sistitis biasanya meliputi timbulnya rasa nyeri dan tekanan di kandung kemih dan daerah pelvis.

Bagaimana Buang Air Kecil Sakit Didiagnosis?

Biasanya untuk mendiagnosis hal tersebut Anda membutuhkan penanganan medis, dan hal pertama yang akan dilakukan oleh dokter adalah dengan menanyakan berbagai macam pertanyaan mengenai informasi tentang frekuensi buang air kecil dan riwayat seksual dan sosial Anda.

Sedangkan tingkat pemeriksaan fisik akan sedikit banyak tergantung pada informasi sejarah, karena pemeriksaan biasanya akan mencakup pemeriksaan abdomen yang sering dilakukan pada pemeriksaan alat kelamin eksternal dan pemeriksaan ginekologis untuk wanita.

Dan perlu Anda ketahui dokter juga mungkin akan meminta sampel urin Anda karena dengan air urin seringkali dapat memberi petunjuk lebih lanjut penyebab disuria, sehingga tes dipstick ini dapat menunjukkan adanya bakteri dan darah (keduanya umum pada pasien dengan infeksi saluran kemih).

Kemudian biasanya sampel akan dikirim ke laboratorium dan akan diperiksa di bawah mikroskop (untuk mengkonfirmasi adanya darah atau sel darah putih).

Nah, itulah tadi berbagai macam pembahasan seputar buang air kecil sakit dan misalkan Anda mengalami hal tersebut maka ada baiknya Anda segera konsultasikan permasalahan tersebut kepada Kami di Klinik Utama Gracia.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan