• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Jenis Penyakit Kelamin Pria & Penyakit Kelamin Wanita

Apa Saja Jenis Penyakit Kelamin Pria dan Wanita
Nilai Rata-rata: 8.4 / 10 (60 orang penilai )

penyakit kelamin pria dan wanita

Penyakit kelamin merupakan suatu jenis penyakit, dimana penyakit tersebut disebabkan oleh kuman yang ditularkan melalui hubungan seks secara oral maupun kelamin. Sebaiknya setiap pria sebaiknya menghindari penyakit ini untuk tidak melakukan hubungan seks dengan sembarangan atau dengan kata lain bergonta-ganti pasangan.

Penyakit Kelamin Pria

Disfungsi Ereksi

Mungkin banyak orang yang mengenal kondisi ini dengan sebutan impotensi. Penyakit pada kelamin yang bisa menyerang pria ini membuat seorang pria tidak mampu untuk mempertahankan ereksi penis bahkan sampai tidak bisa ereksi penis sama sekali. Hal ini akan membuat hubungan seksual menjadi tidak berjalan dengan normal.

Penyebab

Penyebab organik atau psikologis seperti konsumsi tembakau, alkohol, memiliki kolesterol tinggi, obat-obatan tertentu, hipertensi dan juga diabetes mellitus bisa menjadi penyebab dari penyakit ini. Gangguan di penis yang membuat aliran darah menjadi rendah ataupun terjadinya kerusakan syaraf juga bisa menjadi penyebabnya.

Gejala

Gejala yang akan muncul pada pria yang mengalami disfungsi ereksi adalah sulit memulai ereksi, sulit mempertahankan ereksi bahkan tidak bisa ereksi, dan juga menurunnya gairah seksual.

Pengobatan

Penanganan dan pengobatan untuk disfungsi ereksi akan diberikan setelah mengetahui penyebab dari kondisi tersebut. Sebelumnya dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk mendiagnosa disfungsi ereksi. Ada juga tes lain yang bisa dilakukan seperti misalnya tes darah, tes urin, USG, ataupun uji psikologis, guna mengetahui penyebab disfungsi ereksi.

penyakit klamidia

Klamidia

Penyakit ini menyerang pria dan termasuk dalam infeksi menular seksual ini bisa membuat terjadinya peradangan di epididimis dan testis, sehingga sperma yang lewat akan terhalang. Penyakit ini bisa membuat gangguan kesehatan yang serius jika tidak segera dilakukan penanganan yang tuntas.

Penyebab

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri chlamydia trachomatis yang bisa dengan mudah menyebar melalui hubungan seks. Penggunaan alat bantu seks yang tidak dilapisi kondom ataupun tidak dicuci bersih sehabis digunakan juga bisa menyebabkan seseorang tertular bakteri ini. Penyebab lainnya juga bisa karena berganti-ganti pasangan seksual.

Klamidia tidak akan menular hanya melalui penggunaan alat makan yang sama dengan penderita, pelukan, dudukan toilet, berenang di kolam yang sama dengan penderita ataupun ciuman.

Gejala

Beberapa orang kadang tidak mengetahui bahwa dirinya terinfeksi bakteri ini, karena tidak adanya gejala yang muncul. Namun gejala umum yang mungkin bisa saja dialami adalah timbulnya rasa sakit di organ genital, dan keluarnya cairan pada penis. Gejala lain yang bisa muncul adalah demam ringan, sakit ketika berhubungan seksual, dan juga sakit di testis.

Biasanya gejala ini akan muncul satu sampai tiga minggu dari tertularnya bakteri. Segera kunjungi dokter jika Anda mengalami satu ataupun beberapa gejala tersebut, untuk mencegah penyebaran.

Pengobatan

Penggunaan antibiotik akan diberikan oleh dokter jika Anda memang sudah terdiagnosa memiliki bakteri penyebab klamidia. Obat antibiotik ini diberikan untuk mengatasi dan menghilangkan bakteri. Namun Anda akan dianjurkan untuk tidak melakukan hubungan seksual selama masih dalam masa pengobatan sampai satu hingga dua minggu setelah infeksi hilang sepenuhnya.

Pengobatan juga harus dilakukan pada pasangan seksual Anda walaupun tidak ada gejala klamidia yang dialami.

konsultasi dengan dokter

 

Gonore

Penyakit ini biasa dikenal dengan kencing nanah. Gonore akan mudah menyebar melalui hubungan seksual, penggunaan mainan seks yang sudah terkontaminasi atau tidak dilapisi kondom, ataupun karena berhubungan seksual tidak menggunakan kondom.

Penyebab

Penyebab dari penyakit kelamin pria ini adalah karena adanya bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini bisa berkembang biak pada uretra, dan juga bisa ditemui pada cairan penis. Bakteri ini juga bisa menimbulkan masalah pada bagian saluran kencing, rektum dan juga tenggorokan.

Gejala

Umumnya gejala gonore tidak muncul langsung ketika seseorang terinfeksi bakteri tersebut. Gejala baru akan muncul setelah 10-20 hari setelah terinfeksi, hal inilah yang membuat kemungkinan bahwa seseorang dapat menularkan gonore pada pasangannya.

Gejala yang akan dialami adalah muncul rasa sakit ketika buang air kecil, sering buang air kecil, keluar tetesan cairan penis, bengkak dan juga kemerahan di lubang pipis pada penis, bengkak di testis, dan sakit tenggorokan dalam waktu yang lama.

Pengobatan

Pengobatan akan dilakukan setelah Anda menjalani diagnosa seperti pengecekan cairan penis di laboratorium. Dokter akan mengambil cairan yang keluar dari ujung penis menggunakan cotton bud. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan sampel urin pasien.

Setelah dipastikan Anda positif gonore, maka dokter akan memberikan pengobatan berupa antibiotik. Biasanya antibiotik akan diberikan dengan jenis oral ataupun dengan injeksi. Dokter juga akan menyarankan pasangan Anda melakukan pengobatan.

Jika kondisi tidak membaik setelah diberikan antibiotik, dokter akan memberikan suntikan antibiotik yang lebih kuat ataupun pemberian kombinasi antibiotik.

masalah phimosis

Phimosis

Pria yang mengalami phimosis akan sulit untuk menarik kulup atau kulit ujung penis. Hal ini umum terjadi pada anak laki-laki yang belum mencapai pubertas, dan juga pria dewasa yang belum melakukan sunat. Kondisi ini dapat menyebabkan smegma menumpuk di sekitar kepala penis. Hal ini akan membuat bakteri dapat dengan mudah menyebar dan menjadi peradangan jika tidak segera ditangani.

Penyebab

Phimosis yang terjadi pada anak-anak dibawah usia tiga tahun, tidak memerlukan penanganan tertentu, karena kulup dapat mengikuti glans penis sehingga mengurangi kulup yang tertarik.

Berbeda dengan phimosis patologis, yang biasanya terjadi ketika penarikan kulup berkurang akibat kondisi medis tertentu, seperti infeksi, radang, atau kerusakan kulup yang menyebabkan jaringan parut. Ada juga phimosis bawaan yang menyebabkan kondisi kulup mengetat, namun bisa mudah diobati.

Gejala

Pria yang mengalami phimosis umumnya akan mengalami gejala utama seperti sakit ketika buang air kecil, glans tertutup kulit penis (kulup) yang menyebabkan infeksi karena akumulasi sekret, masalah buang air kecil, dan sulit dalam berhubungan seksual. Gejala lainnya yaitu urine keluar tidak lancar, nyeri saat ereksi, sekresi di dalam penis, pendarahan, dan juga infeksi saluran kencing dan penis.

Pengobatan

Menangani kondisi phimosis ini bisa dilakukan dengan pemberian obat seperti salep atau krim yang akan membantu meningkatkan elastisitas kulup. Bisa juga dilakukan sunat, apalagi jika kondisi phimosis membuat sulit buang air kecil dan juga radang di kepala penis.

Untuk mencegah terjadinya phimosis, lakukan sunat ketika masih anak-anak. Bukan hanya mencegah phimosis, namun mencegah penyakit lain terkait dengan kelamin pria.

konsultasi dengan dokter

 

Herpes Genital

Penyakit herpes ini akan menyerang area genital atau organ vital seseorang yang terinfeksi. Hal ini membuat kulit dan selaput lendir penis menjadi terganggu. Biasanya herpes genital terjadi pada mereka yang aktif melakukan hubungan seksual.

Penyebab

Penyakit ini disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV) yang merupakan tipe 2, dan bisa menular lewat kontak langsung ataupun berhubungan seksual. Virus akan terus menetap di dalam tubuh setelah terinfeksi, dan bisa aktif kembali sewaktu-waktu. Virus yang menyebabkan herpes genital tidak akan bisa lama hidup di luar tubuh, sehingga tidak akan menular hanya lewat dudukan toilet atau penggunaan peralatan bekas penderita.

Gejala

Ada beberapa orang yang tidak merasakan gejala sehingga dirinya tidak tahu kalau sudah tertular. Namun umumnya gejala yang akan terjadi adalah nyeri dan gatal di alat kelamin atau pantat, muncul benjolan merah kecil di alat kelamin ataupun anus, koreng ketika luka sembuh, sakit ketika buang air kecil, dan juga dibarengi dengan gejala flu seperti kelenjar getah bening yang membesar di lipatan paha, sakit kepala, nyeri di otot dan juga demam.

Pengobatan

Obat untuk menyembuhkan herpes memang belum ada, namun pengobatan bisa dilakukan untuk mencegah herpes genital ini kambuh. Dokter biasanya akan memberi antivirus untuk mengurangi kemungkinan kambuh, mengurangi gejala herpes dan mengurangi kemungkinan penularan ke orang lainnya.

penyakit hpv

Kutil Kelamin (Acuminata Kondiloma)

Kondisi yang akan dialami oleh penderita adalah akan munculnya kutil pada organ genital. Kutil tersebut bisa seperti benjolan daging kecil yang berwarna ataupun seperti kembang kol. Kutil kelamin ini merupakan penyakit menular seksual yang bisa ditularkan melalui kontak seksual.

Penyebab

Kutil kelamin dapat muncul karena seseorang tertular human papilloma virus (HPV). Jenis HPV yang bisa mempengaruhi area genital ini ada beragam. Jika kekebalan tubuh seseorang cukup kuat, maka bisa membunuh virus, dan tidak ada gejala yang akan dirasakan. Namun ada juga yang mengalami virus menetap di tubuh dan tidak menimbulkan gejala.

Gejala

Gejala yang akan dialami penderita adalah adanya bengkak kecil di area genital, kutil yang bergerombol menyerupai kembang kol, gatal di area genital, dan terjadi pendarahan ketika berhubungan seksual. Biasanya kutil kelamin pada pria akan muncul di ujung atau batang penis, skrotum dan juga anus. Kutil juga bisa berkembang di mulut ataupun tenggorokan jika seseorang melakukan kontak seksual oral dengan penderita.

Pengobatan

Pengobatan untuk kutil kelamin akan dilakukan dengan pemberian perawatan kutil topikal, termasuk imiquimod (Aldara), podofilin dan podofiloks (Condylox), ataupun asam trikloroasetat (TCA). Jangan menggunakan obat penghilang kutil yang dijual di pasaran, karena malah akan membuat munculnya sakit bahkan iritasi. Prosedur operasi juga bisa dilakukan jika kutil lebih besar atau kutil tidak merespon pengobatan sebelumnya.

Sifilis

Sifilis atau raja singa bisa menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin dan juga sistem saraf seseorang. Sifilis bisa menimbulkan kerusakan permanen, bahkan merusak otak atau sistem saraf dan organ lainnya jika tidak ditangani dengan baik.

Penyebab

Sifilis disebabkan oleh adanya bakteri bernama Treponema pallidum yang bisa menular karena ada kontak seksual. Beberapa kasus juga ditemukan bahwa bakteri bisa melewati celah ataupun luka di kulit setelah menyentuh penderita sifilis. Penularan tidak bisa dilakukan hanya melalui dudukan toilet, penggunaan barang-barang bekas penderita, ataupun lewat kolam renang.

Gejala

Penyakit sifilis akan melalui 3 tahapan, dan gejala sifilis akan berbeda tiap tahap. Pada tahap pertama biasanya gejala akan muncul 2 sampai 4 minggu setelah tertular, dan akan muncul luka yang tidak sakit (chancre). Luka ini bisa ada di kelamin, mulut, atau anus. Gejala tersebut akan sembuh dalam 1 sampai 5 minggu.

Pada tahap kedua, jika infeksi sebelumnya tidak diobati, gejala akan muncul 6 sampai 12 minggu. Gejalanya akan berupa demam, sakit kepala, nyeri di sendi, hilang nafsu makan, ruam kecil di penis, mulut atau telapak tangan dan kaki, sakit tenggorokan, bengkaknya kelenjar limpa di ketiak, pangkal paha dan leher, dan juga merasa kelelahan. Tahap ini disebut tahap laten dan bisa berlangsung bertahun-tahun tanpa muncul gejala.

Di tahap ketiga, gejala baru akan muncul 10 sampai 40 tahun sejak infeksi awal. Gejala yang muncul akan lebih serius, seperti kerusakan otak atau jantung, menurunnya daya ingat, kelumpuhan dan juga masalah di keseimbangan tubuh.

Bagi mereka yang mengalami sifilis stadium dua atau tiga mungkin tidak merasakan adanya gejala penyakit ini.

Pengobatan

Pengobatan dengan antibiotik bisa dilakukan untuk penderita yang baru memasuki tahap pertama atau tahap satu. Di tahapan kedua dan ketiga, dokter biasanya akan memberi antibiotik dalam waktu yang lama.

konsultasi dengan dokter

 

Penyakit Kelamin Wanita

Gonore

Bukan hanya pada pria, gonore juga merupakan penyakit yang bisa dialami oleh wanita. Pada wanita, penyakit ini bisa menyerang dan menginfeksi leher rahim atau serviks. Pada ibu hamil, bayi bisa juga tertular gonore melalui proses persalinan. Bayi bisa saja terkena infeksi pada matanya dan menyebabkan kebutaan permanen.

Penyebab

Bakteri Neisseria gonorrhoeae adalah penyebab gonore pada wanita. Jika tidak segera diobati, biasanya gonore akan menimbulkan ruam, demam, dan juga nyeri sendi.

Gejala

Gejala pada wanita mungkin akan muncul sangat ringan dan tidak terlalu jelas, sehingga sulit dikenali. Gejala yang bisa dialami oleh wanita yang mengalami gonore yaitu keluarnya cairan dari vagina, nyeri dan juga sensasi panas ketika buang air kecil, sering buang air kecil, sakit tenggorokan, terasa nyeri ketika berhubungan seksual, nyeri di perut bagian bawah, dan demam.

Pengobatan

Dokter akan memberikan antibiotik secara oral ataupun injeksi. Pada wanita hamil atau menyusui, pengobatan bisa disesuaikan agar tidak berdampak buruk pada bayi. Biasanya bayi yang lahir dari ibu yang terinfeksi gonore dan memiliki gejala terinfeksi penyakit tersebut juga akan diberikan antibiotik.

dispareunia

Dispareunia

Dispareunia merupakan rasa sakit yang terjadi ketika sebelum, selama ataupun sesudah melakukan hubungan seksual. Biasanya rasa sakit akan muncul pada vagina, klitoris dan labia wanita. Penyakit ini bukan hanya bisa dialami oleh wanita, pria juga bisa mengalaminya, walaupun lebih umum terjadi pada wanita.

Penyebab

Penyebab dispareunia yaitu adanya eksim atau peradangan di kulit vagina, ada infeksi di area kewanitaan, kurang lubrikasi pada vagina, cedera, vaginismus, kelainan bawaan sejak lahir, penyakit tertentu, stress, dan gangguan psikologis.

Gejala

Gejala yang dialami akan berbeda-beda tiap orang, namun umumnya gejala yang muncul seperti sakit dan rasa panas di vagina, sakit hanya saat penetrasi seksual dimulai, sakit setiap terjadi penetrasi, dan rasa berdenyut yang berlangsung berjam-jam setelah berhubungan seksual.

Pengobatan

Pengobatan dapat dilakukan sesuai dengan penyebab dispareunia, misalnya obat anti jamur jika penyebab dispareunia disebabkan oleh jamur di vagina, antibiotik untuk dispareunia karena infeksi saluran kemih atau penyakit menular seksual, dan krim steroid jika disebabkan oleh penyakit lichen planus atau lichen sclerosus.

masalah penyakit sifilis

Sifilis

Bukan hanya terjadi pada pria, penyakit menular seksual ini juga bisa menyerang wanita. Bahkan bayi juga bisa tertular dari kelahiran oleh wanita yang juga terinfeksi sifilis, biasanya dikenal dengan sifilis kongenital. Akibat yang bisa terjadi adalah kematian bayi di dalam kandungan.

Penyebab

Penyebab penyakit sifilis yaitu bakteri Treponema pallidum yang bisa tertular dengan cara kontak seksual, darah, dan juga penggunaan jarum suntik.

Gejala

Wanita yang terinfeksi sifilis umumnya akan mengalami sariawan kemerahan kecil di bibir luar vagina ataupun di dalam vagina, rektum, dan di mulut. Biasanya gejala ini akan muncul jika masih di tahap pertama penyakit sifilis. Sariawan ini akan berkembang mulai dari 10 sampai 90 hari setelah terinfeksi.

Pada tahap sekunder, biasanya gejala yang akan muncul yaitu ruam di kulit, dan akan muncul 2 hingga 12 minggu setelah gejala awal. Ruam ini mungkin akan terlihat seperti masalah kulit umum yang lain. Pada tahap laten atau tahap ketiga, gejala fisik umumnya tidak tampak, namun terjadi kerusakan organ dalam. Dan pada tahap akhir, banyak yang mengalami infeksi sifilis yang kambuh.

Pengobatan

Dokter akan memberi antibiotik untuk menangani sifilis yang dialami. Pada ibu hamil sebaiknya konsultasi dahulu penggunaan antibiotik apa yang tidak mempengaruhi janin.

konsultasi dengan dokter

 

Trikomoniasis

Penyakit trikomoniasis yang juga termasuk dalam penyakit menular seksual ini bisa dialami pria maupun wanita. Umumnya penyakit ini menyebar melalui hubungan seksual. Infeksi ini bisa membuat komplikasi lain seperti ketidaksuburan, infeksi di jaringan kulit vagina, dan pada ibu hamil bisa menyebabkan bayi lahir prematur atau lahir dengan berat badan yang kurang.

Penyebab

Penyebab trikomoniasis adalah parasit protozoa bernama Trichomonas vaginalis. Parasit ini memiliki periode inkubasi sekitar 5 sampai 28 hari. Walaupun menular lewat hubungan seksual, namun tidak semua bisa menularkan trikomoniasis. Penyakit ini umumnya tidak akan menular lewat seks oral, anal, ciuman, berbagi pemakaian benda bersama penderita, ataupun lewat dudukan toilet.

Gejala

Wanita yang mengalami penyakit ini akan merasakan gangguan di vagina dan juga saluran pembuangan urin atau uretra. Gejala yang dirasakan yaitu perut bagian bawah terasa sakit, sakit ketika buang air kecil dan berhubungan seksual, mengalami keputihan yang kental, encer, berbusa, dan berwarna kekuningan atau kehijauan yang berbau amis, dan juga muncul rasa nyeri, bengkak dan gatal di organ kewanitaan.

Pengobatan

Obat antibiotik akan diresepkan untuk penderita trikomoniasis yang bisa dikonsumsi selama 5 sampai 7 hari. Selama menjalani pengobatan, diharapkan pasien tidak melakukan hubungan seksual sampai benar-benar sembuh.

penyakit herpes kelamin

Herpes Genital

Penyakit yang menyerang area genital ini juga bisa dialami oleh para wanita. Biasanya herpes genital bisa didiagnosa melalui pengujian sampel cairan yang berasal dari luka yang muncul ataupun dengan tes darah.

Penyebab

Herpes genital disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe 2 atau HSV. Penyebaran bisa terjadi lewat kontak langsung dengan penderita. Virus juga disebarkan melalui luka herpes. Herpes genital merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Setelah tertular, virus akan selalu ada di tubuh penderita. Dan virus bisa kembali aktif jika sistem pertahanan tubuh seseorang menurun.

Gejala

Kadang herpes genital ini tidak menunjukkan gejala. Namun ada juga gejala yang mungkin muncul seperti luka disertai sakit dan gatal, sakit dan gatal di area genital atau anal, sakit ketika buang air kecil, punggung bawa sakit, gejala flu, dan ada cairan dari vagina.

Pengobatan

Obat untuk menyembuhkan herpes genital memang belum ada, tapi dokter akan memberikan obat antivirus untuk mengurangi gejala herpes.

Kondiloma Acuminata (Jengger)

Penyakit ini merupakan infeksi menular seksual yang menyebabkan munculnya benjolan daging kecil di kelamin atau dubur. Penyakit ini memang tidak membahayakan, namun bisa menimbulkan perasaan stres karena adanya benjolan yang tidak enak dipandang mata.

Penyebab

Penyakit ini disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) yang bisa ditularkan melalui kontak kulit ketika melakukan hubungan seksual dengan penderita.

Gejala

Seseorang yang mengalami penyakit ini akan memiliki kutil yang tumbuh di area kewanitaan. Ukurannya bisa sangat kecil ataupun datar sehingga sulit terlihat. Gatal dan tidak nyaman biasanya akan dirasakan pada bagian area genital. Kutil atau daging ini bisa tumbuh pada vulva, anus, area antara kelamin dan anus, leher rahim ataupun di paha bagian atas.

Pengobatan

Daging kutil yang lunak dan tidak menyebar biasanya bisa diatasi dengan obat topikal. Obat topikal yaitu pengobatan dengan cara mengoleskan obat berupa salep, krim atau cairan dengan zat tertentu di bagian yang terinfeksi untuk membunuh sel kutil ataupun merangsang kekebalan tubuh untuk melawan infeksi tersebut.

Namun prosedur ablasi harus dilakukan jika kutil tidak merespons pengobatan sebelumnya dan juga menyebar. Pada wanita hamil juga bisa dilakukan prosedur ablasi untuk menghindari obat topikal yang berpengaruh pada janin.

Candidiasis

Candidiasis sebenarnya bisa muncul di bagian tubuh manapun, yang paling sering adalah mulut dan sekitar kelamin. Candidiasis umumnya mempengaruhi seseorang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti wanita hamil, penderita diabetes, bayi, dan penderita HIV dan AIDS.

Penyebab

Penyebab dari penyakit ini yaitu jamur Candida atau Candida albicans, yang bisa tumbuh di tempat yang lembab dan panas. Di kondisi normal, jamur candida memang ada di permukaan kulit manusia, namun dalam hal ini jamur tersebut berkembang berlebihan dan menyebabkan infeksi.

Gejala

Jamur penyebab candidiasis akan mengiritasi vagina, sehingga wanita akan mengalami gatal di area tersebut, sekitar vagina memerah dan perih, dan mengalami keputihan yang menggumpal.

Pengobatan

Pengobatan berbeda-beda akan dilakukan tergantung lokasi, tingkat keparahan dan juga kondisi pasien. Dokter biasanya akan memberikan obat antijamur untuk permasalahan ini. Obat antijamur yang bisa digunakan misalnya krim, supositoria ataupun tablet.

konsultasi dengan dokter

 

Vaginosis Bakteri

Masalah kewanitaan satu ini bisa membuat terganggunya keseimbangan bakteri yang ada di vagina. Vaginosis bakteri bisa dialami oleh wanita dari segala usia, namun kebanyakan dialami oleh wanita yang masih dalam masa subur.

Penyebab

Penyakit ini disebabkan karena jumlah bakteri lactobacillus yang menurun pada vagina dibandingkan dengan bakteri lainnya. Faktor yang bisa membuat wanita terkena vaginosis bakteri yaitu misalnya penggunaan alat kontrasepsi IUD, melakukan douching, merokok, dan tidak menggunakan kondom ketika melakukan hubungan seksual secara berganti-ganti pasangan.

Gejala

Wanita akan mengalami keputihan yang encer dan cenderung berwarna keabuan atau putih. Keputihan tersebut juga kadang menimbulkan bau amis. Vagina wanita juga biasanya akan terasa gatal dan juga nyeri, dan sakit ketika buang air kecil.

Pengobatan

Karena disebabkan oleh bakteri, maka pengobatan akan dilakukan dengan pemberian antibiotik. Namun pada wanita yang menyusui, akan diberikan salep agar tidak mengganggu produksi ASI. Jangan melakukan hal-hal yang bisa menggagalkan pemulihan ketika sedang menjalani pengobatan, seperti misalnya membersihkan vagina bagian dalam dengan sabun ataupun melakukan douching.

Cervicitis

Cervicitis merupakan penyakit yang mengakibatkan terjadinya peradangan di mulut rahim atau bagian serviks. Biasanya jarang ada gejala yang muncul sehingga penyakit ini sering terabaikan. Bahkan adapula gejala yang muncul namun sangat ringan, misalnya pendarahan saat periode menstruasi. Penyakit ini bisa menular melalui hubungan seksual.

Penyebab

Penyakit ini bisa muncul jika seorang wanita berhubungan seksual dengan penderita penyakit gonore, herpes genital, klamidia dan juga trikomoniasis. Penyebab lainnya juga bisa karena alergi pada kondom, cairan pembersih vagina, dan juga terjadinya gangguan keseimbangan pada pH vagina sehingga bakteri tumbuh berlebihan.

Gejala

Gejala yang akan dialami wanita penderita cervicitis yaitu keputihan yang abnormal, keputihan berwarna hijau, kekuningan atau kecoklatan, keputihan mengeluarkan bau tidak sedap, sering buang air kecil, nyeri ketika berhubungan seksual dan juga pendarahan setelah berhubungan seksual.

Pengobatan

Obat yang diberikan biasanya tergantung penyebab penyakit ini, misalnya seperti pemberian obat penyembuh gonore, klamidia atau herpes jika dikarenakan penyakit-penyakit tersebut. Selain itu pasien harus menghindari untuk melakukan hubungan seksual sampai penyakit ini sembuh.

penyakit vaginitis

Vaginitis

Penyakit ini merupakan infeksi atau inflamasi pada vagina wanita. Vaginitis ini bisa saja ditangani tanpa perlu ke dokter, namun jika gejala terjadi tidak biasa atau terjadi perubahan di vagina, segera lah konsultasikan dengan dokter.

Penyebab

Banyak yang bisa menyebabkan terjadinya vaginitis, seperti infeksi jamur atau bakteri yang berkembang biak secara berlebihan, penyakit menular seksual misalnya trikomoniasis, herpes genital ataupun klamidia, iritasi yang disebabkan penggunaan bahan kimia seperti sabun ataupun kondom, dan juga atrofi vagina atau penipisan pada dinding vagina.

Gejala

Umumnya wanita akan mengalami keputihan yang berubah warna dan menimbulkan bau, gatal di vagina, sakit saat melakukan hubungan seksual dan buang air kecil, mengalami flek atau pendarahan yang ringan, dan juga bau di vagina.

Pengobatan

Pengobatan bisa dilakukan dengan mencari tahu terlebih dahulu penyebab vaginitis, seperti menggunakan antibiotik, antijamur, ataupun terapi pengganti hormon.

Sebelum memilih jenis pengobatan untuk penyakit kelamin anda, silahkan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang sudah berpengalaman. Manfaatkan fitur chat online kami dengan mengklik tombol di bawah ini.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan