web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Kenali Gejala Yang Dialami Oleh Penderita Sifilis

Kenali Gejala Yang Dialami Oleh Penderita Sifilis
Nilai Rata-rata: 9.0 / 10 (2 orang penilai )



Sifilis adalah infeksi menular yang disebabkan oleh Treponema Pallidum (T. Pallidum). Infeksi ini terjadi secara bertahap mempengaruhi penderita sifilis pada umumnya. Setiap tahap terkait dengan gejala yang berbeda. Sifilis berganti antara waktu aktif dan tidak aktif (laten). Pengobatan dengan antibiotik dapat menyembuhkan sifilis, meskipun tidak akan menyembuhkan kerusakan yang disebabkan oleh sifilis tahap selanjutnya.

Pengaruh Penderita Sifilis Bagi Orang Lain

Sifilis yang tidak segera ditangani dapat berlanjut ke tahap selanjutnya yang menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Infeksi berganti dengan periode aktif dan tidak aktif (laten). Ketika infeksinya aktif, maka gejalanya muncul. Akan tetapi saat infeksinya laten, maka tidak adanya gejala yang muncul meskipun masih menderita sifilis. Sifilis seperti pada kebanyakan penyakit lainnya dan sulit untuk didiagnosis.

Penderita Sifilis Dan Penyebabnya

Sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema Pallidum (T. Pallidum) yang biasanya masuk ke tubuh melalui selaput lendir. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan penyakitnya pada orang lain setiap kali adanya luka atau ruam. Sifilis menular dari kulit ke kulit tidak harus melakukan hubungan seksual untuk tertular sifilis. Paparan dapat terjadi karena kontak dekat dengan alat kelamin, mulut atau dubur seseorang yang terinfeksi jika adanya luka.

Baca Juga : Ketahui Cara Pencegahan Sifilis Sesuai Tahapannya

konsultasi dengan dokter

Gejala Yang Dialami Oleh Penderita Sifilis

Gejala pada penderita sifilis kemungkinan tidak diperhatikan atau kemungkinan menyerupai gejala bagi kebanyakan penyakit lainnya. Dan dapat menyebabkan seseorang yang terinfeksi menunda dan mencari pengobatan medis dan diagnosis untuk infeksi ini menjadi sangat sulit. Ke 4 tahap sifilis memiliki gejala yang berbeda, seperti :

1. Sifilis Tahap Primer

Selama tahap ini, adanya luka yang terbuka namun tidak sakit yang disebut chancre dan berkembang. Karena sifilis biasanya terjadi karena aktifitas seksual, luka ditemukan di area genital, anus atau mulut. Akan tetapi juga dapat ditemukan dimana pun bakteri memasuki tubuh. Tahap ini biasanya mulai muncul dari 3 minggu hingga 4 minggu setelah infeksi awal meskipun kemungkinan bisa terjadi diawal waktu kurang dari 9 hari.

2. Sifilis Tahap Sekunder

Ruam kulit dan gejala lainnya terjadi selama tahap sekunder yang muncul dari 4 minggu hingga 10 minggu setelah infeksi awal. Sifilis sekunder sangat menular melalui kontak langsung dengan selaput lendir atau ruam ke area genital.

3. Sifilis Tahap Laten

Tahap ini biasanya tidak adanya gejala. Seseorang pada tahap laten awal kemungkinan masih bisa menularkannya. Seringkali sifilis tahap laten terdeteksi pada ibu hamil setelah melahirkan anak yang terinfeksi sifilis (sifilis bawaan).

4. Sifilis Tahap Tersier

Jika sifilis tidak terdeteksi dan tidak diobati pada tahap awal, masalahnya dapat berkembang karena kerusakan yang disebabkan oleh bakteri sifilis didalam tubuh selama bertahun-tahun. Kemungkinan termasuk gangguan jantung, gangguan mental, kebutaan, masalah lain yang terkait dengan sistem saraf dan bahkan kematian.

konsultasi dengan dokter

Bagaimana Penderita Sifilis Didiagnosis?

Langkah pertama dalam mendiagnosis sifilis adalah dengan mengkonsultasikan riwayat gejala dan aktifitas seksual dengan dokter dan menjalani pemeriksaan fisik. Diagnosis sifilis biasanya dengan beberapa tes atau pengujian salah satunya tes atau pengujian darah. Jika adanya luka, dokter dapat melakukan pemeriksaan cairan dari salah satu luka dengan mikroskop untuk melihat adanya bakteri sifilis.

Bagaimana Mengobati Penderita Sifilis?

Pengobatan diperlukan untuk menyembuhkan infeksi sifilis dan mencegah komplikasi serta mencegah penyebara infeksi pada orang lain. Pengobatan pada wanita hamil penderita sifilis sangat penting, karena jika tanpa adanya pengobatan, sifilis dapat menyebabkan keguguran atau lahir mati atau dapat menyebabkan bayi yang terlahir dengan penyakit sifilis bawaan.

Jika terdeteksi, sifilis dapat disembuhkan dengan antibiotik. Pengobatan antibiotik tidak dapat membalikkan kerusakan yang disebabkan oleh komplikasi sifilis tahap tersier akan tetapi dapat mencegah komplikasi lebih lanjut. Jika adanya alergi terhadap pengobatan, konsultasikan dengan dokter, agar dapat direkomendasikan pengobatan terbaik lainnya.

Selain itu, tes atau pengujian darah lanjutan harus dilakukan untuk memastikan pengobatan antibiotik yang efektif. Setiap pasangan pria atau wanita yang berhubungan seks harus melakukan pemeriksaan, tes atau pengujian dan pengobatan untuk sifilis. Pengobatan ini bisa Anda temukan di Klinik Utama Gracia. Salah satu tempat pengobatan ternama dan terpercaya. Tunggu apalagi, Anda bisa menghubungi kami untuk melakukan pengobatan di nomor 085714263063 atau dengan layanan konsultasi dibawah ini.

Baca Juga : Ketahui Dengan Jelas Tanda Tanda Penyakit Sipilis

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan