web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Keputihan Fisiologis Adalah Kondisi Normal Berikut Ciri-Cirinya

Keputihan Fisiologis Adalah Kondisi Normal Berikut Ciri-Cirinya
Nilai Rata-rata: 9.0 / 10 (6 orang penilai )

Keputihan Fisiologis Adalah

Keputihan fisiologis adalah sebuah kondisi normal yang dapat di alami oleh wanita dan salah satu ciri-ciri keputihan fisiologis yang mudah dikenali adalah cairan keputihan yang tidak berbau dan tidak berubah warna dan kondisi ini merupakan kondisi yang normal bagi wanita.

Berbicara mengenai masalah keputihan, mungkin hampir semua wanita sudah tidak asing lagi dengan kondisi ini. Keputihan adalah kondisi yang biasanya terjadi pada wanita dan keputihan adalah sebutan untuk cairan berwarna putih yang keluar dari Miss V.

“Cairan keputihan bermanfaat untuk membersihkan diri,” jelas Jessica Shepherd, MD, seorang dokter kandungan minimal invasif di Baylor University Medical Center di Dallas. "Caranya adalah dengan mengeluarkan cairan keputihan yang terus menerus mengeluarkan bakteri yang berlebihan dan jahat."

Dimana, cairan ini dihasilkan melalui proses alami yang terjadi pada serviks dan cairan ini akan keluar bersama dengan sel-sel mati dan bakteri yang dapat menyebabkan infeksi pada Miss V. Hal yang perlu Anda ketahui bahwa, keputihan terbagi dalam dua jenis, diantaranya keputihan fisiologis dan keputihan patologis.

Apa Itu Keputihan Fisiologis?

Keputihan fisiologis adalah jenis keputihan yang normal di alami oleh wanita. Ini termasuk jenis keputihan yang normal dan sering di alami oleh wanita. Keputihan fisiologis akan ditandai dengan keluarnya cairan berwarna putih bening tanpa adanya bau dan rasa gatal yang menyertai.

Baca Juga: Perbedaan Mencolok Keputihan Fisiologis dan Patologis

Keputihan fisiologis adalah jenis keputihan yang tidak perlu dikhawatirkan. Keputihan jenis ini termasuk keputihan yang sehat dan dipengaruhi oleh sistem hormon, sehingga banyak atau tidaknya cairan tergantung dengan kondisi orang yang mengalaminya.

Berbeda dengan keputihan fisiologis, jenis keputihan patologis adalah keputihan yang harus diwaspadai. Ini termasuk jenis keputihan yang sangat berbahaya bagi wanita. Keputihan patologis adalah jenis keputihan yang menjadi tanda adanya penyakit yang sedang menyerang area kewanitaan.

Bagaimana Ciri-Ciri Keputihan Fisiologis?

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa keputihan fisiologis adalah jenis keputihan normal yang tak perlu dikhawatirkan oleh wanita, dan berikut di bawah ini adalah ciri-ciri fisiologis yang perlu Anda ketahui, diantaranya:

- Keputihan fisiologis adalah jenis keputihan yang ditandai dengan cairan keputihan berwarna putih bening.

- Cairan keputihan tidak banyak

- Cairan keputihan yang tidak terasa rasa gatal, bau, dan cairan keputihan yang keluar tidak lengket.

- Cairan keputihan yang tidak berubah warna.

konsultasi dengan dokter

 


Namun, pada beberapa wanita akan mengalami keputihan fisiologis adalah dengan jumlah cairan yang banyak. Kondisi ini bisa termasuk jenis keputihan yang normal. Biasanya, banyak atau tidaknya cairan keputihan yang keluar tergantung pada hormon setiap orang.

Dan menurut Dr. Wider yang Kami kutip dari situs prevention mengatakan, seorang wanita mungkin akan memperhatikan bahwa cairan keputihan bisa meningkat setelah Anda melakukan hal-hal seperti olahraga dan berhubungan seks.

Selain itu jumlah cairan keputihan yang dihasilkan setiap hari juga sangat bervariasi berdasarkan siklus menstruasi, tetapi wanita akan sering melihat cairan keputihan tepat setelah periode dan lebih banyak sebelum berovulasi, menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS.

Keputihan Fisiologis Adalah Kondisi Normal, Namun Berbahaya?

Mungkin, banyak dari Anda yang tidak mengetahui, bahwa jenis keputihan yang normal sewaktu-waktu bisa berubah menjadi kondisi yang tidak normal. Kondisi ini bisa terjadi akibat adanya infeksi yang menyerang area kewanitaan Anda.

Sehingga, cairan keputihan yang awalnya normal akan berubah menjadi sebuah kondisi keputihan yang tidak normal dan berbahaya. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan keputihan menjadi tidak normal dan hal ini sering terjadi akibat adanya infeksi dan kebersihan area kewanitaan yang tidak dijaga.

Apa Penyebab Keputihan Normal Bisa Berbahaya?

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, bahwa keputihan yang normal bisa berubah menjadi jenis keputihan yang berbahaya. Hal ini sering terjadi pada wanita yang tidak menjaga kebersihan area kewanitaan dan sudah aktif dalam hubungan seksual.

Baca Juga: Ciri-Ciri Keputihan Patologis

Banyak yang tidak menyadari, bahwa aktivitas seks berisiko yang dilakukan dengan banyak pasangan seksual dan sering berganti-ganti pasangan seks bisa menjadi penyebab keputihan menjadi tidak normal. Kondisi ini sering diabaikan oleh banyak wanita dan mereka sering tidak menyadarinya.

Wanita yang sering tidak menjaga kebersihan area kewanitaan, seperti jarang mengganti celana dalam dan sering menggunakan pakaian dalam kondisi basah. Maka, hal ini bisa menjadi faktor penyebab berubah nya jenis keputihan Anda.

Keputihan fisiologis adalah kondisi yang normal dan tidak perlu dikhawatirkan. Sementara itu, keputihan patologis adalah jenis keputihan yang tidak normal dan menjadi tanda bahwa ada penyakit ataupun gangguan yang sedang menyerang kesehatan area kewanitaan Anda.

Bagaimana Cara Mengatasi Agar Keputihan Tetap Normal?

Tentu saja, tidak ada wanita yang ingin mengalami keputihan tidak normal apalagi cairan keputihan warna kuning bisa mengindikasikan penyakit kelamin gonore maupun penyakit kelamin lainnya.

Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa cairan keputihan yang tidak normal akan ditandai dengan perubahan warna cairan, akan disertai dengan rasa gatal dan bau yang menyengat.

Baca Juga: Jenis Penyakit Kelamin Pada Pria dan Wanita

Untuk menjaga keputihan agar tetap menjadi kondisi yang normal hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara menghindari segala bentuk aktivitas seks bebas berisiko yang bisa menyebabkan perubahan pada jenis cairan keputihan Anda.

Sebaiknya, Anda juga menjaga kebersihan area kewanitaan, karena seperti yang kita ketahui, bahwa area kewanitaan sangat mudah untuk terinfeksi oleh berbagai mikroorganisme yang bisa membahayakan kesehatan area kewanitaan.

Cara Mengobati Keputihan Fisiologis yang Berbahaya

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa keputihan fisiologis adalah kondisi keputihan normal yang bisa mengakibatkan bahaya. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa melakukan berbagai cara yang dapat mengatasi dan mencegah terjadinya perubahan jenis keputihan.

Jika, kondisi ini sudah menyebabkan terjadinya penyakit menular seksual. Maka, Anda harus melakukan pengobatan untuk keputihan fisiologis yang sudah terinfeksi oleh infeksi menular seksual yang Anda dapatkan melalui hubungan seksual berisiko yang Anda lakukan.

Langkah dan cara pengobatan bisa Anda lakukan dengan dokter ginekologi atau dokter spesialis penyakit kelamin di Klinik Utama Gracia yang bisa membantu Anda untuk mengatasi perubahan jenis cairan keputihan yang sedang Anda derita.

Nah, meskipun keputihan fisiologis adalah kondisi yang normal, namun kondisi ini tetap bisa berbahaya untuk kesehatan area kewanitaan. Maka itu, hindari segala hal yang dapat menyebabkan Anda terinfeksi oleh bakteri ataupun jenis infeksi menular seksual lainnya.

Untuk informasi lainnya, Anda bisa melakukan konsultasi gratis dengan tim medis Klinik Utama Gracia melalui tombol konsultasi online yang sudah tersedia dibawah ini dan semoga saja artikel ini dapat bermanfaat untuk Kita semua.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan