web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Penyebab Dan Bahaya Radang Panggul Pada Wanita

Penyebab Dan Bahaya Radang Panggul Pada Wanita
Nilai Rata-rata: 9.0 / 10 (1 orang penilai )



Bahaya radang panggul dapat bervariasi tergantung dari tingkat keparahannya. Radang panggul adalah infeksi serius yang biasanya disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS). Dan dapat menyebabkan masalah termasuk sakit kronis dan kesulitan untuk hamil (infertilitas) itulah sebagian bahaya radang panggul. Untuk mengurangi terkena infeksi menular seksual (IMS) adalah dengan tidak berhubungan seks, selalu menggunakan kondom jika melakukan hubungan seks, dan mendapatkan skrining untuk infeksi menular seksual (IMS) oleh dokter.

Apa Itu Radang Panggul? Apa Saja Bahaya Radang Panggul?

Radang panggul adalah peradangan yang mempengaruhi organ-organ di panggul (pelvic). Dan biasanya disebabkan oleh infeksi yang menyebar dari vagina melalui serviks (leher rahim) atau pintu masuk ke rahim kemudian naik lebih tinggi melalui saluran tuba (tabung yang membawa telur dari ovarium ke rahim) ke arah indung telur dan kemudian ke bagian dalam perut.

Jika peradangan terjadi secara tiba-tiba dan parah maka disebut dengan radang panggul akut. Hal ini juga dapat menyebabkan kumpulan cairan untuk berkembang, biasanya didalam tabung dan dekat dengan ovarium (abses tubo ovarium dan merupakan komplikasi serius yang akan membutuhkan perawatan khusus). Terkadang peradangan yang belum parah dapat bertahan untuk waktu yang lama dan disebut radang panggul kronis.

Apa Yang Menyebabkan Radang Panggul?

Penyakit radang panggul (PID) umumnya disebabkan oleh bakteri dari vagina atau serviks (leher rahim) yang menyebar ke organ reproduksi wanita di bagian atas (rahim, saluran telur dan ovarium). Infeksi dapat ditularkan secara seksual (klamidia dan gonore atau kencing nanah) atau hasil pertumbuhan berlebih dari beberapa jenis bakteri di vagina.

Yang menjadi bahaya radang panggul yaitu terjadi setelah persalinan atau keguguran atau setelah prosedur seperti aborsi atau pemasangan AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim) seperti alat KB. Penyebab yang paling mungkin dari radang panggul adalah klamidia atau gonore (kencing nanah) yang tidak diobati. Kedua infeksi menular seksual (IMS) ini dapat menyebabkan kasus radang panggul dan dapat ditularkan dari pasangan seksual tanpa disadari karena seringnya tidak menimbulkan adanya gejala.

Baca Juga : PID Adalah Salah Satu Penyebab Kemandulan Wanita

konsultasi dengan dokter

Gejala Dan Bahaya Radang Panggul

Pada kebanyakan wanita dengan penyakit radang panggul (PID) tidak memiliki adanya gejala. Namun jika gejalanya muncul, maka dapat bervariasi dari yang ringan hingga berat. Namun, penyakit radang panggul yang tidak diobati dapat menjadi bahaya radang panggul dan memiliki konsekuensi yang serius. Gejalanya kemungkinan termasuk :

• Terasa nyeri yang kemungkinan parah terutama di area panggul (pelvic).
• Demam.
• Kelelahan.
• Perdarahan atau bercak diantara periode menstruasi.
• Menstruasi tidak teratur.
• Nyeri di punggung bawah dan rektum.
• Nyeri saat berhubungan seksual.
• Keputihan yang tidak biasa.
• Sering kencing.
• Muntah.

Terkadang gejalanya menyerupai gejala kista ovarium, radang usus buntu, endometriosis atau infeksi saluran kemih (ISK). Radang panggul akut akan berlangsung hingga 30 hari atau kronis jika berlangsung lebih dari 30 hari. Kesulitan saat mengobati radang panggul adalah bahwa gejalanya bervariasi dan beberapa dari wanita kemungkinan tidak memiliki gejala.

Adapun bahaya radang panggul jika tidak ditangani, dapat menyebabkan nyeri panggul (pelvic) terus menerus. Dapat menyebabkan jaringan parut di tuba fallopi yang dapat mempersempit dan menghalangi jalur telur yang bergerak dari ovarium ke rahim. Jika telur yang ditolak di tuba fallopi dibuahi, maka akan terjadi kehamilan ektopik (dimana janin berkembang diluar rahim) dapat terjadi.

Ini adalah bahaya radang panggul dan kondisi kesehatan yang serius dan berpotensi mengancam jiwa yang membutuhkan perhatian medis khusus. Sebagai akibat dari radang panggul, tabung yang rusak parah juga dapat sepenuhnya ditolak. Ini bisa menyebabkan infertilitas atau kemandulan. Pada wanita yang mempunyai riwayat radang panggul dan hamil memiliki risiko komplikasi kehamilan yang lebih tinggi seperti keguguran, kelahiran prematur dan bayi meninggal didalam kandungan.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Radang Panggul?

Radang panggul bisa sangat sulit untuk didiagnosis, karena gejalanya bervariasi secara signifikan dari wanita ke wanita dengan beberapa wanita yang tidak mengalami gejala sama sekali. Biasanya dokter akan menanyakan mengenai gejala dan melakukan pemeriksaan termasuk pemeriksaan panggul (pelvic).

Dokter akan mengambil sampel dari vagina dan serviks (leher rahim) selama pemeriksaan panggul (pelvic) untuk menentukan jenis mikroorganisme yang menyebabkan infeksi. Tes urine juga dapat dilakukan, tes khusus untuk gonore (kencing nanah) atau klamidia dan sejenis bakteri yang disebut mycoplasma genitalium.

Terkadang tes tambahan seperti USG panggul (pelvic) kemungkinan diperlukan untuk menentukan tingkat infeksi. Infeksi klamidia adalah salah satu penyebab tersering dari tuba fallopi. Pada wanita yang terinfeksi klamidia sering tidak memiliki gejala pada awal infeksi, jadi jika Anda aktif secara seksual maka harus melakukan pemeriksaan dengan dokter untuk klamidia setidaknya 1 kali dalam 1 tahun. Pada pria yang aktif secara seksual juga harus melakukan pemeriksaan rutin untuk klamidia bahkan jika tidak memiliki gejala apapun, sehingga tidak meneruskan infeksi ke pasangannya.

Bagaimana Cara Mengobati Radang Panggul?

Pengobatan yang tertunda adalah penyebab hasil reproduksi yang negatif dari radang panggul (misal infertilitas atau kemandulan). Dokter biasanya melakukan pengobatan pada wanita dengan antibiotik namun ketika dicurigai memiliki radang panggul, bahkan ketika belum dilakukan semua tes yang diperlukan untuk mendiagnosis kondisi secara definitif. Dokter biasanya akan meresepkan obat-obatan untuk penghilang rasa sakit.

Meresepkan obat-obatan radang panggul sebelum dilakukan diagnosis secara definitif berarti pengobatan dimulai lebih awal untuk menghindari bahaya radang panggul. Adapun tes yang dilakukan untuk mendiagnosis kondisi lain yang menyebabkan gejala (kehamilan ektopik). Jenis antibiotik yang diresepkan akan tergantung pada sejumlah faktor termasuk :

• Diduga penyebab radang panggul khususnya yang tidak disebabkan oleh infeksi menular seksual (IMS). Infeksi menular seksual (IMS) menanggapi berbagai jenis antibiotik dibandingkan dengan infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang biasanya mendiami vagina.
• Tingkat keparahan penyakit dan gejala.
• Karakteristik wanita termasuk memiliki alergi dan statusnya termasuk sedang hamil atau sedang menyusui.

Jika ingin lebih jelas ada baiknya segera melakukan konsultasi dengan dokter. Jangan pernah menunda-nunda pengobatan, jika menundanya akan bertambah semakin parah dan mengakibatkan bahaya radang panggul. Klinik Utama Gracia adalah salah satu klinik terbaik yang menangani radang panggul dan penyakit kelamin lainnya. Anda bisa langsung menghubungi kami di nomor 081336361555 dan jika ada pertanyaan lain, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi online gratis dibawah ini.

Baca Juga : Waspada, 3 Tanda Dan Ciri Ciri Radang Panggul Pada Wanita

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan