web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Penyebab, Gejala Dan Pengobatan Herpes Kelamin Pada Wanita

Penyebab, Gejala Dan Pengobatan Herpes Kelamin Pada Wanita
Nilai Rata-rata: 10.0 / 10 (4 orang penilai )



Herpes kelamin pada wanita adalah infeksi virus yang ditandai dengan adanya luka di sekitar area genital atau kemaluan wanita. Dapat tertular atau menular melalui hubungan seks (vaginal, anal atau oral) dengan seseorang yang terinfeksi dengan salah satu virus yang menyebabkan herpes kelamin. Setelah terinfeksi virus herpes kelamin, virus ini tetap berada di tubuh selamanya, bahkan setelah lukanya hilang.

Beberapa orang dengan herpes kelamin memiliki luka kelamin yang suatu saat dapat muncul kembali, karena virus menjadi aktif kembali, sementara orang lain tidak memiliki gejala yang sama sekali dan bahkan tidak mengetahui jika memiliki virus didalam tubuh. Jadi kemungkinan untuk menularkan virus ke pasangan seksual bahkan jika tidak memiliki gejala.

Apa Itu Herpes Kelamin?

Herpes kelamin pada wanita adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang paling umum. Infeksi bisa sangat mengganggu. Pada kebanyakan orang tidak pernah memiliki gejala atau gejalanya begitu ringan sehingga orang tidak tahu bahwa terinfeksi. Akan tetapi pada beberapa orang, infeksinya dapat menyebabkan serangan gatal dan nyeri sesekali di daerah kelamin.

Setelah gejala yang pertama, virus herpes tetap berada di sel-sel saraf dibawah kulit dan menjadi tidak aktif. Biasanya menjadi aktif kembali dari waktu ke waktu, bergerak kembali ke kulit dan menyebabkan lebih banyak luka. Hal-hal seperti stress, penyakit, pasangan seks baru atau menstruasi dapat memicu gejala baru. Seiring berjalannya waktu, gejala terjadi lebih jarang, lebih cepat untuk disembuhkan dan tidak terlalu sakit.

Baca Juga : Apakah Herpes Kelamin Adalah Penyakit Menular Seksual Yang Berbahaya?

konsultasi dengan dokter

Apa Yang Menyebabkan Herpes Kelamin Pada Wanita?

Herpes kelamin pada wanita disebabkan oleh virus, baik Herpes Simpleks Herpes (HSV) tipe 2 atau Herpes Simpleks Virus (HSV) tipe 2. Virus yang dapat menyebabkan luka di bibir (luka dingin) dan luka pada kelamin. Tipe 1 adalah virus yang biasanya menyebabkan luka dingin, akan tetapi dapat menyebabkan herpes kelamin. Virus dapat menyebar selama seks oral dari kulit disekitar mulut, dimana telah menyebabkan luka dingin, pada kulit atau disekitar kelamin orang lain, dimana dapat menyebabkan luka genital. Tipe 2 adalah virus yang paling sering menyebabkan herpes kelamin. Virus ini biasanya menyebar melalui kontak kulit ke kulit atau melalui sekresi kelamin saat berhubungan seks, misalnya selama hubungan seks vaginal atau hubungan seks dubur.

Apa Saja Gejala Herpes Kelamin Pada Wanita?

Gejala dapat sangat berviasi dari orang ke orang. Pada kebanyakan orang tidak pernah mengalami gejala apapun. Terkadang gejalanya begitu ringan sehingga orang kemungkinan tidak memperhatikan atau mengenali sebagai tanda herpes. Untuk orang-orang yang memperhatikan infeksinya, biasanya muncul sekitar 2 hari hingga 14 hari setelah terkena herpes kelamin.

Seberapa orang memiliki gejala lepuhan dan gatal sangat menyakitkan pada disekitar pembukaan vagina. Lepuhan yang pecah dan berubah menjadi luka dangkal yang menghabiskan waktu hingga 3 minggu untuk sembuh. Terkadang orang-orang, terutama pada wanita juga memiliki gejala yang mirip flu, seperti demam, sakit kepala dan nyeri otot. Penderitanya dapat merasakan keputihan dan rasa sakit yang tidak normal ketika kencing. Infeksi herpes kelamin pada wanita bisa parah pada orang yang memiliki gangguan sistem kekebalan tubuh seperti orang dengan HIV. Berikut gejala saat herpes kelamin muncul :

• Gejala seperti flu dapat terjadi pada saat pertama kali virus menyerang.
• Sensasi seperti kesemutan atau terbakar pada kulit didekat alat kelamin atau anus.
• Sakit di bokong, kaki atau alat kelamin.
• Cairan yang keluar dari vagina.
• Area benjolan berwarna merah dan kecil didekat area tempat virus memasuki tubuh seperti pada penis, didekat anus atau di vulva (area genital wanita).
• Benjolan berwarna merah berubah menjadi luka yang berisi cairan bening yang pecah dan terbuka serta meninggalkan luka yang sangat menyakitkan.
• Luka-luka ini membentuk kerak setelah beberapa hari dan sembuh dalam waktu sekitar 1 hingga 2 minggu tanpa meninggalkan bekas.

Biasanya gejala pertama berlangsung selama 2 minggu atau 3 minggu dan seringkali paling parah, yang paling penting segera mengkonsultasikannya dengan dokter untuk melakukan perawatan sesegera mungkin untuk meminimalkan rasa sakit dan komplikasi yang terkait dengan gejala ini. Gejala selanjutnya biasanya tidak parah dan cenderung tidak berlangsung selama gejala pertama, akan tetapi panjang dan beratnya gejala sangat bervariasi dari orang ke orang. Gejala herpes kelamin dapat menetap dan tidak kembali lagi atau dapat terus kembali (kambuh) dalam 1 tahun, atau hanya sekali atau dua kali.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Herpes Kelamin Pada Wanita?

Jika memiliki luka genital segera lakukan konsultasi dengan dokter, dan untuk memeriksanya dengan mengambil sampel dari salah satu luka. Dokter dapat mendiagnosis herpes kelamin dengan memeriksanya. Dan menanyakan mengenai gejala dan faktor risiko yang merupakan hal-hal yang kemungkinan terkena infeksi. Jika ini adalah gejala pertama, kemungkinan bisa diambil sampel jaringan dari luka untuk diuji atau dites. Tes dapat membantu dokter untuk memastikan penderita herpes kelamin. Selain itu juga dilakukan tes darah.

Pengobatan Untuk Herpes Kelamin Pada Wanita

Meskipun tidak ada obat-obatan untuk herpes kelamin, gejala biasanya dapat dikontrol dengan menggunakan obat-obatan antiviral. Namun sangat penting untuk mencegah penyebaran herpes kelamin dengan menghindari seks sampai gejalanya sembuh dan terus menggunakan kondom saat melakukan hubungan intim. Meskipun tidak ada obat-obatan untuk herpes kelamin, dokter dapat merekomendasikan dan meresepkan obat-obatan antiviral yang dapat membantu membuat gejala-gejalanya ringan.

Jika gejalanya lebih sering berat, maka pengobatan supresif (pengobatan untuk menekan gejala) dapat menjadi pilihan. Ketika obat-obatan antivirus digunakan terus menerus selama beberapa bulan. Dan mengkonsumsi obat-obatan antiviral dengan penggunaan kondom saat berhubungan seks dapat membantu mengurangi risiko penularan virus ke pasangan yang tidak terinfeksi.

Segera lakukan pengobatan dengan mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter. Salah satu tempat pengobatan yang paling efektif hanya ada di Klinik Utama Gracia. Klinik yang menangani herpes kelamin pada wanita ini sangat terpercaya. Sudah banyak bukti yang melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia hasilnya sembuh. Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 untuk pengobatan herpes kelamin pada wanita, adapun Anda bisa menggunakan layanan konsultasi online gratis dibawah ini.

Baca Juga : Ciri Ciri Penyakit Herpes Genitalis Pada Wanita Dan Cara Mengobatinya

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan