• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Penyebab Keputihan Saat Hamil

Penyebab Keputihan Saat Hamil
Nilai Rata-rata: 8.8 / 10 (5 orang penilai )

keputihan saat hamil

Memasuki masa kehamilan, wanita sering mengeluhkan kondisi keputihan yang dialaminya. Keputihan sebenarnya merupakan kondisi yang normal bagi setiap wanita, terutama ketika masa kehamilan. Lendir keputihan akan menjadi lebih banyak. Penyebab keputihan saat hamil tak lain karena hormone didalam tubuh kamu.

Keputihan saat hamil, ataupun keputihan saat tidak hamil merupakan kondisi normal yang terjadi pada setiap wanita. Hampir semua wanita mengalami keputihan, terlebih ketika akan memasuki masa menstruasi dan setelah menstruasi. Lendir keputihan juga akan keluar ketika anda sedang melakukan hubungan seks. Dimana cairan keputihan tersebut keluar untuk membantu pelumasan saat terjadinya penetrasi.

Keputihan adalah cairan yang di produksi oleh rahim agar dapat menjaga kelembapan, dan agar melindungi vagina dari infeksi yang terjadi. Sehingga cairan keputihan akan mencegah masuknya bakteri ke dalam rahim melalui vagina.

Apabila hal ini terjadi, anda harus memahami terlebih dahulu mengenai dua jenis keputihan. Dimana terdapat penyebab yang disebabkan karena kondisi normal, tetapi ada juga jenis keputihan yang bersifat tidak normal. Dan keputihan yang abnormal inilah yang harus anda waspadai, karena dapat menganggu kondisi janin pada kandungan anda.

Dua Jenis Keputihan Saat Hamil

Keputihan Normal

Apabila anda mengalami keputihan dalam kondisi yang normal ketika hamil. Maka tak perlu dikhawatirkan. Karena cairan keputihan akan meningkat seiring masa kehamilan. Frekuensi cairannya pun akan semakin banyak saat anda hamil, jadi anda tak perlu panik ketika mengalami keputihan saat hamil.

Kondisi keputihan ketika hamil berfungsi untuk melindungi vagina dari infeksi bakteri yang bisa saja menyerang vagina anda, dan masuk kedalam rahim. Kadar keputihan yang berlebihan dan cairan keputihan tidak lengket, tidak menyebabkan gatal, tidak berbau, dan tidak berwarna merupakan ciri dari keputihan masih dalam tahap yang wajar dan normal.

Meskipun anda sedang mengandung, maka keputihan normal yang terjadi tidak akan menganggu keberadaan janin anda. Karena janin anda dilindungi oleh selaput ketuban yang berfungsi untuk menjaga janin. Penyebab keputihan normal sebenarnya disebabkan oleh kondisi hormone didalam tubuh ibu hamil yang cenderung berubah selama masa kehamilan.

Jika dalam kondisi hamil anda mengalami keputihan, maka kondisi tersebut merupakan kondisi yang normal dan tidak akan menyebabkan masalah pada janin anda, asalkan anda mengetahui jika keputihan tersebut merupakan keputihan normal.

konsultasi dengan dokter

 

Ciri-Ciri Keputihan Normal

  • Cairan encer berwarna putih bening
  • Cairan tidak berbau
  • Cairan tidak berwarna
  • Tidak menyebabkan gatal
  • Cairan yang keluar terbilang sedikit

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan anda mengalami keputihan saat hamil, namun keputihan yang terjadi masih dalam tahap normal. Adapun penyebab keputihan normal saat hamil:

  • Stress
  • Kurang asupan gizi
  • Tidak Menjaga kebersihan vagina
  • Obat-obatan

Kondisi tersebut akan menjadi salah satu penyebab keputihan dalam kondisi normal. Sebagai wanita, anda harus memahami jenis keputihan yang aman dan keputihan yang tidak aman. Jika memang keputihan yang anda alami dan rasakan ada yang tidak beres, segeralah untuk melakukan pemeriksaan.

penyebab keputihan saat hamil

Keputihan Abnormal Saat Hamil

Jika anda mengalami keputihan yang abnormal saat kehamilan, maka anda harus mewaspadai dan harus segera melakukan pemeriksaan. Karena keputihan saat hamil yang tidak normal, diakibatkan oleh infeksi dari jamur, parasite, dan bakteri yang dapat membahayakan janin anda.

Tentunya keputihan abnormal merupakan keputihan yang menunjukan adanya masalah kesehatan pada organ reproduksi kewanitaan. Sehingga anda harus segera melakukan pengobatan sebelum keputihan semakin parah dan menyerang janin dalam kandungan.

Ciri-Ciri Keputihan Abnormal

Keputihan abnormal saat hamil memiliki ciri-ciri yang berbeda pada keputihan normal, berikut ciri-ciri keputihan abnormal saat hamil:

  • Keputihan lengket
  • Keputihan menyebabkan panggul terasa sakit/nyeri
  • Keputihan disertai rasa gatal
  • Keputihan yang berwarna abu-abu, kuning, atau hijau
  • Keputihan Disertai bau yang tidak sedap
  • Meninggalkan bercak
  • Cairan keluar cukup banyak

Penyebab Keputihan Saat Hamil

Bakteri Vaginosis

bakteriSebenarnya bakteri vaginosis bakteri jahat yang hidup di area vagina, tetapi jumlahnya cukup sedikit. Namun bakteri ini akan bermasalah ketika memiliki jumlah yang cukup banyak. Sehingga menganggu kondisi organ reproduksi. Adapun tanda-tanda anda mengalami keputihan yang disebabkan oleh bakteri vaginosis adalah keputihan menjadi lengket, berbau, dan terkadang anda merasa sakit usai melakukan hubungan badan.

Bakteri vaginosis tumbuh karena disebabkan oleh penggunaan alat kontrasepsi, terutama alat kontrasepsi spiral, melakukan pembersihan vagina dengan cara menyemprotnya, dan sering bergonta-ganti pasangan menjadi salah satu penyebab tumbuhnya bakteri. Penyebab keputihan yang disebabkan oleh bakteri vaginosis akan berdampak berbahaya bagi kandungan anda.

Apa Dampaknya Bagi Ibu Hamil?

Anda akan bertanya-tanya apa dampak yang terjadi ketika mengalami keputihan yang disebabkan oleh bakteri vaginosis ketika hamil. Hal yang paling buruk ketika vagina anda terserang oleh bakteri vaginosis adalah kelahiran prematur. Karena bakteri vaginosis dapat menyebabkan ketuban pecah lebih awal.

Apa yang Harus Dilakukan?

Pasti anda akan bertanya apa yang harus anda lakukan, ketika anda mengalami keputihan abnormal yang disebabkan oleh bakteri vaginosis. Anda lebih baik segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk melindungi bayi anda dari serangan bakteri. Sehingga pecah ketuban diawal dapat dicegah terlebih dahulu. Biasanya dokter akan memberikan anda obat antibiotik untuk mencegah perkembangan bakteri.

konsultasi dengan dokter

 

Infeksi Jamur

Hal lain yang menjadi penyebab keputihan saat hamil adalah infeksi jamur. Jamur yang menyerang organ reproduksi wanita dan menyebabkan keputihan yang abnormal adalah jamur candida albicians. Jamur jenis ini merupakan jamur yang memang hidup di area kewanitaan.

Jamur candida albicians biasanya berjumlah sangat sedikit pada organ kewanitaan, namun karena kelembapan pH akibat perubahan hormon dapat memicu pertumbuhan jamur candida albicians dan menjadi penyebab keputihan. Meskipun jamur candida, dapat menyerang ibu hamil maupun wanita yang tidak sedang dalam masa kehamilan.

Adapun ciri-ciri seorang wanita mengalami keputihan yang diakibatkan oleh jamur candida yakni:

  • Tidak menyebabkan bau
  • Rasa gatal pada organ kewanitaan
  • Bagi ibu hamil akan terasa gatal dan sakit seperti terbakar pada vagina
  • Cairan keputihan berwarna putih susu
  • Sakit saat buang air kecil

Apa Tindakan yang Harus Saya Lakukan?

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk menjaga organ kewanitaan agar jamur tidak menyebabkan bahaya pada janin. Meskipun sebenarnya, jamur candida yang menyebabkan seorang wanita mengalami keputihan tak normal sangat umum terjadi pada wanita hamil, sehingga tak perlu di khawatirkan. Tetapi jika menyebabkan anda merasa tidak nyaman, maka berkonsultasi bersama dokter kandungan anda.

Anda juga bisa melakukan perawatan dengan mudah, seperti perawatan dengan menjaga kebersihan organ kewanitaan saat hamil, menggunakan pakaian yang nyaman dan berbahan katun, dan konsumsi makanan yang mengandung cukup banyak probiotik.

masalah ims

Penyakit Menular Seksual

Penyebab yang tidak normal lainnya adalah infeksi menular seksual (IMS). IMS sendiri merupakan kondisi menular yang disebabkan oleh pasangan anda. Mungkin dari orang lain dan anda pernah melakukan hubungan seks dengannya. Virus yang menyebabkan seseorang mengalami IMS akan menyebabkan kondisi keputihan yang tidak normal.

Apabila saat masa kehamilan anda melakukan hubungan seks, maka kondisi seperti ini pun dapat memicu timbulnya penyakit menular seksual. Biasanya kondisi yang paling sering menyerang infeksi menular seksual saat hamil adalah klamidia, dengan ciri cairan keputihan berwarna kuning.

Ciri-Ciri Keputihan Akibat IMS

  • Keputihan berbau amis
  • Keputihan dengan jumlah yang banyak
  • Akan menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman
  • Menyebabkan sakit yang cukup parah saat berhubungan

Bahayakah IMS Saat Hamil?

Tentunya IMS saat masa kehamilan akan sangat berbahaya. Karena virus penyebab IMS dapat menular ke janin dan menyebabkan bayi terlahir dalam kondisi memiliki penyakit menular seksual yang ditularkan oleh sang ibu. Bahkan sang ibu yang mengandung dan memiliki penyakit menular seksual dapat menyebabkan infeksi pada rahim setelah kelahiran.

konsultasi dengan dokter

 

Apa yang Harus Dilakukan?

Ketika anda mengalami kondisi IMS saat kehamilan, maka sebaiknya segeralah untuk melakukan pemeriksaan ke dokter. Dokter akan memabntu anda untuk mencegah infeksi menyerang janin anda. Hindari juga melakukan hubungan seks ketika anda sedang hamil, karena dapat memperparah kondisi tersebut.

Leukorrhea

perawatan keputihanLeukorrhea merupakan penyebab keputihan yang selalu terjadi pada ibu hamil. Tetapi sebagai ibu hamil, anda tidak perlu terlalu kahwatir terhadap kondisi leukorrhea. Meskipun leukorrhea adalah kondisi yang aman dan tak perlu di khawatirkan. Tetapi ibu hamil harus segera melakukan pemeriksaan ketika keputihan akibat leukorrhea berubah menjadi warna coklat dan membuat kondisi anda makin tidak nyaman akibat keputihan tersebut.

Terlebih ketika anda menemukan bercak coklat didalam celana dalam anda. Karena kondisi tersebut menjadi tanda bahwa janin didalam kandungan yang tidak berkembang dan berpotensi mengalami keguguran. Maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi yang anda alami selama kehamilan.

Hal terpenting yang harus anda lakukan selama masa kehamilan, dan mencegah leukorrhea semakin parah adalah dengan cara menjaga kondisi vagina agar tetap bersih, jika perlu maka gunakan panty liner. Hindari menggunakan pembersih vagina dari bahan-bahan kimia. Karena hanya akan memicu infeksi saja.

Pencegahan dan Perawatan Keputihan Saat Hamil

Setelah anda mengetahui apa saja yang menjadi penyebab, maka kini anda harus mengetahui juga pencegahan yang bisa  dilakukan untuk mencegah terjadinya keputihan yang lebih parah. Coba saja lakukan beberapa hal ini untuk mencegah terjadinya keputihan yang tidak normal

  • Menjaga vagina agar tetap bersih
  • Menjaga kelembapan vagina
  • Selalu mengkonsumsi makanan sehat bagi ibu hamil
  • Jangan menggunakan bahan kimia pembersih vagina
  • Hindari menggunakan tisu basah untuk membersihkan vagina
  • Gunakan pakaian yang berbahan nyaman, hindari menggunakan pakaian yang ketat
  • Selalu mengganti pakaian usai melakukan kegiatan berkeringat

Setelah anda mengetahui mengenai penyebab keputihan saat hamil, dan bagaimana cara melakukan pencegahan. Maka saat ini yang harus anda lakukan adalah dengan tetap menjaga kebersihan vagina, dan hindari melakukan hubungan seks dengan bergonta-ganti pasangan.

Keputihan yang terjadi selama periode kehamilan terkadang menjadi keputihan yang normal. namun keputihan dapat berubah menjadi kondisi yang abnormal, jika anda tidak dapat menjaga kebersihan vagina dengan baik.

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan