• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Polip serviks merupakan tumor jinak yang tumbuh pada permukaan kanal serviks. Penyebab utama dari polip serviks adalah pengaruh dari radang atau virus. Polip serviks dapat menyebabkan jumlah darah yang keluar pada saat menstruasi tidak normal walau tidak mengeluarkan gejala yang jelas.

Selain pada saat menstruasi, pada saat setelah melakukan hubungan intim atau setelah menopause pun terkadang dapat keluar darah.

Gejala umum lain pada polip serviks adalah :

•   Kontak berdarah dan ada infeksi
•   Leukorea yang tidak mudah disembuhkan
•   Terasa tidak nyaman dalam vagina

Jenis-jenis Polip Serviks

1. Polip Ektoserviks

Merupakan polip serviks yang tumbuh pada lapisan luar serviks. Polip serviks jenis ini banyak menyerang wanita yang telah melalui periode paska menopause, walaupun tidak menutup kemungkinan wanita produktif juga dapat terkena penyakit ini.

2. Polip Endoserviks

Merupakan polip serviks yang tumbuh pada bagian dalam serviks. Biasanya terjadi pada wanita yang berusia di atas 20 tahun (periode premenopause) dan telah memiliki satu anak setidaknya.

Secara sekilas memang jelas mudah membedakan kedua jenis polip serviks ini berdasarkan usia. Namun perlu anda ketahui bahwa klasifikasi ini tidak pasti, ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan. Untuk lebih jelasnya, konsultasikan masalah ini dengan dokter spesialis.

Polip serviks adalah tumor jinak yang tumbuh pada permukaan saluran leher rahim. Pada umumnya menimbulkan pendarahan menstruasi yang tidak pada biasanya, tapi tidak jarang polip serviks tidak menimbulkan gejala yang jelas.

Apa Penyebab Polip Serviks?

Penyebab pasti polip serviks sebenarnya tidak bisa ditentukan dengan pasti, tapi polip serviks sering dikaitkan dengan peradangan pada serviks. Polip serviks juga bisa terjadi akibat meningkatnya level estrogen atau tersumbatnya pembuluh darah serviks.

Apa Saja Gejala Polip Serviks?

Polip serviks sering kali tidak menimbulkan gejala, namun pendarahan yang tidak normal pada saat menstruasi merupakan gejala yang umum terjadi. Tidak hanya itu, pada saat setelah melakukan hubungan seks dan setelah menopause juga bisa jadi gejala.

Pada kasus tertentu, peningkatan pada keputihan yang kadang disertai dengan darah atau mungkin pendarahan pada saat hubungan seksual.

Penyakit polip serviks tidak bisa dipandang sebelah mata, diagnosa dan konsultasi dari dokter merupakan hal yang penting. Segera hubungi dokter spesialis apabila anda ingin tahu lebih banyak tentang penyakit ini.

Banyak kasus ditemukan wanita mengalami pendarahan pada masa hamil, polip serviks bisa jadi salah satu penyebab hal ini terjadi. Polip adalah tumbuhnya jaringan selaput lendir rahim atau endometrium berbentuk seperti jamur yang melebihi batas normal. Meningkatnya kadar level hormon estrogen merupakan salah satu penyebabnya.

Pada masa hamil, polip serviks mudah sekali menyebabkan pendarahan, ini dikarenakan jaringan yang tumbuh tersebut mengandung lebih banyak pembuluh darah dengan kondisi yang rapuh. Infeksi pada polip atau terjadi gesekan, biasanya bercak darah akan muncul pada masa menstruasi.

Pada umumnya polip serviks tidak perlu diangkat karena dianggap tidak terlalu bahaya. Apabila harus diangkat, biasanya prosedur yang dilakukan adalah tindakan kuret, ini sangat beresiko sebenarnya karena dapat mengakibatkan pendarahan yang sulit ditangani.

Polip serviks itu akan lepas dan hilang secara bersamaan pada proses persalinan. Disarankan untuk berhenti sejenak dari aktivitas hubungan seksual agar pendarahan tidak berlanjut.

Anda ingin tahu lebih tentang penyakit polip serviks? Gunakan konsultasi gratis dari kami di bawah ini.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan