web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Pria Dengan Kondisi Prostat Membesar Apakah Berbahaya?

Pria Dengan Kondisi Prostat Membesar Apakah Berbahaya?
Nilai Rata-rata: 10.0 / 10 (1 orang penilai )



Prostat membesar juga dikenal dengan Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) atau suatu kondisi yang mempengaruhi pria dewasa. Kondisi ini sangat umum terjadi pada pria diatas usia 50 tahun dan biasanya tidak mengancam kesehatan. Prostat adalah kelenjar kecil yang hanya ditemukan pada pria yang terletak di panggul (pelvic) antara penis dan kandung kemih. Terlibat dalam produksi semen. Prostat menghasilkan cairan berwarna putih dan kental yang dibuat menjadi cairan lebih tipis oleh protein yang disebut Prostate Specific Antigen (PSA). Cairan tersebut kemudian dicampur dengan sperma yang diproduksi oleh testis untuk membuat semen.

Prostat Yang Membesar Pada Pria

Prostat membesar adalah kelenjar prostat yang umum dan tidak bersifat kanker. Sebagian pria dengan usia diatas 50 tahun mengalami gejala pembesaran prostat akan tetapi hanya sedikit yang membutuhkan pengobatan medis atau bedah. Normal bagi kelenjar prostat pria untuk membesar sejak usia 40 tahun.

Pembesaran ini dapat menyebabkan berbagai gejala yang berhubungan dengan kencing. Masalah kandung kemih dan ginjal yang lebih serius juga dapat terjadi. Ada berbagai pilihan pengobatan yang efektif untuk mengatasi pembesaran prostat termasuk pemilihan medis dan bedah. Operasi prostat yang paling umum adalah reseksi prostat transurethral.

Baca Juga : Kenali Gejala-Gejala Penyakit Prostat Pada Setiap Pria

konsultasi dengan dokter

Apa Penyebab Utama Prostat Membesar?

Penyebab prostat membesar tidak diketahui, akan tetapi sebagian besar mengatakan bahwa terkait dengan perubahan hormon yang terjadi ketika pria semakin dewasa. Seiring bertambahnya usia pria, dari situ mulai memproduksi lebih sedikit hormon testosteron (hormon pria) dan sejumlah kecil hormon estrogen (hormon wanita).

Ketika kadar hormon testosteron pria dalam darah menurun, maka akan meninggalkan jumlah hormon estrogen yang lebih tinggi dalam darah. Dengan demikian pembesaran prostat pada pria terjadi karena proporsi yang lebih tinggi dari hormon estrogen dalam kelenjar prostat meningkatkan aktifitas zat yang mendorong pertumbuhan sel prostat. Penyebab pembesaran prostat dapat mendorong sel-sel kelenjar prostat untuk terus tumbuh.

Gejala Umum Prostat Membesar Seorang Pria

Tanda dan gejala pembesaran prostat adalah adanya darah dalam urine, retensi urine dan seringnya kencing, aliran urine lambat atau seperti mendribbling urine, kebutuhan untuk kencing yang mendesak dan masalah aliran kemih. Saat kelenjar prostat membesar, maka akan mempersempit uretra dan dapat menghalangi aliran urine serta dapat menyebabkan kesulitan kencing seperti :

• Frekuensi yang meningkat atau seringnya kencing.
• Urgensi yang memiliki kebutuhan kencing secara tiba-tiba.
• Nocturia atau kencing di malam hari.
• Kesulitan memulai aliran urine (keragu-raguan untuk kencing).
• Aliran urine yang buruk atau aliran urine yang lemah.
• Dribbling urine terutama diakhir kencing.
• Pengosongan kandung kemih yang tidak lengkap.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Prostat Yang Membesar?

Jika dokter mencurigai adanya pembesaran prostat, maka harus mengkonsultasikan masalah gejala yang sudah terjadi. Konsultasi dengan dokter ini untuk menunjukkan keparahan gejala yang diderita. Dokter mengesampingkan kondisi lain yang menyebabkan gejala yang mirip dengan pembesaran prostat. Dan kemungkinan juga harus melakukan beberapa tes atau pengujian standar seperti tes atau pengujian urine atau beberapa tes atau pengujian yang lebih spesifik seperti tes atau pengujian darah untuk mengukur Prostate Specific Antigen (PSA).

Penanganan Tepat Untuk Pembesaran Prostat Pria

Biasanya pengobatan untuk prostat membesar pada pria dengan obat-obata atau dengan pembedahan. Pengobatan untuk pembesaran prostat ini ditentukan oleh keparahan gejalanya. Jika memiliki gejala yang ringan hingga sedang, maka pengobatannya tanpa medis. Akan tetapi harus selalu melakukan pemeriksaan secara rutin.

Selain itu juga disarankan untuk melakukan perubahan gaya hidup seperti membatasi asupan kafein dan alkohol dan berolahraga secara teratur untuk memperbaiki gejalanya. Selain perubahan gaya hidup, obat-obatan biasanya direkomendasikan untuk mengobati gejala pembesaran prostat jinak hingga parah.

Pengobatan yang digunakan pada kelenjar prostat dapat mengurangi ukuran prostat dan memperbaiki gejala yang terkait. Pengobatan lain membantu melemaskan otot-otot kandung kemih dan membuat lebih mudah untuk kencing. Pembedahan biasanya hanya disarankan untuk gejala pembesaran prostat jinak hingga berat yang gagal merespons pengobatan.

Segera lakukan pengobatan agar gejalanya tidak bertambah parah. Jangan pernah menunda-nunda pengobatan. Semakin melakukan pengobatan maka semakin baik, biaya untuk pengobatan di Klinik Utama Gracia juga sangat terjangkau. Untuk info pengobatan lebih lanjut di 081336361555 atau dibawah ini.

Baca Juga : Mengapa Peradangan Prostat Harus Diwaspadai

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan