• Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Tahapan Penyakit Sipilis Pada Pria

Tahapan Penyakit Sipilis Pada Pria
Nilai Rata-rata: 9.9 / 10 (7 orang penilai )

masalah sipilis

Penyakit kelamin yang bisa bertahan lama didalam tubuh bukan hanya HIV dan AIDS saja. Namun terdapat penyakit menular seksual lain yang dapat bertahan didalam tubuh penderitanya hingga belasan tahun, yakni sipilis. Penyakit sipilis dapat menyerang pria dan wanita, namun kali ini kita akan bahas tentang tahapan penyakit sipilis pada pria.

Penyakit sipilis, atau penyakit yang lebih dikenal dengan sebutan raja singa di Indonesia merupakan penyakit yang menyerang organ kelamin. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang bernama Treponema Pallidum. Bakteri treponema dapat menular melalui hubungan seks dengan penderita sifilis dan menular kepada anda.

Tidak hanya melalui hubungan seks, penyakit sifilis juga dapat menular melalui cairan tubuh lainnya seperti darah. Apabila anda merupakan pengguna narkoba dan sering menggunakan jarum suntik yang sama, maka jarum suntik tersebut dapat menjadi sarana penularan virus treponema. Termasuk juga jarum yang digunakan dalam pembuatan seni rajah tubuh.

Aktivitas Seks yang Menyebabkan Seorang Mengalami Sipilis

Ada beberapa aktivitas seksual yang menyebabkan seorang mengalami sifilis. Sehingga tahapan penyakit sipilis pada pria bisa disebabkan karena anda sering melakukan hubungan seks dengan cara yang tidak biasa. Berikut aktivitas seks yang dapat menyebabkan seorang terkena sifilis.

Seks Anal

aktifitas seksSalah satu penyebab seorang mengalami gejala sifilis adalah seks anal. Seks anal merupakan salah satu aktivitas seks yang melakukan penetrasi melalui anus. Padahal seks seperti ini tidak dianjurkan, karena pada anus terdapat berbagai jenis bakteri yang dapat memicu anda terserang berbagai penyakit kelamin, termasuk terserang sifilis. Anus merupakan tempat bakteri bersarang, karena kebersihannya yang kurang terjaga.

Seks Oral

Selain seks anal, aktivitas seks oral juga dapat memicu anda mengalami sifilis. Karena Banyak orang yang menyangka bahwa seorang dapat terhindar dari berbagai penyakit ketika melakukan oral seks, padahal oral seks sama dengan aktivitas seks lainnya yang dapat memicu timbulnya berbagai penyakit kelamin. Salah satu tanda seorang mengalami penyakit sifilis karena aktivitas seks oral adalah munculnya luka di sekitar bibir, mulut, lidah, dan tenggorokan.

Kedua aktivitas seks tersebut memang memberikan anda sensasi yang berbeda ketika melakukan aktivitas seks. Tetapi bukan berarti itu menjadi cara yang aman untuk menghindari penyakit kelamin, semua aktivitas seks yang tidak sehat akan berpotensi menyebabkan anda menderita penyakit kelamin.

Bakteri Penyebab Sipilis

Sudah disebutkan seperti diatas bahwa bakteri penyebab sifilis hanya menular melalui kontak tubuh, bakteri tidak dapat hidup di luar tubuh manusia dalam jangka waktu yang cukup lama. Sehingga penyebaran bakteri diluar tubuh manusia tidak akan pernah bisa terjadi, seperti:

  • Penggunaan kolam renang yang sama
  • Menggunakan toilet yang sama
  • Menggunakan pakaian yang sama
  • Menggunakan alat makan yang sama

Keempat hal tersebut tidak akan menyebabkan seorang tertular penyakit sifilis yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum. Sehingga bakteri ini hanya menyebabkan seorang tertular dari cairan dalam tubuh dan aktivitas seksual.

konsultasi dengan dokter

 

Diagnosis

Cara mengetahui apakah anda sudah tertular penyakit sifilis, satu-satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan beberapa tes dan pemeriksaan yang bisa melihat apakah ada virus treponema pallidum di dalam tubuh anda atau tidak. Ada dua jenis tes yang biasanya dilakukan untuk mengetahui seorang memiliki penyakit sifilis atau tidak.

Tes Darah

Tes pertama yang dapat dilakukan oleh seorang pria untuk mengetahui sudah sejauh mana tahapan penyakit yang sudah ia alami. Tes darah yang biasa dilakukan adalah tes darah antibodi. Tes darah jenis ini adalah untuk melihat ada atau tidaknya antibody didalam tubuh yang dapat melawan infeksi virus tersebut.

Pemeriksaan Luka

Salah satu gejala awal dari penyakit raja singa dan merupakan tahapan sipilis di tahap awal adalah munculnya luka atau tukak disekitar area kelamin, mulut, tenggorokan, dan anus. Apabila memang pada tubuh anda terdapat luka atau tukak tersebut, maka dokter dapat mengetahui sudah sampai tahap apa penyakit raja singa yang kamu alami.

Gejala dan Tahapan Penyakit Sipilis Pada Pria

Untuk mengetahui gejala penyakit raja singa, maka setiap tahapan sipilis memiliki gejala yang berbeda-beda pada setiap tahapan yang dilalui. Sehingga kita akan membahas tahapan tersebut satu per satu, mulai dari tahapan tingkat pertama (Primer) hingga tahapan tingkat keempat (tahap tersier).

Gejala dan Tahapan Sifilis Pertama (Primer)

melalui bakteriPada tahap awal penyakit sifilis dapat terjadi dengan menunjukan beberapa gejala, seperti munculnya luka atau tukak yang muncul sekitar 10-90 hari setelah tertular bakteri. Luka yang muncul sering diabaikan oleh para penderita sifilis, karena luka tidak menunjukan rasa sakit, sehingga sering diabaikan oleh penderitanya.

Tahapan sipilis dapat muncul di area penis dan menimbulkan rasa sakit, namun biasanya tidak pada penis saja. Luka juga dapat muncul di area tubuh lainnya, lalu muncul pula beberapa gejala kelenjar getah bening disekitar luka yang muncul.

Jika pada wanita biasanya akan muncul luka disekitar luar vagina, terkadang munculnya luka didalam vagina, dan juga didalam rahim. Berbeda dengan pria yang menimbulkan rasa sakit, pada wanita luka yang muncul tidak pernah menimbulkan rasa sakit.

Akankah luka hilang? Pertanyaan seperti ini sering dilontarkan oleh pasien penderita sifilis tahap primer. Dimana mereka akan bertanya apakah luka yang muncul tersebut dapat segera hilang dari tubuh mereka? Tentunya luka dapat hilang. Bahkan luka dapat hilang, meskipun anda tidak melakukan pengobatan untuk mengobati luka tersebut.

Tapi ada hal yang harus anda ingat, hilangnya luka bukan berarti virus sudah tidak ada didalam tubuh anda. Tetapi itu adalah tanda virus treponema pallidum akan mengantarkan anda kepada tahap selanjutnya. Jika anda tidak mulai melakukan pengobatan pada tahap awal, maka sifilis anda akan masuk kedalam tahap kedua.

konsultasi dengan dokter

 

Tahap Sifilis Kedua (Sekunder)

pencegahan sipilis priaTahapan sipilis di tahap kedua akan muncul beberapa hari atau beberapa minggu setelah luka atau tukak pada tahap pertama hilang. Pada tahap kedua hampir sama gejalanya dengan tahap pertama, anda akan mengalami luka atau ruam pada mulut, vagina, dan anus. Biasanya pada tahap ini satu persatu ruam akan muncul pada bagian tubuh laiinya.

Biasanya luka dan ruam muncul seperti kutil, dan sering disebut sebagai kutil kelamin. Ruam akan muncul lebih banyak pada telapak tangan dan kaki yang paling sering muncul. Ruam dan luka tersebut umumnya akan muncul tidak diiringi gatal pada tubuh. Terkadang sering tak tersadari oleh anda para penderitanya.

Tahapan penyakit sipilis pada pria yang kedua ini, anda juga akan mengalami beberapa gejala seperti flu, demam, sakit kepala, kerontokan rambut, kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, nyeri otot, penurunan berat badan, dan mudah lelah. Sama dengan tahap primer, pada tahap kedua gejala akan muncul dan hilang meskipun anda obati ataupun tidak mengobatinya. Tetapi jika anda tidak mengobatinya, penyakit sifilis akan masuk pada tahap berikutnya yakni tahap ketiga.

Tahap Sifilis Ketiga (Laten)

Pada tahap ketiga, sifilis tidak akan menular dan tidak akan menimbulkan gejala apapun pada tubuh anda. Jika anda tidak juga melakukan pengobatan, maka sifilis akan masuk dan menyerang organ tubuh kamu tanpa menimbulkan tanda dan gejala apapun. Jika tetap dibiarkan juga, maka sifilis akan masuk ke tahap yang paling berbahaya dari tahapan sifilis lainnya, meskipun pada tahap laten virus akan berdiam di dalam tubuh hingga bertahun-tahun lamanya.

Tahap Sifilis Keempat (Tersier)

Apabila hingga dari tahap satu hingga tahap tiga, anda tidak juga melakukan pengobatan maka tahapan penyakit sipilis pada pria selanjutnya masuk kepada tahap empat atau tahap terakhir. Tahap keempat merupakan tahap yang paling berbahaya, dan jika melakukan pengobatan, pengobatan yang dilakukan akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.

Pada tahap ini pun, penderitanya akan selalu menemukan gejala sepanjang hidupnya. Ia akan mengalami kondisi seperti ini selama bertahun-tahun, dan akan terus menerus selalu menganggu kehidupan penderita sifilis.

Terlebih, bakteri treponema pallidum pun menunjukan tahapan penyakit sipilis pada pria dengan menyerang organ tubuh penting lainnya seperti organ otak, jantung, hati, mata, dan pendengaran. Apabila organ-organ tersebut sudah terserang sifilis. Maka akan menyebabkan komplikasi penyakit seperti penyakit jantung, hati, stroke, kebutaan, dan gangguan pendengaran pun akan menyerang kondisi anda.

Apakah Sifilis Dapat Sembuh?

Setelah anda melalui tahapan penyakit sipilis pada pria, maka setelah itu anda akan bertanya apakah penyakit sifilis yang anda alami dapat segera sembuh. Penyakit sifilis atau raja singa dapat sembuh apabila anda sudah melakukan perawatan dan pengobatan berkala. Tanpa adanya pengobatan yang berkala, maka anda tidak akan pernah sembuh dari penyakit sifilis.

konsultasi dengan dokter

 

Pengobatan Sifilis

Karena sifilis merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, maka pengobatan yang dilakukan pun harus dengan obat-obatan antibakteri. Ada beberapa jenis obat-obatan antibakteri yang biasanya diberikan pada penderita sifilis. Obat-obatan jenis ini sangat umum diberikan kepada penderita saat melakukan pemeriksaan dokter.

Antibiotik yang biasa digunakan adalah antibiotik berjenis penisilin.  Biasanya pemberian penisilin harus dengan suntikan. Jika tidak dengan suntikan, terdapat jenis obat tablet yang bisa diberikan kepada pasien penderita raja singa.

Pengobatan juga dilakukan sesuai dengan tahapan penyakit sipilis pada pria. Apabila pengobatan dilakukan pada tahap pertama dan kedua, maka pengobatan yang dilakukan hanya dilakukan sekitar 14 hari namun bisa lebih. Tetapi apabila sudah memasuki tahap tersier dan tahap laten, maka pengobatan akan dilakukan lebih lama hingga bakteri penyebab raja singa benar-benar hilang dari dalam tubuh pasien.

Pencegahan

Adakah cara mencegah terjadinya sifilis? Tentunya ada. Sifilis dapat dicegah dengan cara melakukan hubungan hanya dengan satu pasangan. Bagi pria yang belum menikah, sifilis dapat dicegah dengan tidak melakukan hubungan seks dengan pekerja seks komersil. Atau tidak melakukan hubungan seks dengan wanita yang tidak diketahui riwayat penyakit kelaminnya.

Saat anda sudah di diagnosis dengan penyakit sifilis. Maka jangan melakukan hubungan seks dengan siapapun, termasuk dengan pasangan anda. Karena, jika anda tetap melakukannya dengan wanita yang anda sendiri tidak tahu riwayat penyakit kelaminnya, maka anda akan beresiko terkena penyakit raja singa kembali.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan