web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Tangani Gejala Gonore Pada Pria Sejak Dini

Tangani Gejala Gonore Pada Pria Sejak Dini
Nilai Rata-rata: 10.0 / 10 (5 orang penilai )



Gonore adalah penyakit menular seksual (PMS) yang umum, infeksi bakteri yang mempengaruhi baik pria maupun wanita. Gejala-gejala gonore pada pria sering ditemukan di uretra. Adapun gejala-gejala gonore pada wanita biasanya ditemukan di serviks (leher rahim), saluran telur dan rahim. Ketika gonore tidak diobati, gonore dapat menyebabkan penyakit radang panggul (PID) yang dapat menyebabkan infertilitas atau kemandulan dan meningkatkan risiko kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim).

Gonore Adalah Penyakit Kelamin Berbahaya

Gonore adalah infeksi menular seksual (IMS) yang umum diantara pria gay dan biseksual. Bakteri gonore dapat menyebabkan infeksi pada uretra, anus dan tenggorokan. Harus diobati pada waktunya dengan antibiotik, maka dapat mencegah diri dari pengembangan masalah kesehatan yang parah. Gonore adalah penyakit yang paling sering mempengaruhi orang-orang pada usia antara 15 tahun dan 25 tahun. Ini yang paling umum di kalangan wanita remaja yang memiliki banyak pasangan seksual. Kondisi seperti ini tidak biasa jika memiliki keduanya sekaligus seperti gonore (kencing nanah) dan klamidia pada saat yang bersamaan.

Penyebab Gonore Yang Harus Dihindari

Gonore hampir selalu ditularkan secara seksual dan paling mudah ditularkan selama hubungan seksual tanpa kondom. Seks kelamin dengan orang yang terinfeksi akan menyebabkan gonore pada alat kelamin. Demikian seks anal dengan orang yang terinfeksi dapat menularkan gonore ke rektum dan seks oral juga dapat menyebabkan gonore pada tenggorokan.

Infeksi mata gonore biasanya ditemukan pada bayi yang telah ada saat lahir karena terinfeksi dari ibunya yang terinfeksi gonore dan melakukan persalinan melewati lubang vaginanya, akan tetapi pada orang dewasa dapat terkena infeksi mata jika menyentuh area yang terinfeksi dan kemudian menggosokan ke mata. Gonore disebabkan oleh bakteri yang dikenal dengan sebutan Neisseria Gonorrhoeae. Gonore dapat menyebar dari 1 orang ke orang lain selama seks oral, seks vagina atau penis atau seks anal.

Seorang pria tidak harus berejakulasi untuk menyebarkan infeksi. Anda tidak dapat terinfeksi gonore dengan menyentuh benda-benda seperti tempat duduk toilet. Risiko terkena gonore lebih besar jika memiliki pasangan seksual baru, lebih dari 1 pasangan seksual atau jika memiliki infeksi menular seksual (IMS) lainnya.

Baca Juga : Cara Pengobatan Gonore Yang Paling Ampuh

konsultasi dengan dokter

Kenali Gejala Gonore Pada Pria Secara Umum

Gejala gonore pada pria akan nampak beberapa hari hingga 2 minggu setelah terinfeksi gonore, Anda kemungkinan bisa memperhatikan gejala gonore pada pria seperti berikut :

• Adanya nanah berwarna kuning atau hijau dari penis.
• Adanya sensasi terbakar atau iritasi saat kencing.
• Sakit tenggorokan.
• Terasa gatal atau iritasi pada anus.
• Debit mirip dengan nanah dari anus.
• Bercampur darah.
• Nyeri saat kencing.
• Cairan tidak normal atau abnormal dari penis yang berwarna putih, kuning atau hijau.
• Pembengkakan atau kemerahan di sekitar uretra.
• Demam.
• Seringnya kencing.
• Terasa gatal dan seperti kesemutan di dalam penis.
• Testis terasa nyeri, bengkak atau lunak.
• Frekuensi kencing yang meningkat atau urgensi.
• Pembengkakan penis yang memerah dan membengkak.
• Peradangan dan pembengkakan pada kulup.
• Cairan yang tidak biasa dari penis seperti susu.
• Nyeri dan bengkak di 1 testis.

Gejala gonore pada pria ini tidak muncul dengan setiap infeksi. Infeksi rektum juga bisa berkembang diantara pria yang berhubungan seks dengan pria. Gejala gonore pada pria termasuk keluarnya cairan dari dubur, konstipasi dan nyeri.

Mendiagnosis Gejala Gonore Pada Pria

Dengan melakukan tes atau pengujian untuk gonore dapat mengetahui ketika memilikinya, dan jika dengan cepat melakukan tes atau pengujian maka dengan cepat bisa diobati untuk mencegah masalah lebih lanjut bagi Anda dan pasangan seksual Anda. Tes atau pengujian untuk gonore terdiri dari analisis urine dan swab yang diambil dari anus dan dari tenggorokan. Diambil dari usapan pada uretra.

Jika memiliki gejala yang bisa mengarah ke gonore, maka segera melakukan tes atau pengujian sesegera mungkin. Jika mengalami gonore, maka konsultasikan dengan pasangan agar mengetahui hal tersebut. Dengan begitu, pasangan seksual Anda juga harus melakukan tes atau pengujian dan mendapatkan pengobatan.

Dokter akan menanyakan mengenai gejala gonore pada pria dan mengharuskan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan melakukan tes atau pengujian sampel urine atau sampel dari area yang terinfeksi di laboratorium untuk di analisis. Sampel yang akan diuji atau di tes untuk melihat kandungan bakteri yang dapat menyebabkan gonore.

Dokter kemungkinan juga akan menyarankan untuk melakukan tes atau pengujian untuk infeksi menular seksual (IMS) lainnya, karena orang yang memiliki infeksi menular seksual (IMS) sering memiliki penyakit kelamin lebih dari 1. Semua pasangan seksual dalam waktu 60 hari tanpa adanya gejala gonore pada pria harus melakukan pengujian dan pengobatan untuk gonore.

Penanganan Khusus Untuk Gonore Pada Pria

Pengobatan yang terdiri dari pengobatan yang digunakan dengan suntikan atau intravena dengan antibiotik. Jika tidak segera diobati dengan antibiotik, maka gejala gonore pada pria biasanya hilang dalam beberapa minggu, akan tetapi bakteri tidak akan hilang dari tubuh. Anda bisa mendapatkan masalah kesehatan lainnya yang sangat serius di kemudian hari termasuk infeksi yang sangat menyakitkan pada saluran yang menempel pada testikel (epididimid).

Setelah diobati, dan tubuh tidak tahan terhadap gonore. Itu berarti masih bisa berinfeksi kembali. Karena gonore sangat menular, maka pasangan seksual Anda juga harus melakukan pengobatan. Dengan begitu bisa menghindari kondisi yang terjadi secara bolak balik satu sama lainnya. Pengobatan gonore sama untuk wanita dan pria.

Jika melakukan pengobatan gonore yang telah disarankan oleh dokter, maka perlu melakukan tes atau pengujian kembali untuk gonore. Namun jika terus mengalami gejala, maka harus mengkonsultasikan lagi dengan dokter jika memiliki infeksi lain atau gonore yang resisten terhadap antibiotik standar.

Selain itu harus mempertimbangkan tes atau pengujian ulang untuk gonore dalam waktu 3 bulan setelah infeksi jika berisiko terinfeksi kembali. Risiko tersebut termasuk pasangan seksual baru yang berusia 24 tahun atau lebih muda. Pengobatan paling tepat Anda bisa lakukan di Klinik Utama Gracia yang sangat terpercaya dalam menangani permasalahan gonore pada pria.

Selain itu sangat memudahkan Anda dalam cara melakukan pengobatannya. Dengan melakukan reservasi secara online dibawah ini Anda bisa melakukan pengobatan di Klinik Utama Gracia. Atau Anda bisa menghubungi nomor Klinik Utama Gracia di 081336361555 Anda tidak usah mengantri lama untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter.

Baca Juga : Bakteri Gonore Penyebab Faktor Kencing Nanah

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan