web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Vaginitis Adalah Penyakit Umum Atau Berbahaya Bagi Wanita?

Vaginitis Adalah Penyakit Umum Atau Berbahaya Bagi Wanita?
Nilai Rata-rata: 8.7 / 10 (3 orang penilai )



Vaginitis adalah peradangan vagina, dan biasanya hasil dari infeksi. Penderitanya biasanya memiliki keputihan, terasa gatal, seperti terbakar dan kemungkinan rasa sakit. Vaginitis adalah kondisi yang umum dan pada kebanyakan wanita akan mengalaminya setidaknya sekali dalam hidupnya. Vagina adalah saluran otot yang berjalan dari serviks (leher rahim) ke luar tubuh dan dilapisi oleh selaput lendir. Dan memiliki panjang dengan rata-rata sekitar 6 inci hingga 7 inci. Satu-satunya bagian vagina yang biasanya terlihat dari luar adalah lubang vagina.

Pengertian Vaginitis Pada Umumnya

Vaginitis adalah vulvovaginitis atau peradangan atau infeksi pada vagina. Vaginitis juga bisa mempengaruhi vulva yang merupakan bagian luar alat kelamin wanita. Vaginitis dapat menyebabkan rasa gatal, nyeri, keluarnya cairan dan bau. Vaginitis sering terjadi terutama pada wanita di usia reproduksinya. Biasanya terjadi ketika ada perubahan dalam keseimbangan bakteri atau ragi yang biasanya ditemukan di vagina.

Ada berbagai jenis vaginitis yang memiliki penyebab, gejala dan perawatan yang berbeda. Vaginitis adalah pembengkakan, rasa gatal, seperti terbakar atau infeksi di vagina yang dapat disebabkan oleh beberapa kuman yang berbeda. Jenis vaginitis yang paling umum adalah vaginosis bakteri dan ragi serta jamur. Terkadang trikomoniasis disebut vaginitis juga. Vaginitis sangat umum, pada kebanyakan wanita akan mengalami semacam vaginitis setidaknya sekali dalam hidupnya.

Apa Yang Menyebabkan Vaginitis?

Infeksi adalah penyebab tersering pada vaginitis, termasuk kandidiasis, vaginosis bakterial dan trikomoniasis. Setelah pubertas, vaginitis infeksius dapat mengakibatkan beberapa kasus. Namun yang lebih jarang, vaginitis juga bisa disebabkan oleh gonore (kencing nanah), klamidia, mycoplasma, herpes, beberapa parasit dan kebersihan yang buruk.

Vaginitis dapat terjadi sebelum pubertas, akan tetapi berbagai jenis bakteri dapat terlibat juga. Sebelum pubertas, Streptococcus adalah penyebab yang paling mungkin, terkadang karena praktik kebersihan yang tidak tepat dapat menyebarkan bakteri dari area anus ke alat kelamin. Jarak dari vagina ke anus yang dekat, kurangnya hormon estrogen, kurangnya rambut kemaluan dan kurangnya bantalan lemak labial dapat meningkatkan risiko vulvovaginitis sebelum pubertas.

Vulvovaginitis atau vaginitis adalah peradangan pada vagina dan vulva serta dapat mempengaruhi wanita dari segala usia. Setelah pubertas, infeksi paling sering disebabkan oleh Gardnerella. Terkadang vaginitis dapat berasal dari reaksi alergi misalnya untuk kondom, spermisida, sabun dan parfum tertentu, douche, obat-obatan topikal, pelumas dan bahkan air mani. Iritasi dari tampon juga dapat menyebabkan vaginitis pada beberapa wanita. Faktor-faktor yang meningkatkan risiko vaginitis adalah :

• Kehamilan.
• Douching dan penggunaan produk vagina seperti spray, spermisida dan alat pengontrol kelahiran (KB).
• Menggunakan antibiotik.
• Memakai celana ketat atau celana dalam yang basah.
• Kadar hormon estrogen yang rendah selama menopause.

Pada wanita yang memiliki diabetes (kencing manis) juga sangat rentan terhadap vaginitis.

Baca Juga : Keputihan Pemicu Vaginitis - Gejala & Penyebab Vaginitis

konsultasi dengan dokter

Apa Saja Gejala Vaginitis Pada Wanita?

Gejala-gejala vaginitis tergantung pada jenis yang dimiliki. Dengan bacterial vaginitis (BV) kemungkinan Anda tidak memiliki gejala. Memiliki keputihan yang berwarna putih atau abu-abu tipis dan kemungkinan adanya bau seperti bau ikan terutama setelah berhubungan seksual. Infeksi ragi menghasilkan cairan putih yang tebal dari vagina yang dapat terlihat seperti keju.

Kotoran tersebut bisa berair dan seringnya tidak berbau. Anda kemungkinan tidak memiliki gejala ketika memiliki trikomoniasis. Jika Anda memiliki gejala, maka akan terasa gatal, rasa terbakar dan nyeri pada vagina dan vulva. Selain itu, terasa terbakar saat kencing dan juga bisa mengeluarkan cairan abu-abu atau hijau yang kemungkinan beraroma buruk. Gejala vaginitis adalah gejala yang paling umum termasuk :

• Iritasi pada area genital.
• Kotoran yang kemungkinan berwarna putih, abu-abu, berair dan berbusa.
• Peradangan yang menyebabkan kemerahan dan pembengkakan labia majora, labia minora dan area perineum terutama karena sel-sel kekebalan tubuh yang berlebihan.
• Disuria yaitu rasa sakit atau ketidaknyamanan saat kencing.
• Hubungan seksual yang menyakitkan atau dispareunia.
• Bau busuk dan bau amis.

Bagaimana Cara Mendiagnosis Vaginitis?

Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menanyakan mengenai riwayat medis terutama mengenai setiap infeksi menular seksual (IMS) sebelumnya. Dokter dapat melakukan pemeriksaan panggul (pelvic) untuk memeriksa bagian dalam vagina untuk peradangan dan pengeluaran cairan yang berlebih.

Sampel cairan terkadang diambil dalam upaya untuk menentukan penyebab peradangan. Penyebab vaginitis dapat didiagnosis dengan memeriksa penampilan cairan vagina, kadar pH vagina, adanya gas yang menyebabkan bau busuk dan deteksi mikroskopis sel-sel tertentu. Vaginitis biasanya didiagnosis dengan menggunakan tes swab vagina atau beberapa kombinasi lainnya. Dokter juga dapat menanyakan riwayat seksual untuk menentukan kemungkinan terkena infeksi. Untuk mengetahui rincian diagnosis vaginitis adalah dengan cara yang kemungkinan dokter lakukan, seperti :

• Menanyakan mengenai riwayat kesehatan.
• Melakukan pemeriksaan panggul (pelvic).
• Menanyakan keputihan dan memperhatikan dari warna, kualitas dan bau nya.
• Sampel cairan vagina dibawah mikroskop.

Dalam beberapa kasus, vaginitis kemungkinan memerlukan lebih banyak tes atau pengujian lainnya.

Pengobatan Untuk Vaginitis

Pengobatan vaginitis tergantung pada kuman yang menyebabkan infeksi. Dokter akan menyarankan pengobatan yang tepat setelah Anda didiagnosis. Pengobatan akan tergantung pada penyebab vaginitis. Sangat penting untuk mengkonsultasikannya dengan dokter dan mendapatkan pengobatan yang tepat.

Pengobatan untuk vaginitis adalah pengobatan yang tergantung pada apa yang menyebabkannya. Infeksi ragi seperti sariawan pada vagina dan biasanya diobati dengan obat-obatan antijamur dan infeksi bakteri biasanya diobati dengan antibiotik. Termasuk steroid topikal rendah yang diterapkan pada kulit, antibiotik topikal atau oral, antijamur atau antibakteri. Vaginitis bakteri biasanya diobati dengan antibiotik. Berikut macam-macam penyebab vaginitis dan cara mengobatinya :

• Infeksi Ragi

Jika Anda mengalami infeksi jamur dan dapat mengenali gejalanya serta tidak sedang hamil, maka dapat mengobatinya dengan obat-obatan sesuai resep dari dokter, tentunya dengan mengkonsultasikannya terlebih dahulu dengan dokter.

• Vaginosis Bakterial

Antibiotik diresepkan untuk mengobati bacterial vaginitis (BV).

• Trikomoniasis

Penyakit ini juga diobati dengan antibiotik. Baik Anda dan pasangan seksual Anda juga membutuhkan pengobatan.

• Vaginitis Atrofi

Biasanya diobati dengan pengobatan hormon estrogen.

Daripada Anda hanya mengira-ngira penyebab dari kondisi yang Anda alami, ada baiknya segera melakukan konsultasi dengan dokter, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui penyebab yang mendasarinya. Setelah itu tes atau pengujian juga akan dianjurkan, karena untuk menentukan penyakit dan tingkat keparahannya.

Setelah hasil diagnosis diketahui, maka pengobatan dan yang lainnya bisa ditentukan. Atau Anda bisa melakukan konsultasi ke klinik kami yaitu Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik terbaik dalam menangani vaginitis adalah Klinik Utama Gracia. Untuk memudahkan konsultasi dengan dokter, Anda bisa menghubungi kami di nomor 081336361555 dan untuk chat konsultasi secara online, Anda bisa menggunakan layanan konsultasi online kami dibawah ini.

Baca Juga : Awas, Penyebab Keputihan Gatal Dan Bau Adalah IMS

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan