web tracker
  • Klinik Utama Gracia adalah klinik terpercaya di Jakarta
Klinik Utama Gracia fasilitas medis telephone

Waspadai 3 Tahap Dan Gejala Awal Sipilis

Waspadai 3 Tahap Dan Gejala Awal Sipilis
Nilai Rata-rata: 7.5 / 10 (4 orang penilai )



Sipilis adalah infeksi bakteri yang menginfeksi penis, tenggorokan atau anus dan kemudian menyebar ke berbagai bagian tubuh melalui aliran darah. Gejala awal sipilis itu sendiri meliputi nyeri tanpa rasa sakit di area genital, mulut atau bokong dan pembesaran kelenjar getah bening di selangkangan. Jika dibiarkan dan tidak diobati maka dapat menyebabkan kerusakan pasa saraf, tulang, kulit, mata atau otak.

Sipilis Pada Umumnya

Sipilis adalah penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Sipilis didiagnosis pada gejala awal sipilis atau tahap primer. Pada remaja paling sering terkena. Gejala awal sipilis adalah luka kecil yang tidak nyeri pada alat kelamin dan pembesaran kelenjar getah bening. Kondisi ini dapat mempengaruhi banyak bagian tubuh yang berbeda, sehingga gejalanya dapat sangat berbeda dari orang ke orang. Dengan melakukan seks aman dapat membantu risiko terkena sipilis. Pengobatan antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi. Dengan dilakukan pengobatan sejak dini dan secara efektif, pada kebanyakan orang akan pulih kembali dan menjadi lebih baik lagi.

Sipilis Dan Yang Menyebabkannya

Sipilis adalah infeksi dalam darah yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Treponema Pallidum (T. Pallidum) yang dapat menginfeksi tenggorokan dan dapat menyebar ke berbagai bagian tubuh melalui aliran darah. Jika tidak segera diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang dan dalam kasus yang parah bahkan kematian.

Baca Juga : Kenali Gejala Yang Dialami Oleh Penderita Sifilis

konsultasi dengan dokter

Gejala Awal Sipilis Secara Umum

Gejala awal sipilis tidak diketahui. Jika tidak segera diobati, sipilis berkembang melalui 3 tahap, masing-masing memiliki gejala yang berbeda, seperti :

1. Sipilis Tahap Primer

Sakit yang memerah dan tidak menyakitkan (chancre) dapat muncul pada penis, mulut, tenggorokan dan bisa berubah menjadi keropeng dan kemudian sembuh. Biasanya muncul di area infeksi. Pada tahap ini dapat muncul antara 10 hari hingga 90 hari setelah infeksi dan kemungkinan tidak diperhatikan. Jika tidak segera diobati, sakitnya akan hilang setelah beberapa minggu akan tetapi infeksi akan berlanjut ke tahap selanjutnya.

2. Sipilis Tahap Sekunder

Ruam kemungkinan muncul di telapak tangan, telapak kaki atau bagian tubuh lainnya. Selain ruam, gejala tahap sekunder dapat meliputi demam, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, rambut rontok, sakit kepala, penurunan berat badan, nyeri otot dan persendian serta kelelahan. Gejala awal sipilis ini dapat terjadi 2 bulan hingga 6 bulan setelah gejala awal sipilis dan berlangsung selama 6 bulan atau lebih. Biasanya setelah tahap ini sipilis menjadi laten (tidak ada gejala) untuk waktu yang lama akan tetapi akhirnya dapat berlanjut ke tahap selanjutnya.

3. Sipilis Tahap Tersier

Jika tidak segera diobati, sipilis tetap berada di tubuh dan kemungkinan mulai merusak organ-organ internal termasuk otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, hati, tulang dan persendian. Sekitar 1 orang hingga 10 orang yang tidak diobati, kerusakan internal ini muncul bertahun-tahun kemudian pada tahap akhir atau tahap sipilis tersier kerusakan ini kemungkinan cukup serius dan menyebabkan kematian.

Meskipun seseorang kemungkinan tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi yang terlihat, namun dapat menularkan sipilis. Biasanya hilang dalam beberapa minggu dan terkadang tidak diperhatikan. Ketika penyakitnya berlanjut, seseorang yang terkena kemungkinan mengalami ruam, demam, nyeri sendi, rambut rontok, benjolan kecil di area genital dan nyeri otot. Tahap lanjut sipilis berkembang perlahan selama bertahun-tahun dan mempengaruhi jantung, otak dan bagian tubuh lainnya. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai gejala termasuk sesak napas, kebingungan, pelupa dan kerusakan saraf.

Bagaimana Mendiagnosis Sipilis?

Diagnosis biasanya dibuat berdasarkan gejala, pemeriksaan fisik dan tes atau pengujian darah untuk antibodi sipilis (protein yang melawan infeksi). Banyak orang didiagnosis dengan skrining (menguji seseorang yang berisiko tanpa adanya gejala) karena sipilis tidak dapat menimbulkan gejala atau jika ada gejalanya maka sangat biasa.

Jika luka muncul, sampel cairan dari luka dapat diambil dan diketahui tanda-tanda bakterinya. Diagnosis dilakukan melalui tes atau pengujian darah. Untuk seseorang yang sangat aktif secara seksual dengan lebih dari 1 pasangan seksual, tes atau pengujian urine (setiap 3 bulan 1 kali) sangat direkomendasikan.

Bagaimana Mengobati Sipilis?

Sipilis dapat diobati dengan pengobatan intravena tunggal pada gejala awal sipilis atau dengan antibiotik pada tahap selanjutnya. Sipilis dapat disembuhkan terutama jika didiagnosis pada tahap awal dan diobati dengan obat-obatan khusus. Obat-obatan lain dapat digunakan jika seseorang alergi terhadap obat-obatan sebelumnya.

Selain itu, sipilis bisa diobati dengan antibiotik. Tes atau pengujian tindak lanjut biasanya dilakukan untuk menguji infeksinya yang telah sepenuhnya diobati. Pengobatan untuk sipilis bisa Anda dapatkan di Klinik Utama Gracia. Salah satu klinik yang menangani penyakit sipilis. Hanya cukup dengan menghubungi kami di nomor 081336361555 Anda sudah bisa melakukan pengobatan di klinik kami. Atau hanya dengan melakukan konsultasi seperti dibawah ini untuk mempermudah langkah awal pengobatan.

Baca Juga : Bagaimana Cara Penyembuhan Sipilis Sesuai Medis?

Panduan Penting

Setiap artikel atau tips yang kami sediakan di website klinikutamagracia.net hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.
Konsultasikan kondisi medis yang anda alami dengan dokter yang profesional dan punya pengalaman, agar kesehatan anda bisa terpantau dengan baik.

close
Daftar Online

Silahkan isi form untuk pendaftaran pemeriksaan